Berita Terkini
Trending Tags

Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik yang menjadi kunci penentuan langkah hukum berikutnya.

Wakapolres Madiun, Kompol Mukhamad Lutfi, menyebut proses evakuasi dan penanganan korban sudah dilakukan sejak laporan pertama diterima. “Dari 49 korban, 42 sudah dinyatakan sehat. Tujuh lainnya dirujuk ke RSUD Caruban untuk observasi lebih lanjut,” ujarnya.

Tim Satreskrim Polres Madiun telah mengambil sampel makanan, baik sisa konsumsi maupun porsi yang belum dibagikan, untuk diuji di Laboratorium Forensik. Hasil uji ini akan menentukan apakah keracunan benar berasal dari menu yang disajikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun Kompol Lutfi menegaskan, pembubaran atau penutupan SPPG belum dapat dipastikan sebelum hasil ilmiah keluar.“Kami belum bisa memastikan. Semua mengacu pada hasil laboratorium. Sekitar satu minggu lagi kami sampaikan hasil resminya,” katanya.

Meski sanksi belum dijatuhkan, polisi menilai perlunya langkah antisipatif. Polres Madiun meminta seluruh SPPG meningkatkan prosedur check food sebelum makanan didistribusikan. Pengujian kelayakan menu dinilai masih belum merata akibat keterbatasan alat di tiap layanan.

“Untuk sementara, SPPG terkait diminta diganti dulu. Kami imbau seluruh SPPG memastikan keamanan pangan sebelum dibagikan, agar kejadian seperti hari ini tidak terulang,” ujar Wakapolres Madiun.

Koordinasi juga dilakukan dengan Korwil SPPG Kabupaten Madiun serta Badan Gizi Nasional guna memperkuat standar security food dan memastikan setiap dapur pemenuhan gizi memenuhi persyaratan teknis sebelum beroperasi kembali.

Hingga kini penyebab keracunan belum dapat disimpulkan. Polisi menegaskan seluruh langkah lanjutan mulai dari sanksi, skorsing, hingga tanggung jawab lembaga penyedia makanan akan diambil berdasarkan data ilmiah dari laboratorium forensik.

Sementara itu, aktivitas program MBG di kecamatan tersebut dipastikan diawasi ketat. Pemerintah daerah dan aparat meminta seluruh pihak memperketat kualitas pengolahan makanan, mengingat program ini menyasar ribuan siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun.

Kasus ini menjadi evaluasi besar bagi pengelolaan menu bergizi gratis, sekaligus menggarisbawahi pentingnya standar keamanan pangan dalam program intervensi gizi di lingkungan pendidikan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Insiden tenggelamnya seorang bocah laki-laki berinisial RYA (11) di kubangan air bekas tambang galian C yang berada di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan mendapat atensi dari pemerintah. Setelah lokasi tersebut menelan korban jiwa, Pemerintah Desa Tulung berencana memasang pagar pembatas keliling, serta memasang papan peringatan.  Hal itu dilakukan agar […]

    Bagikan
  • Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puluhan warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Rabu (04/06/2025). Warga menolak keras truk over dimension over loading (ODOL) bermuatan tanah urug melintas di jalan desa mereka. Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk bertuliskan: “Truk Over Dimensi Over Loading (ODOL) Muatan […]

    Bagikan
  • Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional terus dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Kali ini, langkah tersebut terlihat dalam kunjungan seorang wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, ke padepokan PSHT di Kota Madiun di Jalan Merak Kelurahan Nambangan Kidul. Kunjungan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Aktivitas tambang yang dilakukan CV. Putra Anugerah di Dusun Nusupan, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di ujung tanduk. Polres Magetan akan menempuh jalur hukum apabila terbukti ada pelanggaran izin dan aktivitas tambang dilakukan di luar wilayah yang sah. Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres […]

    Bagikan
  • Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun hanya mengusulkan satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif sepanjang tahun anggaran 2025. Raperda tersebut mengatur Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).  Raperda ini menjadi satu-satunya produk legislasi yang […]

    Bagikan
  • Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setiap penghujung bulan Ramadan, ribuan umat Islam dari berbagai daerah menyempatkan berkunjung ke Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis dinihari (27/3/2025).   Ribuan jamaah datang untuk menunaikan Sholat Lail dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan. Begitu imam bersiap memulai ibadah, seluruh lampu di area masjid dipadamkan, menciptakan […]

    Bagikan
expand_less