Berita Terkini
Trending Tags

Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Nota Keuangan tersebut dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Diketahui, untuk pendapatan daerah pada P-APBD 2025 diproyeksikan turun sebesar Rp. 33,9 miliar dari jumlah sebelum perubahan sebesar Rp. 1,1 Triliun menjadi sebesar 1,06 triliun atau berkurang sebesar 3,09 persen. Hal itu disebabkan sektor Pendapatan Transfer mengalami penurunan Rp. 45,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 814,7 miliar menjadi Rp. 769,1 miliar atau berkurang sebesar 5,60 persen. Namun disisi lain, sector Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 direncanakan naik sebesar Rp. 11,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 285,5 miliar menjadi sebesar Rp. 297,1 miliar atau bertambah sebesar 4,09 persen.

“Direncanakan Belanja Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2025 mengalami perubahan anggaran semula sebesar 1 triliun 200 miliar 275 juta 72 ribu 209 rupiah, menjadi sebesar 1 triliun 179 miliar 560 juta 397 ribu 886 rupiah 31 sen, sehingga mengalami penurunan sebesar 20 miliar 714 juta 674 ribu 322 rupiah 69 sen atau berkurang sebesar 1,73 persen,” terang Wakil Wali Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi mengungkapkan penurunan tersebut dampak dari efisiensi oleh Pemerintah Pusat. Meski begitu, untuk PAD Kota Madiun diproyeksi meningkat. Meski turun, optimalisasi kinerja terus ditingkatkan.

“Justru dengan efisiensi ini, optimalisasi kinerja terus naik. Efisiensi ini juga digunakan untuk program lain yang lebih prioritas. Insya Allah Kota Madiun sudah menjalankan program prioritas untk peningkatan ekonomi dan pelayanan public,” ujar Maidi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya mengatakan Nota Keuangan P-APBD 2025 ini akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Dirinya menilai P-APBD ini nantinya untuk menyempurnakan fungsi-fungsi yang belum ter-cover dalam APBD murni. Komisi DPRD Kota Madiun akan membahas Rencana dan Kerja Anggaran (RKA) dari Eksekutif.

“Kita nanti telaah ya dalam rapat dengan pendapat untuk membahas RKA. Rasional tidaknya nanti teman-teman dewan yang akan mengambil kesimpulan. Ada pengurangan atau penambahan itu nanti setelah ada pembahasan,” terang Armaya.

Menurutnya, lanjut Armaya, legislatif juga akan mempertanyakan soal Pendapatan Daerah yang turun pada P-APBD 2025. Hal itu butuh pembahasan lebih lanjut agar program kerja pemerintah daerah tidak terganggu.

”Mulai pendapatan pajak, retribusi dan lain sebagainya itu nanti akan kita akan kaji bersama. Tentunya itu akan melewati pembahasan-pembahasan,” pungkasnya.

Fraksi DPRD Kota Madiun akan memberikan pandangan umum terkait rencana perubahan APBD tahun anggaran 2025. Sejumlah sorotan akan disampaikan terhadap Nota Keuangan Wali Kota Madiun tersebut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers capaian kinerja sepanjang 2025 di Gedung Kompol Soenaryo pada Senin (29/12/2025). Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi didampingi Wakapolres dan Pejabat Utama (PJU) mengungkapkan angka criminal tercatat 135 kasus, atau turun dibandingkan tahun 2024 yakni 181 kasus. Sementara, tindak pidana korupsi tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025, jumlah penumpang di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 186.894 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 173.598 penumpang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun memperketat pengawasan distribusi MinyaKita di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan menyusul mencuatnya dugaan penyalahgunaan distribusi minyak goreng bersubsidi tersebut yang menyebabkan harga jual di tingkat konsumen melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. Pengawasan diperketat saat Bulog mendistribusikan MinyaKita ke Pasar Sayur Caruban, […]

    Bagikan
  • Bedah Buku Reset Indonesia di Madiun Dibubarkan, Dandhy Laksono Angkat Bicara

    Bedah Buku Reset Indonesia di Madiun Dibubarkan, Dandhy Laksono Angkat Bicara

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Acara diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, dibubarkan oleh aparat pemerintah kecamatan dan kepolisian, Sabtu malam (20/12/2025). Kegiatan yang sedianya terbuka untuk umum itu dihadiri puluhan peserta. Namun, sebelum diskusi dimulai, aparat meminta panitia menghentikan acara dan membubarkan massa. Sejumlah […]

    Bagikan
  • Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, tengah mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Bayi yang masih sangat rentan itu ditemukan dalam kondisi terluka setelah sempat ditinggal sebentar oleh salah satu anggota keluarganya. Ketika […]

    Bagikan
  • Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi photo_camera 4

    Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan (Saber Pangan) Jawa Timur melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan rangkaian pemantauan di sejumlah wilayah seperti Madiun, Lamongan, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk. Di Magetan, pemeriksaan difokuskan di Pasar […]

    Bagikan
expand_less