Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke PSC yang mencapai jutaan orang setiap tahun perlu diimbangi dengan akses yang lebih luas menuju sentra kuliner serta kawasan wisata lain di sekitarnya.

“PSC harus terhubung dengan kuliner alun-alun dan kawasan Bantaran. Ini harus menjadi satu kawasan yang saling mendukung,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Maidi, keberadaan jalur pedestrian menjadi elemen penting dalam membangun keterhubungan antar objek wisata. Revitalisasi trotoar di kawasan pusat kota akan mempermudah pengunjung untuk berjalan kaki dari PSC menuju alun-alun, Masjid Agung, hingga Pahlawan Religi Center (PRC).

“Warga tidak perlu lagi bergantung pada kendaraan. Dari PSC bisa langsung jalan ke alun-alun, ke masjid agung, sampai PRC. Semua harus terhubung,” tegasnya.

Pemkot juga menyiapkan layanan transportasi wisata Heritage Express untuk menjangkau destinasi yang berlokasi lebih jauh, seperti Kampung Jepang atau kawasan Winongo.

Sejumlah ruas strategis yakni Jalan Semeru, Jalan Merapi, dan Jalan Pandan telah ditetapkan sebagai fokus penataan berikutnya. Revitalisasi meliputi perbaikan trotoar, penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta penyambungan jalur pedestrian yang menghubungkan berbagai titik wisata.

Langkah ini dilakukan untuk menghadapi meningkatnya pergerakan warga dan wisatawan menjelang libur akhir tahun.

“Tahun baru jalur-jalur itu ramai sekali. Semua nanti kami tata,” kata Maidi.

Selain infrastruktur fisik, pemkot juga menyiapkan atraksi visual video mapping di Balai Kota Madiun, yang diklaim sebagai salah satu yang pertama di Indonesia untuk perayaan pergantian tahun.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, mengungkapkan bahwa pembangunan jalur konektivitas baru akan dimulai pada 2026. Salah satu proyek utamanya adalah penyambungan trotoar dari PRC menuju Alun-Alun melalui Jalan Pandan dan Jalan Merapi.

“Jalur wisata nanti ada penyambung antara PRC, Jalan Pandan, dan alun-alun. Tahun 2026 kami siapkan penyambung trotoar agar pejalan kaki bisa bergerak lebih nyaman,” jelasnya.

Agus menambahkan bahwa penataan akan dilakukan secara kolaboratif lintas bidang untuk mempercepat penyelesaian proyek.

“Dari PSDA sekitar Rp 2,5 miliar dan dari Bina Marga juga Rp 2,5 miliar. Total kurang lebih Rp 5 miliar. Kalau ditangani satu bidang saja, akan lambat. Karena itu kami kerjakan bersama agar akhir 2026 bisa tuntas,” ujar Agus.

Selain integrasi kawasan, pemerintah juga akan meningkatkan fungsi drainase untuk mengatasi genangan, terutama di depan Hotel Kartika yang selama ini menjadi titik rawan.

Trotoar di koridor tersebut juga akan diperlebar dengan konsep serupa PSC.

“Lebarnya antara 2 hingga 3 meter, mengikuti konsep PSC tetapi berada di sisi barat jalan. Prinsipnya tetap sama: memprioritaskan kenyamanan pejalan kaki tanpa mengganggu kendaraan,” terang Agus. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
  • Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi terbentuk dalam Musyawarah Daerah (Musda) Sabtu (6/7/2025). Hasta Hadiwiguna resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) DPD PKS Kota Madiun untuk masa bakti 2025/20230. Sementara, posisi Sekretaris DPD diemban oleh Edo Rahadi Permana dan Bendahara dipegang […]

    Bagikan
  • Seorang Pemotor Meninggal di Jalan Raya Sendangrejo, Motor Rusak Parah

    Seorang Pemotor Meninggal di Jalan Raya Sendangrejo, Motor Rusak Parah

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang pengendara motor bernama Kurniawan Tricahyo ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Desa Sendangrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (04/09/2025) malam. Tidak jauh dari lokasi kejadian, tampak sebuah sepeda motor matic merk Vario warna hitam bernopol L 6681 PW yang diduga milik korban mengalami kerusakan di bagian bodi […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Jemaah haji asal Kabupaten Madiun tidak menyia-nyiakan waktu mereka menapakkan kaki di Masjid Nabawi. Di salah satu masjid paling suci bagi umat Islam itu, hari-hari mereka diisi dengan ibadah yang terasa lebih mendalam. Shalat lima waktu yang diupayakan selalu berjamaah, doa-doa yang dilangitkan, serta ziarah penuh haru ke makam Rasulullah SAW. […]

    Bagikan
  • Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair […]

    Bagikan
expand_less