Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik yang menjadi kunci penentuan langkah hukum berikutnya.

Wakapolres Madiun, Kompol Mukhamad Lutfi, menyebut proses evakuasi dan penanganan korban sudah dilakukan sejak laporan pertama diterima. “Dari 49 korban, 42 sudah dinyatakan sehat. Tujuh lainnya dirujuk ke RSUD Caruban untuk observasi lebih lanjut,” ujarnya.

Tim Satreskrim Polres Madiun telah mengambil sampel makanan, baik sisa konsumsi maupun porsi yang belum dibagikan, untuk diuji di Laboratorium Forensik. Hasil uji ini akan menentukan apakah keracunan benar berasal dari menu yang disajikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun Kompol Lutfi menegaskan, pembubaran atau penutupan SPPG belum dapat dipastikan sebelum hasil ilmiah keluar.“Kami belum bisa memastikan. Semua mengacu pada hasil laboratorium. Sekitar satu minggu lagi kami sampaikan hasil resminya,” katanya.

Meski sanksi belum dijatuhkan, polisi menilai perlunya langkah antisipatif. Polres Madiun meminta seluruh SPPG meningkatkan prosedur check food sebelum makanan didistribusikan. Pengujian kelayakan menu dinilai masih belum merata akibat keterbatasan alat di tiap layanan.

“Untuk sementara, SPPG terkait diminta diganti dulu. Kami imbau seluruh SPPG memastikan keamanan pangan sebelum dibagikan, agar kejadian seperti hari ini tidak terulang,” ujar Wakapolres Madiun.

Koordinasi juga dilakukan dengan Korwil SPPG Kabupaten Madiun serta Badan Gizi Nasional guna memperkuat standar security food dan memastikan setiap dapur pemenuhan gizi memenuhi persyaratan teknis sebelum beroperasi kembali.

Hingga kini penyebab keracunan belum dapat disimpulkan. Polisi menegaskan seluruh langkah lanjutan mulai dari sanksi, skorsing, hingga tanggung jawab lembaga penyedia makanan akan diambil berdasarkan data ilmiah dari laboratorium forensik.

Sementara itu, aktivitas program MBG di kecamatan tersebut dipastikan diawasi ketat. Pemerintah daerah dan aparat meminta seluruh pihak memperketat kualitas pengolahan makanan, mengingat program ini menyasar ribuan siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun.

Kasus ini menjadi evaluasi besar bagi pengelolaan menu bergizi gratis, sekaligus menggarisbawahi pentingnya standar keamanan pangan dalam program intervensi gizi di lingkungan pendidikan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
  • Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Adha 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan signifikan. Seperti di Kandang Putra Lembu Farm, Kota Madiun, stok sapi untuk kurban mengalami kenaikan hingga 50 persen. Satu ekor sapi memiliki harga yang berbeda, dari harga 21 juta sampai dengan 40 juta rupiah tergantung jenis dan berat sapi […]

    Bagikan
  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • Tiket KA Laris Jelang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Layanan dan Pengamanan

    Tiket KA Laris Jelang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Layanan dan Pengamanan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Menyambut lonjakan penumpang pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Nataru 2025/2026, Kamis (18/12/2025), di Kantor Daop 7 Madiun. Apel dipimpin langsung oleh Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, sebagai penanda dimulainya […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria tampak mewarnai kawasan Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun, saat ratusan anak TK mengikuti lomba membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2025. Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Madiun ini diikuti sekitar 400 anak dari berbagai TK se-Kota Madiun. Sejak pagi, anak-anak terlihat antusias […]

    Bagikan
expand_less