
Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya.
Pada Jumat (12/12/2025), kebun seluas sekitar 600 meter persegi ini tampak ramai dikunjungi warga. Di dalam greenhouse, ratusan pohon anggur tersusun rapi dan tumbuh subur. Sebagian di antaranya sedang berbuah lebat, menampilkan warna dan ukuran yang beragam.
Kebun yang berdiri sejak 2022 itu memiliki sedikitnya 35 varietas anggur. Mulai dari Everest, Oscar, Trans, Jupiter, Kyoho, hingga Muscat. Beberapa varietas lain bahkan didatangkan dari Ukraina, Cina, India, Amerika Serikat, hingga Jepang. Lengkapnya koleksi tersebut membuat kebun ini menjadi salah satu rujukan wisata edukasi anggur terlengkap di Ponorogo.
Salah satu pengunjung, Ana Laili, mengaku terkesan dengan kelengkapan varietas anggur yang ada. “Saya baru pertama kali ke sini. Dan ini satu-satunya edukasi wisata anggur yang komplit di Ponorogo. Ada 30 jenis anggur, jadi sangat menarik. Saya datang bersama cucu dan rombongan taman kanak-kanak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Muhammad Khoni, pengunjung lainnya.Ia berharap kebun anggur ini bisa lebih dikembangkan. “Bener-bener bagus sekali. Apalagi kalau dapat bantuan dari pemerintah jadi lebih bagus lagi. Ternyata ada kebun anggur yang komplit di sini. Selama ini anak-anak hanya makannya saja, jadi belum tahu tanamannya seperti apa,” katanya.
Selain menikmati suasana kebun, pengunjung dapat mengikuti edukasi seputar teknik menanam anggur, cara merawat, hingga memetik langsung buah dari pohonnya. Buah hasil petikan dijual dengan harga Rp. 120 ribu per kilogram, namun pembelian dapat disesuaikan dengan budget pengunjung.
Pemilik kebun, Ari Yudiarso, mengatakan bahwa wisata edukasi ini sengaja dibuat untuk mengubah stigma bahwa anggur merupakan buah mahal dan sulit ditanam. “Selama ini masyarakat menganggap anggur buah yang mahal dan sulit ditanam. Padahal kalau tahu tekniknya, anggur sangat mudah tumbuh dan bisa berbuah banyak,” jelasnya.
Selain buah siap petik, kebun ini juga menyediakan berbagai bibit anggur yang dijual mulai Rp50 ribu hingga Rp150 ribu per bibit, tergantung ukuran dan jenisnya.(Ega/Krs).