Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 426
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam sarasehan yang dihadiri langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto ini pun dalam rangka implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 48 tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia. Turut hadir jajara Forkopimcam Jiwan perguruan silat, tokoh masyarakat, serta organisasi lintas sektor.

Camat Jiwan, Puguh Wijayanto mengungkapkan sarasehan ini guna meningkatkan silaturohmi dan persaudaraan pesilat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Jiwan. Tercatat 4 peguruan pencak silat ada di wilayah Jiwan diantaranya PSHT Pusat Madiun, PSHW Tunas Muda, IKS PI Kera Sakti dan perguruan silat Ki Ageng Pandan Alas.

“Ini meningkatkan peran Kampung Pesilat dalam menjaga kondusifitas wilayah, menjaga warisan budaya dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat konsolidasi antarperguruan. Selain itu, penguatan Kampung Pesilat membutuhkan pijakan hukum yang jelas agar implementasinya berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Dengan Peraturan Bupati (Perbup) ini tentu menjadi dasar penting agar pelestarian pencak silat memiliki legitimasi serta kepastian kebijakan. Juga menjadi dasar agar implementasi di masyarakat punya arah yang jelas. Kita sungguh-sungguh ingin melestarikan pencak silat sebagai budaya sekaligus ikon Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Untuk itu, Bupati meminta agar seluruh perguruan silat membentuk paguyuban di tingkat kecamatan. Paguyuban nantinya dapat menjadi wadah dalam koordinasi, komunikasi, dan penyelesaian persoalan secara musyawarah.

“Harus segera membentuk pengurus paguyuban pencak silat. Supaya nanti kita lebih mudah untuk mengkomunikasikan,” terang Hari Wur.

Bahkan, sektor pendidikan, Pemkab Madiun juga telah menetapkan pencak silat sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kebijakan ini bertujuan mengenalkan pencak silat sejak dini sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

“Kurikulumnya sudak kita tetapkan. Sehingga anak-anak sudah mulai dikenalkan pelajaran tentang ekstrakurikuler pencak silat. Ini juga sebagai salah satu pembinaan karate anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, konsolidasi menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat dan aparat keamanan. Jika suasana sudah guyub dan kondusif, maka agenda pembinaan dan kompetisi dapat digelar lebih intensif.

 “Tidak ada prestasi tanpa kompetisi. Tapi kompetisi hanya bisa berjalan baik kalau kondisinya kondusif. Itu sebabnya paguyuban ini penting,” tegasnya.

Bupati Madiun mendorong agar perguruan silat terlibat aktif sebagai bagian dari pembinaan mental dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui Sarasehan Kampung Pesilat, Pemkab Madiun turut mendorong kerukunan antarperguruan, menjaga warisan budaya, dan menjemput prestasi lewat pencak silat.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bayi laki-laki yang ditemukan warga di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sebelumnya, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Pilangkenceng untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebutkan bahwa saat tiba di rumah sakit, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mewujudkan predikat Kota Zero Sampah terus digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Salah satunya melalui sosialisasi pemanfaatan mesin incinerator atau pembakar sampah kepada masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sebatas menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah.  “Saya tekuni persoalan sampah […]

    Bagikan
  • Tim Verval Tinjau 11 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Wilayah Madiun

    Tim Verval Tinjau 11 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Wilayah Madiun

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) yang dipimpin Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo melaksanakan peninjauan terhadap sejumlah Kopdes Merah Putih di wilayah Madiun, Minggu (18/10/2026).  Peninjauan dilakukan di 11 titik Kopdes Merah Putih yang tersebar di Desa Bukur, Balerejo, Sebayi, Batok, Tawangrejo, Banjarsari Wetan, Joho, Dagangan, Sewulan, Pagotan, dan Geger. Dalam kegiatan […]

    Bagikan
  • Desil Warga Kota Madiun Tiba-Tiba Berubah, Ini Penyebab dan Cara Mengajukan Perubahan Data

    Desil Warga Kota Madiun Tiba-Tiba Berubah, Ini Penyebab dan Cara Mengajukan Perubahan Data

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kota Madiun — Perubahan desil masyarakat di Kota Madiun memicu kebingungan dan keluhan warga, terutama mereka yang merasa posisi desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun kini menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pemutakhiran dan verifikasi data. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Heboh! Bendera Merah Putih Sepanjang 181 Meter Membentang di Jalan Magetan, Ini Maknanya

    Heboh! Bendera Merah Putih Sepanjang 181 Meter Membentang di Jalan Magetan, Ini Maknanya

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus menggema di berbagai daerah. Di Kelurahan Sukowinangun, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, warga secara gotong royong membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 181 meter di atas Jalan Sukowinangun sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan. Bendera raksasa dengan […]

    Bagikan
expand_less