Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Tiga SPPG di Magetan Hentikan Layanan Sementara, Distribusi MBG Sejumlah Sekolah Ikut Terdampak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 587
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Asa Binar Jingga, Baron, Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan terpaksa berhenti beroperasi sementara sejak Senin, (2/2/2026), imbas keterlambatan transfer dana dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi gratis (MBG) yang selama ini diterima siswa.

Salah satu sekolah terdampak adalah SDN Baron 2 yang menerima pemberitahuan bahwa layanan MBG dihentikan sementara tanpa batas waktu yang pasti.

“Libur dulu, dari pemberitahuan libur dulu. Sampai kapan belum ditentukan, WA-nya seperti itu. Mulainya hari ini (2/3),” ujar Kepala SDzn Baron 2, Anjar Rohani.

Ia menyebut, sebelumnya program berjalan lancar tanpa kendala. “Alhamdulillah lancar. Tidak ada kendala menunya,” tambahnya.

Selama layanan MBG dihentikan, pihak sekolah kembali menganjurkan siswa membawa bekal dari rumah. Anjar menyebut hal ini tidak menjadi persoalan karena orang tua sudah terbiasa menyiapkan bekal harian.

“Setiap hari anak-anak pulangnya sore, jadi kami sarankan membawa bekal. Kadang dibawa sejak pagi, kadang ibunya mengantar seperti tadi,” jelasnya.

SDN Baron 2 memiliki 66 siswa, ditambah guru yang juga mendapatkan manfaat MBG mulai Januari 2026 lalu. Total penerima MBG di sekolah tersebut sebanyak 78 orang.

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, membenarkan bahwa terdapat tiga SPPG yang berhenti beroperasi. Dari total 42 SPPG di Magetan, tiga di antaranya terhenti akibat masalah transfer pendanaan dari pusat.

“Ada tiga yang off: Baron, Purwodadi, dan Gulun. Kendalanya karena transfer dana yang belum sampai. Itu kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya.

Pemkab Magetan, tegas Welly, tidak bisa melakukan intervensi langsung karena kewenangan penuh terkait pendanaan berada pada pemerintah pusat.

“Daerah hanya memfasilitasi pelaksanaan, termasuk menentukan sekolah sasaran. Untuk pendanaannya, kewenangannya ada di BGN, jadi kita tunggu,” katanya.

Ia menambahkan, meski mitra penyedia SPPG siap menalangi operasional sementara, penyaluran tetap tidak dapat dilanjutkan sebelum ada kepastian dari pusat.

Hingga kini, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Magetan masih menunggu konfirmasi dari BGN terkait waktu normalisasi distribusi dana. Pemerintah daerah berharap kendala administratif ini segera terselesaikan mengingat layanan gizi gratis sangat dibutuhkan siswa.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • Penerimaan Jaspel Berbeda Antar Pegawai, Plt Direktur RSUD Caruban Madiun Membuka Rumusnya

    Penerimaan Jaspel Berbeda Antar Pegawai, Plt Direktur RSUD Caruban Madiun Membuka Rumusnya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Anggaran jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan RSUD Caruban Kabupaten Madiun tahun 2026 mencapai sekitar Rp38 miliar. Namun, dana tersebut tidak dibagikan secara rata kepada seluruh pegawai karena besaran yang diterima masing-masing tenaga kesehatan ditentukan berdasarkan indeks dan pendapatan pelayanan. Plt Direktur RSUD Caruban, dr Selly Fitriani, menjelaskan pembagian Jaspel mengacu pada ketentuan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar rapat paripurna Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut Pemkab Madiun mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pendapatan daerah turun Rp51,83 miliar. Penurunan itu terutama dipicu berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp97,18 miliar. Bupati […]

    Bagikan
  • Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upacara di halaman Balai Kota Madiun pada Selasa (21/4/2026) terasa berbeda. Dipenuhi semangat perempuan-perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil peran penuh sebagai petugas sekaligus peserta upacara. Momentum Hari Kartini ke-147 ini bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang kesetaraan gender yang kini mulai menunjukkan hasil nyata […]

    Bagikan
expand_less