Berita Terkini
Trending Tags

Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 626
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang pembangunan infrastrukturnya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Pembangunan SR di Kabupaten Madiun saat ini berlangsung di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, dengan luas lahan sekitar lima hektare. Sekarang masih tahap pengurukan lahan,” ujar Supriadi, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, secara perencanaan pembangunan gedung Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan. Namun, untuk mengejar target operasional tahun ajaran baru, pelaksanaannya dipercepat menjadi sekitar tujuh bulan.

“Targetnya akhir Juli sudah selesai. Dengan begitu, Agustus nanti bisa langsung digunakan untuk tahun ajaran baru,” katanya.

Menurut Supriadi, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang diturunkan hingga ke daerah. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berperan menyiapkan lahan serta memastikan kelengkapan perizinan.

“Untuk perizinan, insyaallah semuanya sudah lengkap,” ujarnya.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Seiring pembangunan fisik, Dinsos Kabupaten Madiun juga mulai berkoordinasi dengan Kemensos untuk melakukan pendataan awal calon siswa. Sekolah Rakyat di Madiun dirancang bersifat integratif, mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, dengan total daya tampung sekitar 1.200 siswa.

“Harapannya, saat tahun ajaran baru dimulai, seluruh sarana dan peserta didik sudah siap,” pungkas Supriadi.

Berdasarkan data proyek, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun masuk dalam paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 dengan nomor kontrak 649/SPK/Gt/19.2/2025. Kontrak pekerjaan berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 19 Agustus 2026, dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 360 hari kalender.

Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp 911,48 miliar yang dialokasikan untuk empat lokasi, yakni Kabupaten Madiun, Ngawi, Nganjuk, dan Pacitan. Proyek ini didanai melalui APBN 2025–2026 dan dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai penyedia jasa, dengan konsultan pengawas PT Midha KSO PT Ciriajasa KSO PT Catur Bina Persada.

Sesuai site plan, Sekolah Rakyat di Nglames akan dibangun sebanyak 25 unit bangunan. Fasilitas yang disiapkan meliputi gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA—masing-masing dua ruang kelas—asrama siswa, lapangan sepak bola, serta sejumlah bangunan pendukung lainnya.

Seluruh bangunan tersebut dikerjakan secara paralel guna mengejar waktu pelaksanaan yang relatif singkat.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini photo_camera 3

    Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan […]

    Bagikan
  • Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional. Pengadaan kendaraan itu dilakukan […]

    Bagikan
  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun menggelar kegiatan Sepedaan Kupluk’an yang diikuti ratusan warga pada Minggu pagi (19/10/2025). Kegiatan dimulai dari Masjid Besar Baitul Hakim Kota Madiun dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama Ketua PCNU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
expand_less