Berita Terkini
Trending Tags

Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana kebun anggur milik Ari yang jadi magnet wisata edukasi di Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya.

Pada Jumat (12/12/2025), kebun seluas sekitar 600 meter persegi ini tampak ramai dikunjungi warga. Di dalam greenhouse, ratusan pohon anggur tersusun rapi dan tumbuh subur. Sebagian di antaranya sedang berbuah lebat, menampilkan warna dan ukuran yang beragam.

Kebun yang berdiri sejak 2022 itu memiliki sedikitnya 35 varietas anggur. Mulai dari Everest, Oscar, Trans, Jupiter, Kyoho, hingga Muscat. Beberapa varietas lain bahkan didatangkan dari Ukraina, Cina, India, Amerika Serikat, hingga Jepang. Lengkapnya koleksi tersebut membuat kebun ini menjadi salah satu rujukan wisata edukasi anggur terlengkap di Ponorogo.

Salah satu pengunjung, Ana Laili, mengaku terkesan dengan kelengkapan varietas anggur yang ada. “Saya baru pertama kali ke sini. Dan ini satu-satunya edukasi wisata anggur yang komplit di Ponorogo. Ada 30 jenis anggur, jadi sangat menarik. Saya datang bersama cucu dan rombongan taman kanak-kanak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Khoni, pengunjung lainnya.Ia berharap kebun anggur ini bisa lebih dikembangkan. “Bener-bener bagus sekali. Apalagi kalau dapat bantuan dari pemerintah jadi lebih bagus lagi. Ternyata ada kebun anggur yang komplit di sini. Selama ini anak-anak hanya makannya saja, jadi belum tahu tanamannya seperti apa,” katanya.

Selain menikmati suasana kebun, pengunjung dapat mengikuti edukasi seputar teknik menanam anggur, cara merawat, hingga memetik langsung buah dari pohonnya. Buah hasil petikan dijual dengan harga Rp. 120 ribu per kilogram, namun pembelian dapat disesuaikan dengan budget pengunjung.

Pemilik kebun, Ari Yudiarso, mengatakan bahwa wisata edukasi ini sengaja dibuat untuk mengubah stigma bahwa anggur merupakan buah mahal dan sulit ditanam. “Selama ini masyarakat menganggap anggur buah yang mahal dan sulit ditanam. Padahal kalau tahu tekniknya, anggur sangat mudah tumbuh dan bisa berbuah banyak,” jelasnya.

Selain buah siap petik, kebun ini juga menyediakan berbagai bibit anggur yang dijual mulai Rp50 ribu hingga Rp150 ribu per bibit, tergantung ukuran dan jenisnya.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan layanan Mall Pelayanan Publik (MPP) secara mobile dalam gelaran Bhakti Sosial Terpadu (BST) 2025 di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng. Langkah ini disebut sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan administrasi publik kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan akses cepat ke layanan perizinan. Dalam BST ini, Dinas Penanaman Modal […]

    Bagikan
  • Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun menggelar kegiatan senam bersama Wali Kota Madiun Maidi serta pemberian penghargaan lomba 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Kamis (01/04/2025), bertempat di Pahlawan Busines Center (PBC) Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, masuk dalam kategori rawan bahaya akibat berada tepat di bawah titik longsoran. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi material batuan besar, dengan persentase mencapai sekitar tiga puluh persen. Saat hujan deras, material dari atas […]

    Bagikan
  • Makin Dekat Lebaran, Disnakerin Kabupaten Madiun Pantau Pencairan THR

    Makin Dekat Lebaran, Disnakerin Kabupaten Madiun Pantau Pencairan THR

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M semakin dekat. Namun, hingga Selasa (25/03/2025), jumlah perusahaan yang telah melaporkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun masih belum mencapai separuh dari total perusahaan skala besar hingga menengah di daerah tersebut. Kepala Disnakerin Kabupaten […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat […]

    Bagikan
expand_less