Berita Terkini
Trending Tags

Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto Bersama Tim Medis RSUD Dolopo, Foto : Ndor – Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB.

“Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. Dewi dan sembilan ibu rumah tangga lainya merupakan para peserta KB Metode Operasi Wanita ( MOW) atau KB steril.

Kegiatan ini kolaborasi antara Dinas KB P3A Kab Madiun dan tim medis dari RSUD Dolopo dalam rangka pelaksanaan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Madiun, digelar Rabu (21/05/2025). 

“Pemkab Madiun hadir menanggapi curhatan tadi makanya solusi dengan mengikuti proses tindakan KB jenis MOW atau steril. Outputnya apa? Jelas kami berharap mengarahnya pada kesejahteraan, ” kata Hari Wuryanto.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto Bersama Tim Medis RSUD Dolopo, Sebelum Masuk Ke Ruang Operasi KB MOW,
Foto : Ndor – Sinergia

Ke depan menurut Hari Wur, tujuan KB adalah bagaimana sebuah keluarga merencanakan keluarganya dan kesejahteraan dengan baik, sebab itulah Pemkab Madiun melakukan intervensi agar supaya taraf hidup semakin meningkat.

“Akan kita pantau terus bagaimana program ini ke depan berjalan. Sekali lagi bicara output nya adalah bagaimana upaya peningkatan kesejahteraan tadi, termasuk dengan strategi layanan yang gratis,” tegasnya.

Sementara data dari Dinas KB P3A menyebut target peserta KB MOW tahun 2025 ini sekitar 154 peserta yang tersebar di 15 Kecamatan. Paling tinggi targetnya berada di Kec Geger dengan 18 Peserta KB.

Posisi target kedua berada di tiga Kecamatan yaitu Balerejo, Wonoasri dan Jiwan. Masing masing memunculkan data 14 orang peserta KB di tiap Kecamatan. Sedang Kec Gemarang justru melampaui, di mana dari target 7 orang akan tetapi hingga bulan Mei sudah tembus 14 peserta KB MOW.

Ndor – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Kebut Aktivasi IKD, Hingga Terjun ke Desa – Desa

    Dispendukcapil Kebut Aktivasi IKD, Hingga Terjun ke Desa – Desa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menargetkan warga usia produktif untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga akhir April 2026, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Madiun tercatat telah mencapai 20 persen dari total wajib KTP. Berdasarkan data Dispendukcapil Kabupaten Madiun, jumlah warga yang telah memiliki KTP elektronik mencapai […]

    Bagikan
  • Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Karangjati, Kabupaten Ngawi, digemparkan oleh insiden tragis pada Senin (11/08/2025) siang. Seorang balita perempuan, AS meninggal dunia setelah tertabrak mobil pikap milik orang tuanya sendiri di halaman rumah. Menurut Kepala Dusun setempat, Aryanto Adi, peristiwa bermula ketika mobil pikap pengangkut ayam milik keluarga korban baru selesai dicuci. Sopir, Aries Diantoro […]

    Bagikan
  • Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya mengantisipasi potensi bencana akibat aktivitas pertambangan dilakukan oleh aktivis lingkungan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo serta warga Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi reklamasi di sempadan sungai dengan penanaman ratusan bibit pohon, Kamis (18/12/2025). Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat struktur tanah serta menekan risiko longsor dan banjir, […]

    Bagikan
  • Prajurit Kavaleri TNI AD di Madiun Raya Tunjukkan Soliditas Lewat Aksi Sosial

    Prajurit Kavaleri TNI AD di Madiun Raya Tunjukkan Soliditas Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana kebersamaan terasa hangat dalam peringatan HUT ke-76 Kavaleri TNI AD yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal di Ngrowo Bening Edu Park, Kota Madiun, Rabu (15/6/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan para prajurit untuk berbagi melalui pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini melibatkan prajurit Korps Kavaleri dari berbagai satuan di wilayah […]

    Bagikan
  • Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Upaya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Madiun pada 2026 mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga jumlah rumah yang dapat ditangani tahun ini berkurang hampir separuh. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang 2026 hanya sekitar […]

    Bagikan
expand_less