Berita Terkini
Trending Tags

Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 398
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sentra serabi tradisional di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, kue tradisional serabi Ponorogo masih bertahan dan tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas yang gurih serta proses pembuatan yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik utama kuliner legendaris ini.

Salah satu sentra serabi tradisional berada di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Di tempat ini, serabi masih menjadi pilihan warga dari berbagai kalangan, baik untuk camilan harian maupun sajian berbuka puasa.

Endang Tatik, salah satu pembuat serabi mengaku telah menekuni usaha pembuatan serabi selama lebih dari 20 tahun. Usaha tersebut merupakan warisan keluarga yang terus dijaga hingga kini.

“Serabi Ponorogo berbeda dengan serabi dari daerah lain seperti Solo atau Bandung. Kalau di sana cenderung manis, serabi Ponorogo justru punya rasa gurih,” ujar Endang.

Image Not Found
pecinta kuliner menikmati serabi tradisional di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Menurut Endang, bahan yang digunakan untuk membuat serabi pun tergolong sederhana, yakni tepung beras, kelapa parut, dan garam. Dengan resep tradisional tersebut, ia mampu menghabiskan sekitar 20 liter adonan atau setara 40 adonan setiap harinya.

Proses memasak serabi juga masih menggunakan tungku kayu bakar. Cara ini diyakini dapat mempertahankan cita rasa khas sekaligus memperkuat nuansa tradisional dalam setiap sajian serabi yang dihasilkan.

Setelah matang, serabi dijual dengan harga Rp5.000 per porsi. Harga yang terjangkau dengan rasa yang otentik membuat serabi Ponorogo tetap digemari masyarakat.

Salah satu pengunjung, Mirda Naurinsya, mengaku menyukai serabi Ponorogo karena rasanya yang gurih serta teksturnya yang khas dibandingkan serabi dari daerah lain. “Rasanya gurih dan harganya cukup terjangkau. Apalagi teksturnya itu beda denga serapi dari daerah lain,” terangnya. Hingga kini, serabi Ponorogo tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional legendaris yang tak lekang oleh zaman, meski berada di tengah gempuran produk kuliner modern.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Onthel dan Motor Lawas di Kartoharjo

    Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Onthel dan Motor Lawas di Kartoharjo

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lebih dari 600 warga dari berbagai daerah memadati halaman Kantor Kecamatan Kartoharjo, Minggu (10/08/2025). Mereka tampil unik dengan atribut dan busana ala tahun 1980-an untuk mengikuti pawai sepeda onthel dan motor klasik sejauh delapan kilometer, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Sejak pukul 06.00 WIB, peserta berdatangan membawa […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bagikan 55 Mobil Siaga Desa, Siap Layani Warga 24 Jam untuk Kebutuhan Mendesak

    Pemkab Madiun Bagikan 55 Mobil Siaga Desa, Siap Layani Warga 24 Jam untuk Kebutuhan Mendesak

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali memperkuat layanan publik di tingkat desa dengan menyerahkan 55 unit mobil siaga desa. Armada tersebut diproyeksikan menjadi kendaraan layanan masyarakat yang beroperasi selama 24 jam, terutama untuk mengantar warga yang membutuhkan penanganan kesehatan maupun keperluan mendesak lainnya. Penyerahan mobil siaga dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi […]

    Bagikan
  • Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Eka jurusan Surabaya-Cilacap terbakar di Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/8/2026). Seluruh 19 penumpang yang berada di dalam bus berhasil menyelamatkan diri. Bus bernomor polisi S 7856 US itu dilalap api setelah muncul asap dari bagian mesin di belakang kendaraan. […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Soroti SiLPA hingga PAD Pariwisata, Bupati Jawab Seluruh Catatan Fraksi

    DPRD Madiun Soroti SiLPA hingga PAD Pariwisata, Bupati Jawab Seluruh Catatan Fraksi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Madiun terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025, Selasa (30/6/2026). Dalam rapat tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan penjelasan atas berbagai catatan yang disampaikan tujuh fraksi DPRD. Isu yang […]

    Bagikan
  • PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun tengah mempersiapkan perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2025. Agenda ini menjadi momen penting untuk menyambut kepengurusan baru di tubuh partai. Proses penjaringan calon pengurus telah dilakukan melalui mekanisme musyawarah internal di kalangan anggota pelopor. Delapan nama hasil seleksi tersebut […]

    Bagikan
expand_less