Berita Terkini
Trending Tags

Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus penganiayaan terhadap pelajar SMP di Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet.

Korban dipukuli, diikat, hingga bagian kepalanya diinjak oleh seorang warga yang menuduhnya hendak mencuri velg truk. Aksi main hakim sendiri ini menuai kecaman luas dari berbagai pihak.

Praktisi hukum sekaligus Direktur LPK Nusantara, Gunadi, menegaskan bahwa siapa saja yang mengetahui adanya kekerasan terhadap anak berhak membuat laporan ke polisi.

“Untuk pengaduan seperti ini tidak harus menunggu persetujuan orang tuanya. Yang penting proses penyidikan bisa berjalan karena aturan perlindungan anak memang membolehkan siapa pun melapor,” jelasnya, Rabu (03/12/2025).

Ia menambahkan, masyarakat, aktivis, maupun pengacara dapat langsung membuat laporan apabila menemukan adanya dugaan kekerasan terhadap anak. Menurutnya, aturan tersebut dibuat untuk memastikan perlindungan maksimal bagi korban di bawah umur.

Kritik senada datang dari Beni Ardi, aktivis LSM Magetan Center. Ia menilai tindakan pemukulan yang dilakukan warga tidak dapat dibenarkan meskipun korban diduga melakukan pencurian.

“Kalau ada warga yang menangkap pelaku pencurian secara langsung, langkah yang benar adalah segera menyerahkan ke aparat. Kita hidup di negara hukum,” tutur Beni.

Ia menekankan bahwa posisinya bukan untuk membenarkan tindakan pencurian, melainkan menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak tetap merupakan tindak pidana.

Beni juga menyoroti tren meningkatnya kasus pencurian kecil yang melibatkan pelajar SMP. Menurutnya, persoalan ini harus disikapi serius oleh Dinas Pendidikan.

“Fenomena anak SMP yang terlibat pencurian perlu mendapat perhatian tegas. Dinas bisa rutin memberikan penyuluhan hukum sederhana bekerja sama dengan polsek,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari pengamatan timnya, sebagian siswa melakukan tindakan nekat karena terdesak kebutuhan kuota internet untuk sekolah dan aktivitas digital, sementara sebagian orang tua belum memahami tekanan tersebut.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Tim Kedokteran Forensik, terus menelisik penemuan mayat di dalam koper, yang menggemparkan warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kamis (23/01/2025). Bahkan, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto turut memantau proses otopsi di RSUD Dr Soeroto, sekira pukul 14.40 WIB.  Menurut AKBP Dwi Sumrahadi, hasil sementara diketahui beberapa […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Luncurkan “Bahana Bersahaja”, Perkuat Layanan dan Serap Aspirasi Warga Desa Karangrejo

    Pemkab Madiun Luncurkan “Bahana Bersahaja”, Perkuat Layanan dan Serap Aspirasi Warga Desa Karangrejo

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengawali tahun 2026 dengan meluncurkan program unggulan Bakti Harmoni Bersahaja atau Bahana Bersahaja yang merupakan transformasi dari program sosial sebelumnya. Peluncuran perdana program ini digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, pada Rabu (21/1/2026) dan berlangsung selama dua hari hingga Kamis (22/1/2026). Program tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Kota Madiun resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Kegiatan MPLS 2025 ini akan berlangsung selama lima hari. Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menyampaikan bahwa tahun ini siswa diwajibkan membawa sejumlah perlengkapan simbolis, seperti name tag, jurnal putih, foto keluarga orang tua […]

    Bagikan
  • Empat Tuntutan Aliansi Ponorogo Melawan Soal UU TNI hingga RUU Perampasan Aset

    Empat Tuntutan Aliansi Ponorogo Melawan Soal UU TNI hingga RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Ponorogo Melawan menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (27/03/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama terkait revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 yang kini telah menjadi UU TNI Tahun 2025. Mereka meminta DPRD bersikap tegas terhadap […]

    Bagikan
  • Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Destinasi wisata andalan, Telaga Sarangan, kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magetan, terutama selama momentum libur Lebaran 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat, total kontribusi PAD dari kawasan wisata tersebut sejak awal tahun hingga periode libur Lebaran mencapai Rp4.996.696.611. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah Kadiskominfo Kota Madiun, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

    KPK Geledah Rumah Kadiskominfo Kota Madiun, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, tim penyidik menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Noor Aflah, pada Senin (6/4/2026). Penggeledahan dilakukan di rumah pribadi Noor Aflah yang berlokasi di Jalan Aneka Sari, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota […]

    Bagikan
expand_less