Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menggiling hasil panen, Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar 1,5 milyar rupiah untuk menyediakan pupuk subsidi bagi petani. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang selama ini terbukti tidak mencukupi kebutuhan petani.

Menurut Irsyad Dawami, Kepala Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, sekitar 115 ton pupuk subsidi yang akan disalurkan sebagian besar adalah pupuk majemuk NPK. Pupuk ini menjadi komoditas penting karena bahan bakunya yang harus diimpor. Meskipun pemerintah pusat menyediakan subsidi pupuk, alokasinya selama ini hanya mencakup kurang dari 50 persen dari kebutuhan sebenarnya.

“Untuk memenuhi kekurangan tersebut, kita akan mencoba menutupi 50 persen yang belum terpenuhi dengan bantuan pupuk dari Pemkot Madiun. Anggaran yang disiapkan adalah sebesar 1,5 miliar rupiah untuk 790 hektar lahan yang dikelola oleh kelompok tani yang sudah memiliki badan hukum Indonesia,” ujar Irsyad Dawami.

Irsyad menambahkan pupuk urea lebih banyak tersedia karena bahan bakunya berasal dari dalam negeri, namun pupuk majemuk NPK, yang bahan bakunya harus impor, kekurangan alokasi untuk petani.

“Pemerintah pusat hanya menyediakan sebagian kecil dari yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Madiun, mengambil peran penting untuk mendukung kekurangan tersebut, khususnya untuk pupuk majemuk NPK,” jelas Irsyad.

Pada tahun sebelumnya, Pemkot Madiun berhasil mengalihkan anggaran yang belum terserap untuk mendukung subsidi pupuk. Selain anggaran APBD Murni sebesar 1,5 milyar, terdapat tambahan anggaran senilai 1 milyar rupiah yang diambil dari anggaran cukai yang tidak terserap.

Dengan langkah ini, Pemkot Madiun berharap dapat memastikan petani mendapatkan pasokan pupuk yang cukup untuk mendukung hasil pertanian yang optimal di tahun 2025.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Ponorogo Siapkan Muscab, Target Rebut Kursi Bupati 2029

    PKB Ponorogo Siapkan Muscab, Target Rebut Kursi Bupati 2029

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Ponorogo mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret mendatang. Agenda tersebut merupakan bagian dari konsolidasi organisasi yang digelar serentak di sejumlah daerah di Jawa Timur. Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno mengatakan jadwal pelaksanaan muscab telah ditentukan oleh […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Polsek Karas Sidak Pelaku Usaha, Pastikan LPG Subsidi Tepat Sasaran

    Polsek Karas Sidak Pelaku Usaha, Pastikan LPG Subsidi Tepat Sasaran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram terus diperketat. Jajaran Polsek Karas melakukan patroli sekaligus inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pelaku usaha di Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Minggu (12/4/2026). Sidak dipimpin langsung Kapolsek Karas AKP Danang Rahayu Winarno bersama Kanit Reskrim dan anggota. Pemeriksaan difokuskan pada usaha peternakan ayam pedaging di […]

    Bagikan
  • Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor

    Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Ponorogo–Pacitan, tepatnya di sebuah bengkel di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (16/5/2026) siang. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah dihajar warga usai gagal membawa kabur motor milik pelanggan bengkel. Dalam video amatir yang beredar, tampak seorang pria menjadi sasaran […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suro atau Muharram pada kalender Islam menjadi momen sakral bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Salah satunya kegiatan pengesahan warga baru. Tercatat, tahun 2025 ini, sebanyak 90 ribu warga baru PSHT siap disahkan. Menghadapi momen tersebut, Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko memberikan arahan atau himbauan kepada para […]

    Bagikan
expand_less