Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menggiling hasil panen, Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar 1,5 milyar rupiah untuk menyediakan pupuk subsidi bagi petani. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang selama ini terbukti tidak mencukupi kebutuhan petani.

Menurut Irsyad Dawami, Kepala Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, sekitar 115 ton pupuk subsidi yang akan disalurkan sebagian besar adalah pupuk majemuk NPK. Pupuk ini menjadi komoditas penting karena bahan bakunya yang harus diimpor. Meskipun pemerintah pusat menyediakan subsidi pupuk, alokasinya selama ini hanya mencakup kurang dari 50 persen dari kebutuhan sebenarnya.

“Untuk memenuhi kekurangan tersebut, kita akan mencoba menutupi 50 persen yang belum terpenuhi dengan bantuan pupuk dari Pemkot Madiun. Anggaran yang disiapkan adalah sebesar 1,5 miliar rupiah untuk 790 hektar lahan yang dikelola oleh kelompok tani yang sudah memiliki badan hukum Indonesia,” ujar Irsyad Dawami.

Irsyad menambahkan pupuk urea lebih banyak tersedia karena bahan bakunya berasal dari dalam negeri, namun pupuk majemuk NPK, yang bahan bakunya harus impor, kekurangan alokasi untuk petani.

“Pemerintah pusat hanya menyediakan sebagian kecil dari yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Madiun, mengambil peran penting untuk mendukung kekurangan tersebut, khususnya untuk pupuk majemuk NPK,” jelas Irsyad.

Pada tahun sebelumnya, Pemkot Madiun berhasil mengalihkan anggaran yang belum terserap untuk mendukung subsidi pupuk. Selain anggaran APBD Murni sebesar 1,5 milyar, terdapat tambahan anggaran senilai 1 milyar rupiah yang diambil dari anggaran cukai yang tidak terserap.

Dengan langkah ini, Pemkot Madiun berharap dapat memastikan petani mendapatkan pasokan pupuk yang cukup untuk mendukung hasil pertanian yang optimal di tahun 2025.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau, Lahan Tebu dan Rumpun Bambu di Madiun Jadi Titik Rawan Karhutla

    Musim Kemarau, Lahan Tebu dan Rumpun Bambu di Madiun Jadi Titik Rawan Karhutla

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Madiun meningkat selama musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat lahan tebu rakyat yang memasuki masa panen kini menjadi salah satu lokasi paling rawan kebakaran. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengatakan sepanjang Juli 2026 tercatat sekitar […]

    Bagikan
  • Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun menanggapi terkait keberadaan warung di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang diduga lokasi prostitusi. Apalagi, warung remang-remang itu mendapatkan protes dari puluhan warga pada Senin (05/05/2025). Lebih ironisnya, ditemukan 13 pekerja seks komersial (PSK) positif HIV dari hasil […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Viralnya aksi “balap orang” yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, mendorong Polres Magetan untuk segera mengambil langkah cepat. Aksi yang memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin resmi, sehingga memicu perhatian publik. Sebagai tindak lanjut, Satuan Lalu Lintas Polres Magetan melalui Unit Kamsel bersama jajaran […]

    Bagikan
  • Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

    Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian dengan pemberatan menggemparkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu berhasil diungkap Polres Magetan. Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam gerai Indomaret Barat, Desa Karangsono, Kecamatan Barat dibobol kawanan pelaku pada Senin (02/06/2025) lalu. Aksi kriminal itu mengakibatkan kerugian fantastis senilai Rp. 649.100.000. Pengungkapan kasus ini […]

    Bagikan
  • Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center kembali menghadirkan program kuliner bertajuk Flavors in Motion – Cooking & Baking Class 2025, sebagai langkah inovatif dalam merespons minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kegiatan memasak dan pengembangan usaha kuliner rumahan. Gelaran ini menyasar para pecinta baking, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi […]

    Bagikan
expand_less