Berita Terkini
Trending Tags

Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong.

Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kodim 0804/Magetan, hingga Polres Magetan. Namun, perwakilan Kejari tidak terlihat sejak awal sidang hingga penutupan.

Tidak ada penjelasan dari pimpinan DPRD terkait absennya institusi tersebut. Rapat berjalan tanpa kendala, keputusan diambil tanpa klarifikasi di forum. Ketiadaan penjelasan inilah yang kemudian membuka ruang spekulasi publik.

Di tengah suasana politik yang sedang diperbincangkan, masyarakat langsung menghubungkan absennya Kejari dengan proses penyelidikan dugaan penyimpangan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan yang sedang ditangani kejaksaan. Situasi tersebut menimbulkan tafsir bahwa ketidakhadiran Kejari bukan hanya faktor administratif, melainkan bagian dari sikap menjaga jarak agar proses hukum tetap steril dari tekanan politik.

Direktur Magetan Center Corruption Watch, Beni Ardi, menilai langkah Kejari cukup tepat. Menurutnya, menjaga independensi adalah prinsip penting dalam penegakan hukum, terlebih saat perkara melibatkan unsur pemerintahan daerah.

“Menurut kami, ini bentuk etika lembaga hukum yang sehat. Mereka menunjukkan independensi dan keseriusan agar prosesnya tidak dipengaruhi pihak mana pun yang sedang diperiksa,” jelas Beni.

Ia juga mengingatkan bahwa integritas harus dijaga ketat dalam perkara korupsi. “Kami berharap tidak ada ruang untuk transaksi gelap. Banyak kasus sebelumnya menunjukkan penegak hukum bisa terjebak, bahkan ada jaksa yang diamankan KPK,” tambahnya.

Saat dimintai keterangan mengenai alasan tidak hadir, pihak Kejari Magetan tidak memberikan pernyataan resmi. Sikap tersebut semakin memperkuat berbagai interpretasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Secara legal, kehadiran Kejari bukanlah syarat sahnya paripurna. Namun dalam situasi politik yang sedang diawasi publik, satu kursi kosong itu justru menjadi simbol yang lebih nyaring dari ketukan palu sidang. Di tengah sorotan terhadap proses penyelidikan pokir, absensi tersebut memberi pesan tersendiri sebuah jarak yang tampaknya sengaja dijaga, tetapi tidak dijelaskan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan Polres Magetan. Pada Sabtu (22/11/2025), Satuan Lalu Lintas menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di depan Mapolres Magetan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025. Kegiatan dikemas secara humanis melalui program Polantas Menyapa Masyarakat. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas mendapatkan edukasi langsung mengenai […]

    Bagikan
  • Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Denbekang V/1B Madiun tampak dipenuhi ratusan orang pecinta burung perkutut, Minggu (31/08/2025). Ini bagian dari latihan bersama dan lomba kicau burung perkutut    yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Bahkan, pecinta burung perkutut dari wilayah JawaTengah pun turut hadir meramaikan Latber yang juga dalam rangka HUT ke-80 RI. Mayor Cba. […]

    Bagikan
  • Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden longsor yang terjadi di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Sabtu (17/1/2026) sore, menyisakan cerita menegangkan bagi tiga wisatawan yang tercebur ke dalam telaga. Salah satunya, Sahrul Ramadan, wisatawan asal Surabaya, mengungkapkan bagaimana dirinya tiba-tiba terseret ke air saat tanah di bawahnya ambles. Sahrul menuturkan bahwa sebelum tanah bergerak, […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik. Harga cabai keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar nyaris seragam, berada di kisaran Rp40–45 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya masih di level Rp30–35 ribu per kilogram. “Sekarang cabai semua rata-rata Rp40 sampai Rp45 ribu […]

    Bagikan
  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less