Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Sajian Aneka Kue dari Ubi Ungu, Kini Diburu Pecinta Kuliner

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 737
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ubi ungu diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kreativitas mengolah bahan pangan lokal membawa berkah bagi Emi Atikah, seorang ibu rumah tangga asal Jalan Parang Ukel, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Berawal dari melimpahnya ubi ungu di lingkungan sekitar dengan harga yang relatif murah, Emi berhasil menyulapnya menjadi aneka kue bernilai jual tinggi dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Ubi ungu yang selama ini identik dengan olahan sederhana seperti direbus atau digoreng, di tangan Emi diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Beragam produk yang dihasilkan antara lain donat, kue lumpur, nona manis, pie ubi, hingga puding berbahan dasar ubi ungu.

Dalam proses produksinya, Emi menggunakan ubi ungu segar yang dibeli langsung dari petani lokal. Ubi tersebut dikupas, dipotong kecil-kecil, kemudian dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan getah. Setelah bersih, ubi dikukus hingga matang sebelum dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bahan lain untuk dijadikan adonan kue.

“Karena ubi ungu di sini sangat melimpah dan harganya lebih murah, akhirnya saya coba kombinasikan menjadi berbagai jenis kue,” ujar Emi Atikah saat ditemui di rumah produksinya.

Image Not Found
Salah seorang pembeli menikmati sajian olahan kue berbahan ubi ungu. Foto : Ega-Sinergia

Setelah adonan diolah dan dimasak, setiap kue diberi beragam topping seperti keju dan variasi lainnya agar tampil lebih menarik sekaligus menambah cita rasa. Meski terbilang belum lama dipasarkan, aneka kue ubi ungu ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pecinta kuliner.

Selain tampilannya yang cantik, kue berbahan dasar ubi ungu juga dinilai lebih sehat. Ubi ungu dikenal kaya serat dan antioksidan, serta dianggap baik untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Salah seorang pembeli, Shella Prasetia, mengaku menyukai olahan kue berbahan ubi ungu tersebut. “Rasanya lebih enak dan alami. Manisnya lebih terasa, santannya juga kerasa. Yang paling saya suka itu nona manis karena gurih dan lumer,” tuturnya.

Tak hanya diminati masyarakat umum, aneka kue ubi ungu produksi Emi juga banyak dipesan oleh sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Kue-kue tersebut kerap disajikan untuk tenaga medis maupun pasien karena dinilai lebih aman dan memiliki nilai gizi yang baik.

“Kami memang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit. Untuk pasien biasanya dipilihkan kue yang variatif, berbahan alami, dan tinggi serat. Ubi ungu nilai nutrisinya cukup tinggi sehingga lebih sehat,” jelas Emi.

Dalam sehari, Emi Atikah mampu memproduksi sedikitnya 1.500 buah aneka kue ubi ungu. Setiap kue dijual dengan harga mulai Rp2.500 hingga Rp3.500 per buah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal mampu memberikan nilai ekonomi tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 1.818 honorer kini resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada awal tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa penyerahan SK tersebut […]

    Bagikan
  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
  • Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Informasi (KI) Jawa Timur melakukan verifikasi faktual atau visitasi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi badan publik tahun 2025 di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/09/2025) tersebut dipusatkan di Gedung Gcio Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, dihadiri jajaran PPID Diskominfo dan awak media. Komisioner KI […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • Sahur Bareng di Pos Exit Tol Madiun, Danrem Tekankan Komitmen TNI-Polri Selama Libur Lebaran

    Sahur Bareng di Pos Exit Tol Madiun, Danrem Tekankan Komitmen TNI-Polri Selama Libur Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto sahur bareng dengan personel TNI-Polri dan petugas lainnya di pos pengamanan exit tol Dumpil, Madiun, Sabtu (29/03/2025). Ia menyebut, hal itu merupakan bentuk kebersamaan di antara mereka. “Kegiatan yang sudah diprakarsai oleh pak Dandim dan pak Kapolres ini sangat bagus, walaupun hanya makan sahur […]

    Bagikan
  • Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial YN, warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, resmi melaporkan suaminya ke Polres Madiun atas dugaan tindak pidana perzinahan.  Laporan tersebut diajukan pada Kamis (15/1/2026) setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan dan mediasi berulang kali gagal. Kuasa hukum pelapor, Ratna Indah Pristiwati, mengatakan laporan ditempuh lantaran kliennya sudah berkali-kali memberi kesempatan […]

    Bagikan
expand_less