Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kepala Bidang Tata Ruang DPUPR Magetan, Sumarhadi Prasetyo, menyampaikan bahwa sebagian besar lokasi pembangunan KDKMP berada di lahan bengkok desa. Karena itu, DPUPR meminta klarifikasi status lahan dari Dinas Pertanian.

“Per kemarin sudah ada sekitar 50 titik yang masuk, dan jumlahnya masih bertambah. Karena banyak yang berdiri di lahan bengkok, kami perlu memastikan status lahannya ke Dinas Pertanian,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Sumarhadi menegaskan bahwa proses penerbitan izin wajib mengacu pada PP Nomor 28 Tahun 2025 yang mencakup persyaratan KKPR, persetujuan lingkungan, dan PBG-SLF. Namun, pihaknya menghadapi dilema karena pembangunan KDKMP berada di tengah dua kebijakan besar negara. Di satu sisi, pemerintah mendorong PSN swasembada pangan yang membutuhkan perlindungan lahan pertanian produktif seperti LSD, LP2B, dan KP2B. Di sisi lain, sejumlah lokasi KDKMP berdiri di atas kawasan tersebut sehingga berpotensi mengurangi luasan sawah.

“Saat ini masih kami kaji karena aturan pelepasan KP2B, LP2B, dan LSD untuk kepentingan PSN sifatnya masih dinamis. Hasil analisa akan dibawa ke forum penataan ruang kabupaten,” jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, menambahkan bahwa Lahan Baku Sawah (LBS) di Magetan mencapai 26.400 hektare. Sesuai aturan baru Kementerian ATR/BPN, minimal 87 persen dari jumlah tersebut harus dipertahankan sebagai LP2B. Dengan pembangunan KDKMP di 235 desa/kelurahan, opsi revisi RTRW menjadi pembahasan yang tak terhindarkan.

“Kami diminta melakukan revisi RTRW dalam enam bulan. Kesempatan ini akan kami gunakan untuk meninjau kembali lokasi KDKMP dan melihat apakah memungkinkan dikeluarkan dari status LSD agar tidak bertentangan dengan RTRW,” paparnya.

Meski demikian, Muhtar menekankan bahwa seluruh proses perubahan regulasi—baik revisi RTRW maupun kajian status lahan—masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Revisi akan kami sinkronkan dengan kebutuhan pembangunan KDKMP, tetapi kami menunggu aturan yang lebih jelas agar pelaksanaannya tidak menimbulkan keraguan di daerah,” tutupnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Kota Madiun. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa penghuni Aston Liem Kost di Jalan Tunggul Nogo, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, pada Selasa dini hari (14/10/2025). Kejadian itu terekam jelas oleh kamera CCTV. Dalam rekaman, terlihat sepasang pria dan wanita diduga pasangan suami istri datang berboncengan […]

    Bagikan
  • Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bagi masyarakat yang bingung menentukan menu sahur atau berbuka puasa, nasi cokot bisa menjadi pilihan. Makanan yang dijual di Kabupaten Ponorogo ini banyak diburu karena praktis dan harganya terjangkau. Yakni hanya Rp. 5.000 per porsi. Lapak nasi cokot ini berada di depan Pasar Hewan Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Meski […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak hanya diarahkan kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat di internal kepolisian. Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap puluhan anggotanya sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan dini. Kegiatan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melibatkan seluruh unsur personel, mulai anggota hingga pejabat utama. Hasilnya, sebanyak 97 […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

    Pemkab Magetan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (B3) pada Selasa siang (08/07/2025). Kegiatan launching digelar di Balai Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus […]

    Bagikan
  • Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tiba di Bandara Udara Internasional Muscat (MCT) Oman. Mereka pun menuju ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Jemaah pun merasa senang akhirnya bisa berangkat menuju ke Jeddah, Arab Saudi. Seperti yang dirasakan oleh jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Zainal dan istrinya Suwarti yang menceritakan perjuangannya untuk […]

    Bagikan
  • Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Manajemen RS Hermina Madiun akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram (IG) @rsuherminamadiun terkait insiden jatuhnya seorang anak dari lantai atas rumah sakit tersebut. Dalam pernyataan itu, pihak rumah sakit menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan. “RS Hermina Madiun menyampaikan duka cita yang […]

    Bagikan
expand_less