Berita Terkini
Trending Tags

Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong.

Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kodim 0804/Magetan, hingga Polres Magetan. Namun, perwakilan Kejari tidak terlihat sejak awal sidang hingga penutupan.

Tidak ada penjelasan dari pimpinan DPRD terkait absennya institusi tersebut. Rapat berjalan tanpa kendala, keputusan diambil tanpa klarifikasi di forum. Ketiadaan penjelasan inilah yang kemudian membuka ruang spekulasi publik.

Di tengah suasana politik yang sedang diperbincangkan, masyarakat langsung menghubungkan absennya Kejari dengan proses penyelidikan dugaan penyimpangan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan yang sedang ditangani kejaksaan. Situasi tersebut menimbulkan tafsir bahwa ketidakhadiran Kejari bukan hanya faktor administratif, melainkan bagian dari sikap menjaga jarak agar proses hukum tetap steril dari tekanan politik.

Direktur Magetan Center Corruption Watch, Beni Ardi, menilai langkah Kejari cukup tepat. Menurutnya, menjaga independensi adalah prinsip penting dalam penegakan hukum, terlebih saat perkara melibatkan unsur pemerintahan daerah.

“Menurut kami, ini bentuk etika lembaga hukum yang sehat. Mereka menunjukkan independensi dan keseriusan agar prosesnya tidak dipengaruhi pihak mana pun yang sedang diperiksa,” jelas Beni.

Ia juga mengingatkan bahwa integritas harus dijaga ketat dalam perkara korupsi. “Kami berharap tidak ada ruang untuk transaksi gelap. Banyak kasus sebelumnya menunjukkan penegak hukum bisa terjebak, bahkan ada jaksa yang diamankan KPK,” tambahnya.

Saat dimintai keterangan mengenai alasan tidak hadir, pihak Kejari Magetan tidak memberikan pernyataan resmi. Sikap tersebut semakin memperkuat berbagai interpretasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Secara legal, kehadiran Kejari bukanlah syarat sahnya paripurna. Namun dalam situasi politik yang sedang diawasi publik, satu kursi kosong itu justru menjadi simbol yang lebih nyaring dari ketukan palu sidang. Di tengah sorotan terhadap proses penyelidikan pokir, absensi tersebut memberi pesan tersendiri sebuah jarak yang tampaknya sengaja dijaga, tetapi tidak dijelaskan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Usai melalui rangkaian Uji Kenaikan Tingkat (UKT), puluhan peserta kaderisasi Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Korem 081/DSJ akhirnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang sabuk kuning. Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas usaha dan kerja keras dari para peserta selama mengikuti latihan hingga tahapan […]

    Bagikan
  • Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua oknum anggota kepolisian yang terjerat kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Madiun dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026). Kedua terdakwa, Toni Hermawan dan Defi Purnawan, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam peredaran sabu seberat 5,16 gram yang dikemas dalam […]

    Bagikan
  • Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

    Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai beroperasi di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, di tengah proses pengembangannya, sejumlah gerai koperasi justru menjadi sorotan karena dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis untuk aktivitas perdagangan. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di […]

    Bagikan
  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
  • Total Dana Banpol Rp 2,9 miliar, PKB Terima Senilai Rp 574 juta, Hanura terima Rp 95 juta

    Total Dana Banpol Rp 2,9 miliar, PKB Terima Senilai Rp 574 juta, Hanura terima Rp 95 juta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Dana hibah dari Pemkab Madiun untuk partai politik (Parpol) tahun 2025 akan segera cair. Besaran dana hibah parpol itu dihitung berdasarkan hasil Pemilu 2024. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bankesbangpol) Kabupaten Madiun, Mashudi mengatakan setidaknya ada delapan Parpol yang menerima Banpol itu. Tertinggi PKB dengan perolehan suara […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memantau kondisi wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang terdampak banjir pada Sabtu (15/3/2025) malam. Didampingi personil BPBD dan stakeholder terkait, Wawali meninjau rumah warga terdampak luapan sungai Piring. Kelurahan Pilangbango menjadi salah satu daerah rawan banjir jika kondisi hujan lebat dan debit sungai […]

    Bagikan
expand_less