Berita Terkini
Trending Tags

Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 522
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang pembangunan infrastrukturnya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Pembangunan SR di Kabupaten Madiun saat ini berlangsung di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, dengan luas lahan sekitar lima hektare. Sekarang masih tahap pengurukan lahan,” ujar Supriadi, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, secara perencanaan pembangunan gedung Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan. Namun, untuk mengejar target operasional tahun ajaran baru, pelaksanaannya dipercepat menjadi sekitar tujuh bulan.

“Targetnya akhir Juli sudah selesai. Dengan begitu, Agustus nanti bisa langsung digunakan untuk tahun ajaran baru,” katanya.

Menurut Supriadi, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang diturunkan hingga ke daerah. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berperan menyiapkan lahan serta memastikan kelengkapan perizinan.

“Untuk perizinan, insyaallah semuanya sudah lengkap,” ujarnya.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Seiring pembangunan fisik, Dinsos Kabupaten Madiun juga mulai berkoordinasi dengan Kemensos untuk melakukan pendataan awal calon siswa. Sekolah Rakyat di Madiun dirancang bersifat integratif, mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, dengan total daya tampung sekitar 1.200 siswa.

“Harapannya, saat tahun ajaran baru dimulai, seluruh sarana dan peserta didik sudah siap,” pungkas Supriadi.

Berdasarkan data proyek, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun masuk dalam paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 dengan nomor kontrak 649/SPK/Gt/19.2/2025. Kontrak pekerjaan berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 19 Agustus 2026, dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 360 hari kalender.

Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp 911,48 miliar yang dialokasikan untuk empat lokasi, yakni Kabupaten Madiun, Ngawi, Nganjuk, dan Pacitan. Proyek ini didanai melalui APBN 2025–2026 dan dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai penyedia jasa, dengan konsultan pengawas PT Midha KSO PT Ciriajasa KSO PT Catur Bina Persada.

Sesuai site plan, Sekolah Rakyat di Nglames akan dibangun sebanyak 25 unit bangunan. Fasilitas yang disiapkan meliputi gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA—masing-masing dua ruang kelas—asrama siswa, lapangan sepak bola, serta sejumlah bangunan pendukung lainnya.

Seluruh bangunan tersebut dikerjakan secara paralel guna mengejar waktu pelaksanaan yang relatif singkat.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun berpacu dengan waktu untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Hingga Selasa (4/8), capaian pendataan baru menyentuh 82,04 persen atau 278.867 responden dari target 339.924 satuan lingkungan setempat (SLS) usaha dan keluarga. Masih ada lebih dari 61 ribu responden yang harus didata sebelum masa sensus berakhir. Kepala […]

    Bagikan
  • PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengadilan Negeri (PN) Magetan mengeksekusi pengosongan paksa terhadap sebuah rumah warga di Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Rabu (8/10/2025). Eksekusi dilakukan lantaran pemilik rumah dinilai tidak kooperatif selama proses mediasi berlangsung dan menolak mengosongkan rumah meski telah kalah dalam proses lelang. Eksekusi dilakukan oleh juru sita PN Magetan dengan pengamanan yang ketat […]

    Bagikan
  • Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Ngawi–Maospati, kilometer 17–18 masuk Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (10/10/2025) dini hari. Insiden itu melibatkan bus Sumber Selamat bernomor polisi W-7568-UP dengan truk Hino Dutro, S-8357-HM. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika menjelaskan bus sumber selamat dikemudikan Rohmat yang membawa […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
  • Kasus Korupsi Pokir Magetan Seret Elite Lintas Partai, Peta Politik DPRD Ikut Tersorot

    Kasus Korupsi Pokir Magetan Seret Elite Lintas Partai, Peta Politik DPRD Ikut Tersorot

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan terbaru kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tidak hanya mengungkap praktik penyimpangan anggaran, tetapi juga membuka sisi lain berupa keterlibatan elite politik lintas partai di tingkat legislatif daerah. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sebelumnya telah menetapkan enam tersangka dalam perkara ini, termasuk tiga anggota DPRD aktif. […]

    Bagikan
  • DPRD Kab Madiun Terima Audiensi Dari PPDI, Bahas 5 Poin Aduan

    DPRD Kab Madiun Terima Audiensi Dari PPDI, Bahas 5 Poin Aduan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Madiun dibawah pimpinan Suntoyo bersama 13 anggotanya melakukan Audensi dan Silaturahmi dengan Komisi A DPRD Kabupaten Madiun serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kabupaten Madiun, Senin siang (06/01/2025). Pertemuan yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten ini, dari pihak PPDI menyampaikan beberapa poin aduan. […]

    Bagikan
expand_less