Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 416
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Jawa Timur sudah menebus pupuk subsidi di kios, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun.

Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Bangkalan, Bondowoso, dan Jember. Penebusan dilakukan menyusul komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi sejak awal tahun dengan mekanisme yang lebih sederhana.

General Manager (GM) 3 PT Pupuk Indonesia, Taufiek, mengatakan penebusan pupuk di awal tahun berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menegaskan, kesiapan sistem dan jaringan kios resmi memungkinkan petani langsung memanfaatkan pupuk untuk kegiatan tanam.

“Penebusan dilakukan oleh petani dari beberapa daerah di Jawa Timur. Alhamdulillah prosesnya lancar, tidak ada kendala. Petani bahkan bisa langsung melakukan pemupukan pada hari yang sama,” ujar Taufiek dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

Menurut Taufiek, proses penebusan pupuk subsidi kini semakin mudah. Petani yang terdaftar cukup mendatangi kios resmi dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Penebusan dilakukan sesuai alokasi yang tercatat, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru yang telah diturunkan sekitar 20 persen.

Image Not Found
Petani di Jawa Timur sudah menebus pupuk subsidi di kios, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Pada 2026, pemerintah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian dan perikanan. Untuk sektor pertanian, alokasi mencapai 9,55 juta ton jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya. Sementara itu, alokasi pupuk bersubsidi untuk pembudidaya ikan ditetapkan sebesar 295.676 ton.

Pupuk subsidi sektor pertanian hanya dapat ditebus oleh petani yang terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Kementerian Pertanian. Adapun pembudidaya ikan wajib terdaftar dalam Elektronik Rencana Penyediaan dan Penyaluran Subsidi Pupuk (e-RPSP) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami menyambut baik penebusan pupuk di awal tahun 2026. Ini penting untuk mendukung target swasembada pangan nasional,” kata Taufiek.

Salah satu petani yang merasakan kemudahan penebusan adalah Ahmad Bakar, petani asal Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso. Ia menebus pupuk Urea bersubsidi di Kios Putra Tunggal.

“Penebusannya sangat mudah lewat iPubers. Saya cukup membawa KTP dan bisa langsung menebus alokasi Urea untuk tanaman saya,” ujar Ahmad. ( Tim Liputan – Sinergia).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani, Sugiono, warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Sekaruk, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Pria berusia 68 tahun tersebut diduga meninggal setelah terjatuh ke area persawahan yang berada di sekitar tanaman tebu. Berdasarkan pemeriksaan petugas kesehatan dan tim Inafis kepolisian, tidak […]

    Bagikan
  • Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar. Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Gugatan Perdata Direktur PT. PLP Perkara PSU Kandas di PN Kota Madiun

    Gugatan Perdata Direktur PT. PLP Perkara PSU Kandas di PN Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun akhirnya memberikan putusan terhadap sidang gugatan perdata dalam perkara dugaan penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) yang dilayangkan oleh Direktur PT Puri Larasati Propertindo (PLP) Hans Sutrisno. Gugatan itu turut menyerat Wali Kota Madiun sebagai tergugat. Dalam amar putusan, majelis hakim PN Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pelarian komplotan pencurian spesialis membobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus lima orang pelaku di sebuah kamar kos di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026). Lima tersangka yang diamankan masing-masing adalah Jumsah (48), warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Amirudin (50), Muhlis […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
expand_less