Berita Terkini
Trending Tags

Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 429
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang pembangunan infrastrukturnya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Pembangunan SR di Kabupaten Madiun saat ini berlangsung di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, dengan luas lahan sekitar lima hektare. Sekarang masih tahap pengurukan lahan,” ujar Supriadi, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, secara perencanaan pembangunan gedung Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan. Namun, untuk mengejar target operasional tahun ajaran baru, pelaksanaannya dipercepat menjadi sekitar tujuh bulan.

“Targetnya akhir Juli sudah selesai. Dengan begitu, Agustus nanti bisa langsung digunakan untuk tahun ajaran baru,” katanya.

Menurut Supriadi, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang diturunkan hingga ke daerah. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berperan menyiapkan lahan serta memastikan kelengkapan perizinan.

“Untuk perizinan, insyaallah semuanya sudah lengkap,” ujarnya.

Image Not Found
Proses pengurukan berlangsung di area lokasi calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Seiring pembangunan fisik, Dinsos Kabupaten Madiun juga mulai berkoordinasi dengan Kemensos untuk melakukan pendataan awal calon siswa. Sekolah Rakyat di Madiun dirancang bersifat integratif, mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, dengan total daya tampung sekitar 1.200 siswa.

“Harapannya, saat tahun ajaran baru dimulai, seluruh sarana dan peserta didik sudah siap,” pungkas Supriadi.

Berdasarkan data proyek, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun masuk dalam paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 dengan nomor kontrak 649/SPK/Gt/19.2/2025. Kontrak pekerjaan berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 19 Agustus 2026, dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 360 hari kalender.

Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp 911,48 miliar yang dialokasikan untuk empat lokasi, yakni Kabupaten Madiun, Ngawi, Nganjuk, dan Pacitan. Proyek ini didanai melalui APBN 2025–2026 dan dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai penyedia jasa, dengan konsultan pengawas PT Midha KSO PT Ciriajasa KSO PT Catur Bina Persada.

Sesuai site plan, Sekolah Rakyat di Nglames akan dibangun sebanyak 25 unit bangunan. Fasilitas yang disiapkan meliputi gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA—masing-masing dua ruang kelas—asrama siswa, lapangan sepak bola, serta sejumlah bangunan pendukung lainnya.

Seluruh bangunan tersebut dikerjakan secara paralel guna mengejar waktu pelaksanaan yang relatif singkat.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Buru Pembuang Bayi di Sawah Sumbergandu

    Polisi Buru Pembuang Bayi di Sawah Sumbergandu

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Misteri penelantaran bayi di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Selasa (15/4/2025) pagi, perlahan mulai terkuak. Satreskrim Polres Madiun kini tengah memburu pelaku yang tega membuang bayi laki-laki tak berdosa tersebut. Begitu mendapat laporan dari warga, polisi langsung bergerak cepat. Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anton mengatakan, […]

    Bagikan
  • Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan melakukan razia di sejumlah blok warga binaan pemasyarakatan pada Kamis (27/03/2025). Razia untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam rutan ini melibatkan jajaran TNI-Polri. Satu per satu blok tahanan dilakukan penyisiran oleh petugas. Razia diawali dengan apel yang dipimpin Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto ini juga […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor (Polres) Madiun meluncurkan program inovatif bertajuk “Koplingmas” atau Kopi Keliling Kamtibmas sebagai upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Program tersebut resmi diluncurkan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara di halaman Mapolres Madiun, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan helm dinas kepada para Bhabinkamtibmas sebagai simbol komitmen […]

    Bagikan
expand_less