Berita Terkini
Trending Tags

Plt Wali Kota Madiun Tekankan Lurah dan Camat Wajib Pahami Prioritas Pembangunan Kota

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Optimalisasi Produktivitas Kerja dan Bimbingan Teknis Aplikasi e-KAK dan m-SKP Tahun 2026, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan pentingnya pemahaman aparatur wilayah terhadap arah pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Optimalisasi Produktivitas Kerja dan Bimbingan Teknis Aplikasi e-KAK dan m-SKP Tahun 2026 yang diikuti para lurah dan camat di wilayah Kecamatan Taman pada Kamis (05/03/2026)

Menurut Bagus, perencanaan pembangunan daerah tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah kota, melainkan melalui mekanisme bottom-up yang menghimpun aspirasi masyarakat dari tingkat bawah. “Namanya visi misi. Visi misi ini semuanya juga dari bawah, sistemnya bottom-up. Kita mengakomodir usulan masyarakat mulai dari Musrenbangkel, Musrenbangcam, sampai Musrenbangkot,” ujar Bagus.

Ia menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut harus diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah serta tema pembangunan yang telah ditetapkan. Karena itu, lurah dan camat diminta memahami secara jelas prioritas pembangunan setiap tahun agar usulan program yang diajukan tetap sejalan dengan arah pembangunan kota.

“Lurah dan camat harus tahu apa yang menjadi prioritas pembangunan. Karena prioritas ini berkaitan dengan tujuan pembangunan sekaligus visi misi kepala daerah,” katanya.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun targetkan pembangunan kota Madiun bisa berjalan, Foto : Kris-Sinergia

Dengan pemahaman tersebut, diharapkan usulan yang dikumpulkan sejak tahun sebelumnya melalui proses Musrenbang dapat lebih terarah dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Bagus juga menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintahan wajib memahami arah pembangunan kota.

“Semua wajib tahu. Kalau tidak bisa, ya diganti. Target kita bukan person to person, tapi bagaimana pembangunan kota ini bisa berjalan,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan kota merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah, bukan hanya tanggung jawab individu tertentu. “Kalau bicara pembangunan kota berarti semuanya harus bersama-sama. Tidak bicara satu lurah atau dua lurah saja, tapi semua harus bergerak bersama masyarakat untuk mewujudkan visi misi pemerintah kota,” ujarnya.

Selain itu, Bagus juga menyinggung terkait usulan program dari DPRD Kota Madiun yang masuk dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ia menjelaskan bahwa setiap usulan maupun pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tetap akan diperhatikan oleh pemerintah kota, namun harus melalui proses kajian terlebih dahulu.

“Secara aturan, pemerintah kota akan menelaah dulu. Tidak semua usulan pokir harus langsung diiyakan. Semua harus dikaji dulu sebelum diusulkan,” jelasnya.

Meski demikian, Bagus memastikan pemerintah kota tetap memberikan perhatian terhadap berbagai usulan yang masuk selama sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

“Kami tetap akan memperhatikan usulan tersebut, tetapi tentunya harus melalui kajian agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Madiun,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • LMBI Seri Pertama 2026 Digelar di Temboro, Magetan, Perkuat Sport Tourism dan Gaungkan Olahraga Tradisi

    LMBI Seri Pertama 2026 Digelar di Temboro, Magetan, Perkuat Sport Tourism dan Gaungkan Olahraga Tradisi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro kembali dipercaya menjadi tuan rumah Liga Memanah Berkuda Indonesia (LMBI) Seri 1 Tahun 2026. Ajang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan yang menilai event tersebut berperan penting dalam pengembangan olahraga tradisional, pembinaan atlet, sekaligus penguatan identitas daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyampaikan bahwa penyelenggaraan […]

    Bagikan
  • KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – KPU Kabupaten Magetan kini berpacu dengan waktu untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasalnya, KPU hanya punya waktu sampai tanggal 26 Maret, semenjak amar putusan Pemungutan Suara Ulang yang dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Senin (24/2/2025). “Sejak putusan MK, Kami punya waktu hingga 30 hari. Sekarang ini Tengah mempersiapkan kebutuhan untuk […]

    Bagikan
  • Ngawi Bersiap Sambut Presiden Prabowo, Jadi Tuan Rumah Panen Raya Nasional 2025

    Ngawi Bersiap Sambut Presiden Prabowo, Jadi Tuan Rumah Panen Raya Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kabupaten Ngawi telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Panen Raya Nasional 2025, yang direncanakan bakal dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto akhir Oktober mendatang.Kegiatan panen tersebut akan menjadi tanda penutup musim tanam pada tahun ini dan bakal diikuti secara daring oleh peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Kepala […]

    Bagikan
  • Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Manguharjo menuai sorotan. Pada Kamis (30/4/2026), perwakilan organisasi masyarakat Squad Nusantara mengadukan hasil pembangunan tahap I kepada Komisi III DPRD Kota Madiun. Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim, mengatakan laporan tersebut berasal dari elemen masyarakat dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proses pembebasan lahan milik PT GFT Indonesia Investment. Dugaan korupsi ini mencakup gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proyek pembangunan pabrik mainan oleh investor asal Tiongkok di atas lahan seluas 19 hektare. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari […]

    Bagikan
  • Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun Turun Rp51,8 Miliar, Anggaran Perubahan Difokuskan untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

    Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun Turun Rp51,8 Miliar, Anggaran Perubahan Difokuskan untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun menghadapi penurunan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp51,83 miliar dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Dalam dokumen yang dibahas Badan Anggaran DPRD Kabupaten Madiun bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pendapatan daerah yang sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp1,859 triliun […]

    Bagikan
expand_less