Berita Terkini
Trending Tags

Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu.

Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar juga tidak hanya sekadar sosialisasi rutin. Akan tetapi menjadi bagian dari upaya Bawaslu Magetan untuk menanamkan pemahaman politik sejak dini kepada generasi muda. Lebih khusus bagi pemilih pemula yang kelak akan menentukan arah bangsa melalui suara mereka di bilik suara.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Magetan, M. Ramzi, sebagai pemateri memberikan penyampaian dengan santai dan penuh interaksi. Ia mengajak para siswa memahami kembali bagaimana proses pemilu diselenggarakan, termasuk perubahan yang terjadi setelah putusan Mahkamah Konstitusi.

“Anak-anak muda ini akan menjadi pemilih baru di pemilu mendatang. Kami ingin mereka memahami esensi pemilu, bukan sekadar datang ke TPS, tapi juga sadar makna dari suara yang mereka berikan,” tutur Ramzi.

Menurutnya, pemahaman sejak dini sangat penting agar para pelajar tidak apatis terhadap politik, melainkan mampu menjadi pemilih cerdas di masa depan. “Kami ingin mereka sadar bahwa mereka punya hak pilih, dan hak itu perlu dijaga serta digunakan dengan bertanggung jawab,” tambahnya.

Selain menjelaskan tentang proses pemilihan, Ramzi juga menyinggung berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi dalam pemilu, seperti politik uang, penyebaran hoaks, serta tindakan yang bisa merusak tatanan demokrasi. Ia menegaskan, politik bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi tentang kejujuran dan tanggung jawab sebagai warga negara.

“Kami berharap pelajar Magetan bisa menjadi bagian dari generasi yang menolak politik uang dan tidak mudah terpengaruh informasi palsu,” pesannya.

Suasana semakin hidup ketika para siswa berdialog dengan memberikan pendapat mereka tentang arti pemilu bagi anak muda. Beberapa di antara mereka bahkan mengaku baru menyadari bahwa hak pilih yang akan mereka miliki mempunyai pengaruh besar terhadap masa depan daerah dan negara.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab santai, disertai ajakan Ramzi agar para pelajar terus belajar dan terlibat aktif dalam kehidupan demokrasi. “Kalau kita ingin punya pemimpin yang baik, maka kita juga harus menjadi pemilih yang baik,” tutupnya dengan senyum.

Dengan pendekatan edukatif semacam ini, Bawaslu Magetan berharap bibit-bibit kesadaran politik bisa tumbuh di kalangan pelajar. Karena di tangan merekalah, masa depan demokrasi Indonesia akan terus dijaga dan diwariskan dengan bijak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
  • Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin. Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu […]

    Bagikan
  • PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya menggelar tasyakuran dan doa bersama di Sekretariat PWI Madiun Raya, Jalan Letkol Suwarno No. 6 Blok II, Kota Madiun, Minggu (8/2/2026). Ketua PWI Madiun Raya, Jumali dalam siaran persnya mengatakan kegiatan tasyakuran dan […]

    Bagikan
  • Hama Tikus Serang Tanaman Jagung di Desa Turi Magetan, Petani Terancam Kehilangan 40 Persen Hasil Panen

    Hama Tikus Serang Tanaman Jagung di Desa Turi Magetan, Petani Terancam Kehilangan 40 Persen Hasil Panen

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tanaman jagung milik petani di Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diserang hama tikus. Serangan terjadi sejak Juli 2026 dan mulai mengancam tanaman, termasuk jagung yang telah mendekati masa panen. Perangkat Desa Turi, Suprianto, mengatakan serangan tikus terjadi di sejumlah lahan pertanian dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 40 […]

    Bagikan
expand_less