Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Material Bongkaran SDN Tiron Diduga Dijual, Pemkab Madiun Turunkan Tim

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi SDN Tiron Pasca pembongkaran Gedung. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun, — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan akan menurunkan tim ke Desa Tiron, Kecamatan Madiun, untuk menindaklanjuti dugaan penjualan material bongkaran bangunan SD Negeri Tiron 03 yang berstatus aset hibah pemerintah daerah.

Langkah tersebut diambil setelah muncul informasi bahwa material bekas bangunan sekolah dasar itu diduga diperjualbelikan tanpa melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan pengelolaan aset.

Kepala DPMD Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus menelusuri proses pengelolaan aset tersebut.

“Ya, nanti akan kami turunkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi,” kata Supriadi, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan, aset hibah antar pemerintah, khususnya dalam bentuk barang, tetap wajib tercatat secara administratif dan tidak dapat dipindahtangankan secara sepihak.

“Itu hibah antar pemerintah dan bentuknya barang. Kalau hibah barang, harus ada pencatatan. Tidak bisa serta-merta dipindahtangankan,” ujarnya.

Sementara itu, Didik, salah satu pekerja yang terlibat dalam proses pembongkaran, mengaku hanya bertugas mengantar para pekerja yang melakukan pembongkaran bangunan sekolah tersebut.

“Saya hanya mengantar orang-orang yang bongkar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/1/2026).

Ia menyebut pembongkaran dilakukan atas arahan seseorang bernama Kelvin.

“Ada orang lain, Pak. Kelvin namanya,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Tiron, Kristiyan Antarriksa, menyatakan material bongkaran berasal dari aset hibah Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah diserahkan kepada pemerintah desa. Menurutnya, pemanfaatan aset menjadi kewenangan desa setelah hibah dilakukan.

“Aset tersebut memang aset Pemkab, namun sudah dihibahkan ke desa. Pemanfaatannya menjadi kewenangan desa, apakah mau dipertahankan, direnovasi, atau dibongkar,” ujarnya.

Ia juga menyebut rencana pemanfaatan aset telah dibahas dalam musyawarah desa. Jika terdapat penjualan material, hasilnya disebut masuk ke kas desa.

Namun, pernyataan tersebut berbeda dengan penjelasan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun.

Kepala BPKAD Mohamad Hadi Sutikno menegaskan barang hibah milik daerah tidak otomatis dapat diperjualbelikan.

“Hibah itu kalau dijual tidak boleh. Kalau mau dijual, harus ada proses. Kalau di dalam BAST tidak ada klausul boleh dijual, maka otomatis tidak boleh dijual,” katanya.

Menurut Sutikno, barang hibah seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan publik, seperti pembangunan fasilitas desa atau sarana pelayanan masyarakat, bukan untuk diperjualbelikan.

BPKAD menyebut penanganan lanjutan diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Madiun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penentuan sanksi apabila ditemukan pelanggaran.

“Sanksinya bisa ringan, sedang, atau berat, tergantung hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan SD Negeri Tiron 03 terdiri dari tiga gedung dan dua di antaranya telah dibongkar.

Material bongkaran tersebut diduga dijual kepada seseorang bernama Kevin dengan nilai sekitar Rp25 juta.

Pemkab Madiun menegaskan setiap pemanfaatan aset hibah wajib mengikuti aturan yang berlaku. 

Jika terbukti terjadi pelanggaran, konsekuensinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berpotensi berlanjut ke proses hukum.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo pada 20 Februari mendatang, halaman Kantor Bupati Ponorogo dipenuhi ucapan selamat.  Namun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya karangan bunga menjadi pilihan, kali ini masyarakat memberikan ucapan dalam bentuk tanaman hidup. Ratusan tanaman, mulai dari tabebuya hingga berbagai tanaman buah seperti mangga, […]

    Bagikan
  • Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar pembinaan terhadap sejumlah pelajar yang terlibat dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) lalu. Dalam kegiatan yang dihadiri siswa, perwakilan OSIS, orang tua, guru, hingga kepala sekolah tersebut, para pelajar diminta menyampaikan permintaan maaf kepada orang tuanya masing-masing. Walikota Madiun Maidi menegaskan, kegiatan […]

    Bagikan
  • Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim Play Button

    Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peristiwa kebakaran kios di Pasar Srijaya Kota Madiun pada Senin (26/01/2026) malam masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pada Selasa (27/01/2026) tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi kejadian. Sebanyak 4 kios terdampak kebakaran dengan 2 diantaranya hangus terbakar. Kasat Reskrim Polres Madiun […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya […]

    Bagikan
  • Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Sragen – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 547.900 A, tepatnya di wilayah Dukuh Gringging, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, pada Jumat dini hari (06/06/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi oleh Waluyo Jati Sasono (61) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi menabrak truk tronton yang melaju di […]

    Bagikan
expand_less