Pengusaha Asal Mategal Viral Usai Perbaiki Jalan Desa dengan Dana Pribadi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 83
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Aksi kepedulian seorang pengusaha lokal di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, menjadi sorotan warganet. Hal itu setelah sebuah video pendek memperlihatkan proses perbaikan jalan desa yang rusak bertahun-tahun. Dalam rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu, perekam video memuji sosok pengusaha yang dinilai tetap peduli pada kampung halamannya meski telah sukses di perantauan.
Belakangan diketahui, sosok pengusaha tersebut adalah Agus Dwi Wibowo (39), yang dikenal sebagai Mas Dwi Kasur. Ia melakukan pengecoran jalan desa sepanjang sekitar 230 meter dengan lebar empat meter, menggunakan biaya dari kantong pribadi. Ruas jalan itu merupakan akses vital warga untuk kegiatan pertanian, pendidikan, hingga aktivitas harian.
Saat dikonfirmasi, Mas Dwi menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan karena rasa tanggung jawab moral terhadap lingkungan tempat ia tumbuh. Ia menegaskan kondisi jalan yang rusak sudah sejak lama dikeluhkan warga dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan.
“Saya hanya mencoba memberikan manfaat sesuai kemampuan saya. Jalan ini digunakan banyak orang, jadi kalau diperbaiki insyaallah bisa membantu aktivitas warga,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia berharap perbaikan tersebut meningkatkan kenyamanan warga, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan sebelumnya licin dan sulit dilalui.
Ketua RT 12 Desa Mategal, Katimin, membenarkan bahwa kerusakan jalan telah lama menjadi persoalan. Upaya perbaikan dari pemerintah desa sebelumnya memang pernah dilakukan, tetapi belum menyeluruh.
“Sekarang jalannya sudah jauh lebih bagus. Dampaknya besar, terutama untuk akses ke lahan pertanian dan anak-anak sekolah,” jelasnya.
Warga setempat, Anis Kurniawati, juga merasakan dampak positif dari perbaikan itu.
“Dulu jalan ini rusak dan licin. Sekarang lewat sini lebih tenang,” ungkapnya.
Di tengah banyaknya respons publik atas aksi tersebut, Mas Dwi menegaskan langkahnya murni bersifat sosial tanpa motif lain. Ia berharap apa yang ia lakukan dapat menjadi penyemangat bagi warga maupun pihak lain untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun desa.(Kusnanto).



- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris
