Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keindahan Alam gunung Lawu, Foto : istimewa

Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan berpotensi berkembang melalui pola pengelolaan baru yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, menegaskan bahwa seluruh objek wisata yang sudah beroperasi tidak akan kehilangan hak kelola. Perubahan yang terjadi hanya pada pola perjanjian kerja sama, dari sebelumnya melalui Perhutani menjadi bermitra langsung dengan pengelola Tahura.

“Wisata-wisata ini nanti akan kita tetapkan sebagai blok pemanfaatan jasa lingkungan. Pelaku wisata tidak akan kehilangan usaha karena sudah berinvestasi. Yang bergeser hanya perikatannya, dari Perhutani ke pengelola Tahura,” jelas Dwijo.

Ia memastikan bahwa transisi kelembagaan ini tidak akan mengganggu aktivitas usaha. Bahkan, pengusaha wisata dinilai berpotensi mendapatkan kepastian hukum yang lebih kuat karena berada dalam koridor konservasi berkelanjutan.

Dukungan terhadap alih status ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kedua daerah tersebut memandang pengelolaan Gunung Lawu secara konservatif dapat menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi tulang punggung pariwisata dan pertanian masyarakat.

Dwijo mencontohkan Telaga Sarangan sebagai objek wisata unggulan Magetan yang sangat bergantung pada aliran air dari Gunung Lawu. Menurutnya, tanpa pasokan air yang stabil, keberlangsungan wisata Sarangan dapat terancam.

“Bagaimana kalau suplai air ke Sarangan menyusut dan menjadi kering? Potensi wisata akan hilang. Karena itu dua kabupaten sangat mendukung,” tambahnya.

Selain Gunung Lawu, CDK Madiun juga mengajukan perluasan Tahura Raden Suryo dan pengembangan kawasan Tahura di Gunung Kawi. Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan konservasi, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekowisata di kawasan pegunungan Jawa Timur.

Perubahan status Gunung Lawu menjadi Tahura juga berpotensi memunculkan model wisata baru berbasis konservasi lingkungan, pendidikan alam, dan riset ilmiah. Dengan kekayaan hayati yang dimiliki kawasan ini, wisata edukasi dan wisata petualangan dapat menjadi daya tarik tersendiri. Diharapkan, integrasi antara konservasi dan wisata alam dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, serta tetap menjaga keseimbangan ekologi Gunung Lawu. Dengan demikian, kawasan ini dapat menjadi model pengelolaan wisata alam berbasis konservasi di Jawa Timur. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Parang–Magetan, Selasa (19/08/2025). Dua mobil pick up Mitsubishi L300 terlibat tabrakan hingga menabrak rumah makan dan kandang kambing milik warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIB itu saat Pick up bernopol AE 8423 NJ yang dikemudikan Muhamad Faiz melaju […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, ribuan peziarah mendatangi Makam Batoro Katong yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Ziarah ini merupakan tradisi tahunan bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh penyebar Islam dan pendiri Kabupaten Ponorogo tersebut. Juru Kunci Makam Batoro Katong, Sunardi, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — DPRD Ponorogo menerima aspirasi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Ponorogo. Dalam sarasehan di Gedung DPRD setempat, para anggota BPD mendesak adanya revisi Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo terkait pengelolaan tanah eks bengkok yang dinilai merugikan BPD. Ketua DPRD Ponorogo, Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan. Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan […]

    Bagikan
  • Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun tak menyurutkan semangat warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, dalam menggelar tradisi Katam Qur’an pada malam ke-27 Ramadan, Senin (16/3/2026). Tradisi tahunan yang berlangsung di Musola Kendi Al Jabar itu tetap berjalan meriah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa […]

    Bagikan
  • Caruban Nigth Solidarty 2026 Jadi Ajang Edukasi Layanan Unggulan RSUD Dolopo

    Caruban Nigth Solidarty 2026 Jadi Ajang Edukasi Layanan Unggulan RSUD Dolopo

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia, Kab Madiun: Manajemen RSUD Dolopo menampilkan dua produk layanan unggulan saat tampil di gelaran karnaval bertajuk Caruban Nigth Solidarty (CNS), Sabtu ( 22/08/2026) malam. Untuk kali pertama kemeriahan CNS diikuti semua OPD, BUMD dan RSUD di Pemkab Madiun. Direktur RSUD Dolopo, drg Mulyadi mengaku dua tema layanan itu sengaja diusung untuk memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
expand_less