Berita Terkini
Trending Tags

Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 358
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam sarasehan yang dihadiri langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto ini pun dalam rangka implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 48 tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia. Turut hadir jajara Forkopimcam Jiwan perguruan silat, tokoh masyarakat, serta organisasi lintas sektor.

Camat Jiwan, Puguh Wijayanto mengungkapkan sarasehan ini guna meningkatkan silaturohmi dan persaudaraan pesilat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Jiwan. Tercatat 4 peguruan pencak silat ada di wilayah Jiwan diantaranya PSHT Pusat Madiun, PSHW Tunas Muda, IKS PI Kera Sakti dan perguruan silat Ki Ageng Pandan Alas.

“Ini meningkatkan peran Kampung Pesilat dalam menjaga kondusifitas wilayah, menjaga warisan budaya dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat konsolidasi antarperguruan. Selain itu, penguatan Kampung Pesilat membutuhkan pijakan hukum yang jelas agar implementasinya berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Dengan Peraturan Bupati (Perbup) ini tentu menjadi dasar penting agar pelestarian pencak silat memiliki legitimasi serta kepastian kebijakan. Juga menjadi dasar agar implementasi di masyarakat punya arah yang jelas. Kita sungguh-sungguh ingin melestarikan pencak silat sebagai budaya sekaligus ikon Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Untuk itu, Bupati meminta agar seluruh perguruan silat membentuk paguyuban di tingkat kecamatan. Paguyuban nantinya dapat menjadi wadah dalam koordinasi, komunikasi, dan penyelesaian persoalan secara musyawarah.

“Harus segera membentuk pengurus paguyuban pencak silat. Supaya nanti kita lebih mudah untuk mengkomunikasikan,” terang Hari Wur.

Bahkan, sektor pendidikan, Pemkab Madiun juga telah menetapkan pencak silat sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kebijakan ini bertujuan mengenalkan pencak silat sejak dini sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

“Kurikulumnya sudak kita tetapkan. Sehingga anak-anak sudah mulai dikenalkan pelajaran tentang ekstrakurikuler pencak silat. Ini juga sebagai salah satu pembinaan karate anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, konsolidasi menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat dan aparat keamanan. Jika suasana sudah guyub dan kondusif, maka agenda pembinaan dan kompetisi dapat digelar lebih intensif.

 “Tidak ada prestasi tanpa kompetisi. Tapi kompetisi hanya bisa berjalan baik kalau kondisinya kondusif. Itu sebabnya paguyuban ini penting,” tegasnya.

Bupati Madiun mendorong agar perguruan silat terlibat aktif sebagai bagian dari pembinaan mental dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui Sarasehan Kampung Pesilat, Pemkab Madiun turut mendorong kerukunan antarperguruan, menjaga warisan budaya, dan menjemput prestasi lewat pencak silat.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, hari raya Idul Adha hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial. Lebih dari itu, ia pun mengajak, perayaan Idul Adha tahun ini dapat menjadi pendorong bagi seluruh rakyat Indonesia untuk merawat nilai-nilai kepedulian dan […]

    Bagikan
  • R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dikutip dari shterate.or.id, Kangmas R. Moerdjoko H.W selaku Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menerima penghargaan dalam CNN Indonesia Awards 2025 pada Jum’at (31/10/2025). Penghargaan kategori Excellence Culture  Leadership and Community Empowerment diserahkan oleh Titin Rosmasari, Direktur CNN Indonesia. Penghargaan ini atas dedikasi dan kiprahnya dalam mengembangkan SH Terate […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan hidup lebih baik tampaknya akan segera menyapa seorang bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/4/2025) lalu. Sejak kabar penemuan bayi tersebut beredar, antusiasme masyarakat untuk mengadopsi bocah malang itu langsung mengalir. Hingga Rabu (16/4/2025), tercatat sudah ada 45 […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi. Uji tanak dilakukan dengan […]

    Bagikan
expand_less