Berita Terkini
Trending Tags

Pengusaha Asal Mategal Viral Usai Perbaiki Jalan Desa dengan Dana Pribadi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 363
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
warga gotong royong melakukan perbaikan jalan desa. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi kepedulian seorang pengusaha lokal di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, menjadi sorotan warganet. Hal itu setelah sebuah video pendek memperlihatkan proses perbaikan jalan desa yang rusak bertahun-tahun. Dalam rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu, perekam video memuji sosok pengusaha yang dinilai tetap peduli pada kampung halamannya meski telah sukses di perantauan.

Belakangan diketahui, sosok pengusaha tersebut adalah Agus Dwi Wibowo (39), yang dikenal sebagai Mas Dwi Kasur. Ia melakukan pengecoran jalan desa sepanjang sekitar 230 meter dengan lebar empat meter, menggunakan biaya dari kantong pribadi. Ruas jalan itu merupakan akses vital warga untuk kegiatan pertanian, pendidikan, hingga aktivitas harian.

Saat dikonfirmasi, Mas Dwi menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan karena rasa tanggung jawab moral terhadap lingkungan tempat ia tumbuh. Ia menegaskan kondisi jalan yang rusak sudah sejak lama dikeluhkan warga dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan.

“Saya hanya mencoba memberikan manfaat sesuai kemampuan saya. Jalan ini digunakan banyak orang, jadi kalau diperbaiki insyaallah bisa membantu aktivitas warga,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Ia berharap perbaikan tersebut meningkatkan kenyamanan warga, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan sebelumnya licin dan sulit dilalui.

Ketua RT 12 Desa Mategal, Katimin, membenarkan bahwa kerusakan jalan telah lama menjadi persoalan. Upaya perbaikan dari pemerintah desa sebelumnya memang pernah dilakukan, tetapi belum menyeluruh.

“Sekarang jalannya sudah jauh lebih bagus. Dampaknya besar, terutama untuk akses ke lahan pertanian dan anak-anak sekolah,” jelasnya.

Warga setempat, Anis Kurniawati, juga merasakan dampak positif dari perbaikan itu.

“Dulu jalan ini rusak dan licin. Sekarang lewat sini lebih tenang,” ungkapnya.

Di tengah banyaknya respons publik atas aksi tersebut, Mas Dwi menegaskan langkahnya murni bersifat sosial tanpa motif lain. Ia berharap apa yang ia lakukan dapat menjadi penyemangat bagi warga maupun pihak lain untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun desa.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adik Ipar Presiden Prabowo Dorong SPPG di Ponorogo Miliki Pabrik Tempe, Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Adik Ipar Presiden Prabowo Dorong SPPG di Ponorogo Miliki Pabrik Tempe, Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, Ketua Yayasan Wadah Titian Harapan, Anie Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan adik ipar Presiden RI Prabowo Subianto, mendorong setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengembangkan usaha pengolahan tempe sebagai bagian dari ekosistem program MBG. Gagasan tersebut […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, kembali memicu bencana tanah longsor. Material tanah bergerak dan menimpa bagian belakang bangunan kandang milik Sarengat (65), warga Dusun Dagung, Desa Janggan, RT 07 RW 03. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, talud penahan tanah […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Jaka Suci warga Desa Sirnoboyo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan Jawa Timur dilaporkan dilaporkan hilang sejak Senin (12/05/2025). Korban diketahui mencari ikan di Sungai Sirnoboyo. Namu hingga siang hari, korban tidak kunjung pulang dan hanya ditemukan sandal dan pakaian masih berada di tepi sungai. Kepala Desa Sirnoboyo, Eko Haryono mengatakan warga telah […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Titik Soeharijanti, 68 tahun, yang meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (19/03/2025). Menurut keterangan salah satu warga sekitar, Anton, peristiwa itu bermula ketika seorang tukang pos yang hendak mengirim surat ke rumah Titik tidak mendapat respons […]

    Bagikan
  • Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun hingga awal Juli 2026 mencapai 44,24 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tetap optimistis target penyerapan anggaran bisa mendekati 97 persen hingga akhir tahun meski proyek pembangunan fisik belum mulai dikerjakan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi […]

    Bagikan
expand_less