Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sentra serabi tradisional di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, kue tradisional serabi Ponorogo masih bertahan dan tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas yang gurih serta proses pembuatan yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik utama kuliner legendaris ini.

Salah satu sentra serabi tradisional berada di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Di tempat ini, serabi masih menjadi pilihan warga dari berbagai kalangan, baik untuk camilan harian maupun sajian berbuka puasa.

Endang Tatik, salah satu pembuat serabi mengaku telah menekuni usaha pembuatan serabi selama lebih dari 20 tahun. Usaha tersebut merupakan warisan keluarga yang terus dijaga hingga kini.

“Serabi Ponorogo berbeda dengan serabi dari daerah lain seperti Solo atau Bandung. Kalau di sana cenderung manis, serabi Ponorogo justru punya rasa gurih,” ujar Endang.

Image Not Found
pecinta kuliner menikmati serabi tradisional di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Menurut Endang, bahan yang digunakan untuk membuat serabi pun tergolong sederhana, yakni tepung beras, kelapa parut, dan garam. Dengan resep tradisional tersebut, ia mampu menghabiskan sekitar 20 liter adonan atau setara 40 adonan setiap harinya.

Proses memasak serabi juga masih menggunakan tungku kayu bakar. Cara ini diyakini dapat mempertahankan cita rasa khas sekaligus memperkuat nuansa tradisional dalam setiap sajian serabi yang dihasilkan.

Setelah matang, serabi dijual dengan harga Rp5.000 per porsi. Harga yang terjangkau dengan rasa yang otentik membuat serabi Ponorogo tetap digemari masyarakat.

Salah satu pengunjung, Mirda Naurinsya, mengaku menyukai serabi Ponorogo karena rasanya yang gurih serta teksturnya yang khas dibandingkan serabi dari daerah lain. “Rasanya gurih dan harganya cukup terjangkau. Apalagi teksturnya itu beda denga serapi dari daerah lain,” terangnya. Hingga kini, serabi Ponorogo tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional legendaris yang tak lekang oleh zaman, meski berada di tengah gempuran produk kuliner modern.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun telah mengumumkan kuota jamaah calon haji Sebanyak 382 kursi Tahun 2025. Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Madiun yang dipastikan berangkat tahun ini mengajukan penundaan.  Kepala Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Irfan Al Khaidari menyatakan pengajuan penundaan berangkat haji tersebut dikarenakan alasan kesehatan yang […]

    Bagikan
  • Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Stabilitas keamanan di Kabupaten Magetan terus dijaga ketat. Pada Selasa malam (2/9/2025), Polres Magetan bersama TNI dan Satpol PP menggelar patroli skala besar yang menyasar pusat kota, gedung perkantoran, hingga objek vital lainnya. Patroli dimulai sejak malam hingga larut, menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Langkah ini diambil […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti. Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. “Berita […]

    Bagikan
  • Telaga Ngebel Dipadati Ribuan Wisatawan di Libur Lebaran

    Telaga Ngebel Dipadati Ribuan Wisatawan di Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan wisatawan memadati Telaga Ngebel, Ponorogo pada Rabu (02/04/2025). Destinasi wisata andalan Kabupaten Ponorogo ini mengalami lonjakan pengunjung dibandingkan hari-hari biasa. Sejak pagi, wisatawan lokal berbondong-bondong datang untuk menikmati suasana asri serta mencoba berbagai wahana di Telaga Ngebel, seperti speed boat dan pertunjukan air mancur menari. Tak hanya wisatawan lokal, […]

    Bagikan
  • Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Lapas Kelas I Madiun mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kategori risiko tinggi resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya pada Sabtu (23/08/2025). Proses pemindahan berlangsung di bawah pengawalan ketat petugas, dengan prosedur pengamanan dijalankan sesuai standar operasional. Kepala KPLP […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menegakkan ketertiban dan ketentraman masyarakat. Dalam operasi yang berlangsung di beberapa wilayah Kabupaten Madiun, petugas berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras (miras) dari beberapa lokasi. Dari tiga lokasi operasi Satpol PP berhasil […]

    Bagikan
expand_less