Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Menikmati Sajian Aneka Kue dari Ubi Ungu, Kini Diburu Pecinta Kuliner

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 804
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ubi ungu diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kreativitas mengolah bahan pangan lokal membawa berkah bagi Emi Atikah, seorang ibu rumah tangga asal Jalan Parang Ukel, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Berawal dari melimpahnya ubi ungu di lingkungan sekitar dengan harga yang relatif murah, Emi berhasil menyulapnya menjadi aneka kue bernilai jual tinggi dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Ubi ungu yang selama ini identik dengan olahan sederhana seperti direbus atau digoreng, di tangan Emi diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Beragam produk yang dihasilkan antara lain donat, kue lumpur, nona manis, pie ubi, hingga puding berbahan dasar ubi ungu.

Dalam proses produksinya, Emi menggunakan ubi ungu segar yang dibeli langsung dari petani lokal. Ubi tersebut dikupas, dipotong kecil-kecil, kemudian dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan getah. Setelah bersih, ubi dikukus hingga matang sebelum dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bahan lain untuk dijadikan adonan kue.

“Karena ubi ungu di sini sangat melimpah dan harganya lebih murah, akhirnya saya coba kombinasikan menjadi berbagai jenis kue,” ujar Emi Atikah saat ditemui di rumah produksinya.

Image Not Found
Salah seorang pembeli menikmati sajian olahan kue berbahan ubi ungu. Foto : Ega-Sinergia

Setelah adonan diolah dan dimasak, setiap kue diberi beragam topping seperti keju dan variasi lainnya agar tampil lebih menarik sekaligus menambah cita rasa. Meski terbilang belum lama dipasarkan, aneka kue ubi ungu ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pecinta kuliner.

Selain tampilannya yang cantik, kue berbahan dasar ubi ungu juga dinilai lebih sehat. Ubi ungu dikenal kaya serat dan antioksidan, serta dianggap baik untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Salah seorang pembeli, Shella Prasetia, mengaku menyukai olahan kue berbahan ubi ungu tersebut. “Rasanya lebih enak dan alami. Manisnya lebih terasa, santannya juga kerasa. Yang paling saya suka itu nona manis karena gurih dan lumer,” tuturnya.

Tak hanya diminati masyarakat umum, aneka kue ubi ungu produksi Emi juga banyak dipesan oleh sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Kue-kue tersebut kerap disajikan untuk tenaga medis maupun pasien karena dinilai lebih aman dan memiliki nilai gizi yang baik.

“Kami memang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit. Untuk pasien biasanya dipilihkan kue yang variatif, berbahan alami, dan tinggi serat. Ubi ungu nilai nutrisinya cukup tinggi sehingga lebih sehat,” jelas Emi.

Dalam sehari, Emi Atikah mampu memproduksi sedikitnya 1.500 buah aneka kue ubi ungu. Setiap kue dijual dengan harga mulai Rp2.500 hingga Rp3.500 per buah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal mampu memberikan nilai ekonomi tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, kembali berjalan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan perapian taman serta pemangkasan pohon di sisi barat jalan utama tersebut sebagai bagian dari persiapan pelebaran trotoar. Kepala Bidang Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim, Andi Anto, menjelaskan bahwa kegiatan penataan dimulai […]

    Bagikan
  • 20 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Perkara Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo

    20 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Perkara Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sidang kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Agung Riyadi, menyatakan majelis telah menghadirkan 20 saksi untuk memberikan keterangan. “Sejauh ini sudah ada 20 saksi yang kami hadirkan di persidangan. Tahapan pemeriksaan saksi […]

    Bagikan
  • Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam. Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri […]

    Bagikan
  • 1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan 1.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten Magetan justru kembali memperpanjang masa kerja mereka selama satu tahun. Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setelah masa kerja sebelumnya berakhir pada 30 September 2026. Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
  • Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan […]

    Bagikan
  • Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Kota Ngawi, Senin (1/9/2025), tampak lebih ketat dari biasanya. Ratusan aparat gabungan TNI-Polri bersiap berjaga di beberapa titik menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Ngawi. Sejumlah personel terlihat melengkapi diri dengan perlengkapan pengamanan, mulai dari tameng hingga pentungan. Di beberapa ruas jalan menuju lokasi aksi […]

    Bagikan
expand_less