Berita Terkini
Trending Tags

Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 326
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kepala Bidang Tata Ruang DPUPR Magetan, Sumarhadi Prasetyo, menyampaikan bahwa sebagian besar lokasi pembangunan KDKMP berada di lahan bengkok desa. Karena itu, DPUPR meminta klarifikasi status lahan dari Dinas Pertanian.

“Per kemarin sudah ada sekitar 50 titik yang masuk, dan jumlahnya masih bertambah. Karena banyak yang berdiri di lahan bengkok, kami perlu memastikan status lahannya ke Dinas Pertanian,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Sumarhadi menegaskan bahwa proses penerbitan izin wajib mengacu pada PP Nomor 28 Tahun 2025 yang mencakup persyaratan KKPR, persetujuan lingkungan, dan PBG-SLF. Namun, pihaknya menghadapi dilema karena pembangunan KDKMP berada di tengah dua kebijakan besar negara. Di satu sisi, pemerintah mendorong PSN swasembada pangan yang membutuhkan perlindungan lahan pertanian produktif seperti LSD, LP2B, dan KP2B. Di sisi lain, sejumlah lokasi KDKMP berdiri di atas kawasan tersebut sehingga berpotensi mengurangi luasan sawah.

“Saat ini masih kami kaji karena aturan pelepasan KP2B, LP2B, dan LSD untuk kepentingan PSN sifatnya masih dinamis. Hasil analisa akan dibawa ke forum penataan ruang kabupaten,” jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, menambahkan bahwa Lahan Baku Sawah (LBS) di Magetan mencapai 26.400 hektare. Sesuai aturan baru Kementerian ATR/BPN, minimal 87 persen dari jumlah tersebut harus dipertahankan sebagai LP2B. Dengan pembangunan KDKMP di 235 desa/kelurahan, opsi revisi RTRW menjadi pembahasan yang tak terhindarkan.

“Kami diminta melakukan revisi RTRW dalam enam bulan. Kesempatan ini akan kami gunakan untuk meninjau kembali lokasi KDKMP dan melihat apakah memungkinkan dikeluarkan dari status LSD agar tidak bertentangan dengan RTRW,” paparnya.

Meski demikian, Muhtar menekankan bahwa seluruh proses perubahan regulasi—baik revisi RTRW maupun kajian status lahan—masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Revisi akan kami sinkronkan dengan kebutuhan pembangunan KDKMP, tetapi kami menunggu aturan yang lebih jelas agar pelaksanaannya tidak menimbulkan keraguan di daerah,” tutupnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.837
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi Km 566+700 A, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden melibatkan sebuah bus penumpang dan truk yang berhenti di bahu jalan, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 31 penumpang mengalami luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pasangan yang sebelumnya menikah siri atau hanya secara agama akhirnya mendapatkan pengesahan melalui Sidang Isbat Nikah Massal yang digelar di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (25/08/2025) pukul 10.00 WIB. Sebanyak 28 pasangan resmi mengajukan pengesahan pernikahan mereka ke Pengadilan Agama. Dari jumlah itu, terdapat pasangan lanjut usia yang sudah menikah siri […]

    Bagikan
  • Overstay, Imigrasi Ponorogo Deportasi WNA asal Malaysia

    Overstay, Imigrasi Ponorogo Deportasi WNA asal Malaysia

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo mendeportasi seorang warga negara Malaysia berinisial RBH (59). Ia dipulangkan ke negaranya karena terbukti tinggal di Indonesia melebihi izin kunjungan yang berlaku. Plt Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widi Utomo, menjelaskan RBH masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda pada 12 November 2024. Saat […]

    Bagikan
  • Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    Waduh !! Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SMK Negeri 1 Sine Kabupaten Ngawi pada Rabu (01/10/2025). 51 siswa dirujuk ke Puskesmas Sine dan Ngrambe usai menyantap MBG. Gejala yang dialami para siswa mulai dari pusing, mual hingga diare. Dari pantauan di lokasi, pasien harus ditangani di […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
expand_less