Berita Terkini
Trending Tags

Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 357
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana kebun anggur milik Ari yang jadi magnet wisata edukasi di Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya.

Pada Jumat (12/12/2025), kebun seluas sekitar 600 meter persegi ini tampak ramai dikunjungi warga. Di dalam greenhouse, ratusan pohon anggur tersusun rapi dan tumbuh subur. Sebagian di antaranya sedang berbuah lebat, menampilkan warna dan ukuran yang beragam.

Kebun yang berdiri sejak 2022 itu memiliki sedikitnya 35 varietas anggur. Mulai dari Everest, Oscar, Trans, Jupiter, Kyoho, hingga Muscat. Beberapa varietas lain bahkan didatangkan dari Ukraina, Cina, India, Amerika Serikat, hingga Jepang. Lengkapnya koleksi tersebut membuat kebun ini menjadi salah satu rujukan wisata edukasi anggur terlengkap di Ponorogo.

Salah satu pengunjung, Ana Laili, mengaku terkesan dengan kelengkapan varietas anggur yang ada. “Saya baru pertama kali ke sini. Dan ini satu-satunya edukasi wisata anggur yang komplit di Ponorogo. Ada 30 jenis anggur, jadi sangat menarik. Saya datang bersama cucu dan rombongan taman kanak-kanak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Khoni, pengunjung lainnya.Ia berharap kebun anggur ini bisa lebih dikembangkan. “Bener-bener bagus sekali. Apalagi kalau dapat bantuan dari pemerintah jadi lebih bagus lagi. Ternyata ada kebun anggur yang komplit di sini. Selama ini anak-anak hanya makannya saja, jadi belum tahu tanamannya seperti apa,” katanya.

Selain menikmati suasana kebun, pengunjung dapat mengikuti edukasi seputar teknik menanam anggur, cara merawat, hingga memetik langsung buah dari pohonnya. Buah hasil petikan dijual dengan harga Rp. 120 ribu per kilogram, namun pembelian dapat disesuaikan dengan budget pengunjung.

Pemilik kebun, Ari Yudiarso, mengatakan bahwa wisata edukasi ini sengaja dibuat untuk mengubah stigma bahwa anggur merupakan buah mahal dan sulit ditanam. “Selama ini masyarakat menganggap anggur buah yang mahal dan sulit ditanam. Padahal kalau tahu tekniknya, anggur sangat mudah tumbuh dan bisa berbuah banyak,” jelasnya.

Selain buah siap petik, kebun ini juga menyediakan berbagai bibit anggur yang dijual mulai Rp50 ribu hingga Rp150 ribu per bibit, tergantung ukuran dan jenisnya.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Madiun bagian selatan kembali menjadi sasaran para blandong kayu. Baru-baru ini salah satu kawasan hutan di Dolopo dijarah pencuri kayu. Terduga pelaku berhasil ditangkap Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) Perum Perhutani KPH Madiun di jalan turut desa masuk Desa Doho pada Jumat (07/03/2025) malam. Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

    Pemkab Magetan Siapkan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyatakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap menghadapi arus mudik serta potensi meningkatnya kunjungan wisatawan pada libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kesiapan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat yang meminta daerah memperketat koordinasi dan pengamanan selama masa Lebaran. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti atau […]

    Bagikan
  • Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Warung Bypass Saradan, Diduga Korban Pembunuhan

    Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Warung Bypass Saradan, Diduga Korban Pembunuhan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di sebuah warung di jalur bypass, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/10/2025). Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan bersimbah darah, dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Polisi menduga korban meninggal akibat […]

    Bagikan
  • Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik hasil seleksi Jalur Prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo belum mereda. Setelah sejumlah wali murid mempertanyakan hasil seleksi, kini perhatian mengarah pada penerapan Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Jawa Timur 2026 yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah. Salah satu wali murid sekaligus pemerhati pendidikan […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Yuana Nurshiyam, mengungkapkan bahwa meski penyidikan kasus tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun, Kejari belum menetapkan tersangka. […]

    Bagikan
expand_less