Berita Terkini
Trending Tags

Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana kebun anggur milik Ari yang jadi magnet wisata edukasi di Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya.

Pada Jumat (12/12/2025), kebun seluas sekitar 600 meter persegi ini tampak ramai dikunjungi warga. Di dalam greenhouse, ratusan pohon anggur tersusun rapi dan tumbuh subur. Sebagian di antaranya sedang berbuah lebat, menampilkan warna dan ukuran yang beragam.

Kebun yang berdiri sejak 2022 itu memiliki sedikitnya 35 varietas anggur. Mulai dari Everest, Oscar, Trans, Jupiter, Kyoho, hingga Muscat. Beberapa varietas lain bahkan didatangkan dari Ukraina, Cina, India, Amerika Serikat, hingga Jepang. Lengkapnya koleksi tersebut membuat kebun ini menjadi salah satu rujukan wisata edukasi anggur terlengkap di Ponorogo.

Salah satu pengunjung, Ana Laili, mengaku terkesan dengan kelengkapan varietas anggur yang ada. “Saya baru pertama kali ke sini. Dan ini satu-satunya edukasi wisata anggur yang komplit di Ponorogo. Ada 30 jenis anggur, jadi sangat menarik. Saya datang bersama cucu dan rombongan taman kanak-kanak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Khoni, pengunjung lainnya.Ia berharap kebun anggur ini bisa lebih dikembangkan. “Bener-bener bagus sekali. Apalagi kalau dapat bantuan dari pemerintah jadi lebih bagus lagi. Ternyata ada kebun anggur yang komplit di sini. Selama ini anak-anak hanya makannya saja, jadi belum tahu tanamannya seperti apa,” katanya.

Selain menikmati suasana kebun, pengunjung dapat mengikuti edukasi seputar teknik menanam anggur, cara merawat, hingga memetik langsung buah dari pohonnya. Buah hasil petikan dijual dengan harga Rp. 120 ribu per kilogram, namun pembelian dapat disesuaikan dengan budget pengunjung.

Pemilik kebun, Ari Yudiarso, mengatakan bahwa wisata edukasi ini sengaja dibuat untuk mengubah stigma bahwa anggur merupakan buah mahal dan sulit ditanam. “Selama ini masyarakat menganggap anggur buah yang mahal dan sulit ditanam. Padahal kalau tahu tekniknya, anggur sangat mudah tumbuh dan bisa berbuah banyak,” jelasnya.

Selain buah siap petik, kebun ini juga menyediakan berbagai bibit anggur yang dijual mulai Rp50 ribu hingga Rp150 ribu per bibit, tergantung ukuran dan jenisnya.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun menggelar kegiatan Sepedaan Kupluk’an yang diikuti ratusan warga pada Minggu pagi (19/10/2025). Kegiatan dimulai dari Masjid Besar Baitul Hakim Kota Madiun dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama Ketua PCNU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan pendekar perguruan silat, anggota Banser, hingga kader PP Muhammadiyah di Kabupaten Magetan menggelar deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah. Deklarasi ini berlangsung bersamaan dengan Apel Siaga Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara” yang digelar PC PMII Magetan di sekitar Gedung DPRD dan Polres Magetan, Senin (01/09/2025). Apel tersebut […]

    Bagikan
  • Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

    Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun dipastikan mengalami surplus ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi, kambing, dan domba masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 54 hari ke depan. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo R. Siregar, mengatakan berdasarkan neraca potensi […]

    Bagikan
  • Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU). Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main […]

    Bagikan
  • Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kayu limbah yang kerap diabaikan banyak orang disulap menjadi kerajinan antik bernilai seni tinggi di tangan Heri Ismakut, warga Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dengan teknik ukir tradisional dan pewarnaan khas tempo dulu, karya-karya Heri tidak hanya memperkenalkan kembali seni lama yang nyaris punah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. […]

    Bagikan
expand_less