Berita Terkini
Trending Tags

Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik yang menjadi kunci penentuan langkah hukum berikutnya.

Wakapolres Madiun, Kompol Mukhamad Lutfi, menyebut proses evakuasi dan penanganan korban sudah dilakukan sejak laporan pertama diterima. “Dari 49 korban, 42 sudah dinyatakan sehat. Tujuh lainnya dirujuk ke RSUD Caruban untuk observasi lebih lanjut,” ujarnya.

Tim Satreskrim Polres Madiun telah mengambil sampel makanan, baik sisa konsumsi maupun porsi yang belum dibagikan, untuk diuji di Laboratorium Forensik. Hasil uji ini akan menentukan apakah keracunan benar berasal dari menu yang disajikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun Kompol Lutfi menegaskan, pembubaran atau penutupan SPPG belum dapat dipastikan sebelum hasil ilmiah keluar.“Kami belum bisa memastikan. Semua mengacu pada hasil laboratorium. Sekitar satu minggu lagi kami sampaikan hasil resminya,” katanya.

Meski sanksi belum dijatuhkan, polisi menilai perlunya langkah antisipatif. Polres Madiun meminta seluruh SPPG meningkatkan prosedur check food sebelum makanan didistribusikan. Pengujian kelayakan menu dinilai masih belum merata akibat keterbatasan alat di tiap layanan.

“Untuk sementara, SPPG terkait diminta diganti dulu. Kami imbau seluruh SPPG memastikan keamanan pangan sebelum dibagikan, agar kejadian seperti hari ini tidak terulang,” ujar Wakapolres Madiun.

Koordinasi juga dilakukan dengan Korwil SPPG Kabupaten Madiun serta Badan Gizi Nasional guna memperkuat standar security food dan memastikan setiap dapur pemenuhan gizi memenuhi persyaratan teknis sebelum beroperasi kembali.

Hingga kini penyebab keracunan belum dapat disimpulkan. Polisi menegaskan seluruh langkah lanjutan mulai dari sanksi, skorsing, hingga tanggung jawab lembaga penyedia makanan akan diambil berdasarkan data ilmiah dari laboratorium forensik.

Sementara itu, aktivitas program MBG di kecamatan tersebut dipastikan diawasi ketat. Pemerintah daerah dan aparat meminta seluruh pihak memperketat kualitas pengolahan makanan, mengingat program ini menyasar ribuan siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun.

Kasus ini menjadi evaluasi besar bagi pengelolaan menu bergizi gratis, sekaligus menggarisbawahi pentingnya standar keamanan pangan dalam program intervensi gizi di lingkungan pendidikan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular, Wali Kota Madiun, Maidi, memerintahkan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Madiun. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk menekan kasus TBC […]

    Bagikan
  • Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video amatir memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, setelah warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel pada Kamis (27/11/2025) lalu. Awalnya, warga menduga tiga remaja yang masih duduk di bangku […]

    Bagikan
  • Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo pada 20 Februari mendatang, halaman Kantor Bupati Ponorogo dipenuhi ucapan selamat.  Namun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya karangan bunga menjadi pilihan, kali ini masyarakat memberikan ucapan dalam bentuk tanaman hidup. Ratusan tanaman, mulai dari tabebuya hingga berbagai tanaman buah seperti mangga, […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Razia Cipta Kondisi, 9 Motor Diamankan

    Polres Ponorogo Razia Cipta Kondisi, 9 Motor Diamankan

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo melaksanakan razia cipta kondisi yang digelar pada Senin malam (27/1/2025). Kegiatan ini menyasar aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, peredaran minuman keras (miras), serta aksi premanisme di wilayah Kabupaten Ponorogo.   Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, berlangsung di beberapa titik strategis. Salah satu […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir. Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif. […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Catat Sejumlah Capaian Selama Satu Tahun Kerja

    DPRD Kota Madiun Catat Sejumlah Capaian Selama Satu Tahun Kerja

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Genap satu tahun masa kerja, DPRD Kota Madiun periode 2024–2029 dinilai menunjukkan performa positif. Sejak dilantik pada 26 Agustus 2024, lembaga legislatif ini telah menjalankan tiga fungsi utama dewan, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu setahun, dewan berhasil menetapkan satu […]

    Bagikan
expand_less