Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Ketua PCNU Magetan Diduga Dianiaya Oknum Kades Usai Isi Pengajian di Madiun

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, usai mengisi pengajian di Desa Kebonagung, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, usai mengisi pengajian di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, memicu keprihatinan dari LBH Ansor Wilayah Mataraman. Koordinator LBH Ansor, Zainal Faizin, menyayangkan peristiwa terjadi pada Minggu (30/11/2025). Pihaknya mendesak terduga pelaku menunjukkan itikad baik sebelum langkah hukum ditempuh.

Menurut Zainal, insiden terjadi ketika KH Susanto selesai memberikan ceramah pada kegiatan Muslimat NU. Sebagaimana biasanya, sang kiai berpamitan dan bersalaman dengan jamaah, termasuk perangkat desa.

“Saat beliau hendak pulang, urutan terakhir bersalaman dengan kepala desa. Usai itu tiba-tiba muncul serangan ke arah belakang leher dan bagian bibir kanan,” jelasnya.

Zainal menegaskan materi ceramah yang disampaikan KH Susanto sama sekali tidak menimbulkan potensi gesekan. “Tidak ada hal yang sensitif. Beliau hanya membahas program Lazisnu dan itu sifatnya internal. Jadi kami pun belum memahami apa motif tindakan itu,” ujarnya.

Meski terjadi dugaan penganiayaan, LBH Ansor belum membawa perkara ini ke ranah hukum. Zainal menyebut mereka masih menunggu niat baik dari pihak oknum tersebut.

“Kami belum membuat laporan. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda komunikasi dari pihak yang bersangkutan. Kiai selalu mengedepankan adab dan menjaga martabat, jadi kami menyesuaikan sikap beliau,” ungkapnya.

LBH Ansor, sambung Zainal, siap memberikan pendampingan hukum apabila KH Susanto memutuskan untuk melanjutkan kasus ini ke pihak berwajib.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala desa yang diduga terlibat belum memberikan tanggapan meski upaya konfirmasi telah dilakukan melalui jalur komunikasi daring.(Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). Mayoritas pelanggar yang datang merupakan kalangan pelajar yang sebelumnya terjaring razia dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Sejak pagi hari, area Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo di Jalan MT Haryono dipadati pelajar dari berbagai […]

    Bagikan
  • Warga Desa Suco Geger, Nenek 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

    Warga Desa Suco Geger, Nenek 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Suco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan digemparkan dengan penemuan jenazah Sugiyem (65) di dalam sebuah sumur tua milik tetangganya, Sabtu (5/7/2025). Sumur tersebut berada sekitar 100 meter dari rumah korban. Peristiwa bermula ketika Sugiyem berpamitan kepada keluarganya untuk pergi membeli sayur. Namun hingga beberapa waktu berlalu, korban tak kunjung pulang. […]

    Bagikan
  • Mediasi Ketiga Gugatan PAW DPRD Magetan Kembali Buntu, Pimpinan DPRD Diberi Tenggat Seminggu

    Mediasi Ketiga Gugatan PAW DPRD Magetan Kembali Buntu, Pimpinan DPRD Diberi Tenggat Seminggu

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses mediasi perkara Nomor 34/Pdt.G/2025/PN Mgt di Pengadilan Negeri (PN) Magetan kembali berjalan tanpa kesepakatan. Dalam sidang yang digelar Rabu (03/12/2025), hakim mediator Deddi Alparesi memutuskan memberikan tambahan waktu satu minggu kepada pimpinan DPRD Magetan untuk menentukan sikap. Hal itu terkait kemungkinan pencabutan surat pengusulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota […]

    Bagikan
  • Disiplin Menabung Lewat Undian Simarmas Brio

    Disiplin Menabung Lewat Undian Simarmas Brio

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana meriah menyelimuti halaman Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun pada Minggu sore (19/10/2025). Ratusan nasabah dan pegawai Bank Madiun antusias menyaksikan penarikan hadiah utama program Simarmas Brio yang berhadiah satu unit mobil Honda Brio. Direktur Utama Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun, Velly Murdianto, menjelaskan bahwa program Simarmas Brio bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Korban Hanyut Akibat Rumah Ambrol di Dagangan

    Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Korban Hanyut Akibat Rumah Ambrol di Dagangan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Banser, Tagana, dan Rapi tengah melakukan penyisiran untuk mencari Wahyudiono pada Minggu (16/3/2025). Diketahui, pria 65 tahun itu terbawa arus sungai Pintu setelah bagian rumahnya ambrol tepat saat dirinya sedang melaksanakan sholat. Penyisiran dilakukan secara manual mulai dari alur sungai tempat korban hanyut […]

    Bagikan
  • Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk anggota  Satreskrim Polres Madiun. Kedua pelaku ditangkap karena kerap menyasar sepeda motor di area persawahan dan teras rumah warga. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, kedua tersangka beraksi di total 14 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Untuk tersangka […]

    Bagikan
expand_less