Berita Terkini
Trending Tags

Material Bongkaran SDN Tiron Diduga Dijual, Pemkab Madiun Turunkan Tim

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi SDN Tiron Pasca pembongkaran Gedung. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun, — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan akan menurunkan tim ke Desa Tiron, Kecamatan Madiun, untuk menindaklanjuti dugaan penjualan material bongkaran bangunan SD Negeri Tiron 03 yang berstatus aset hibah pemerintah daerah.

Langkah tersebut diambil setelah muncul informasi bahwa material bekas bangunan sekolah dasar itu diduga diperjualbelikan tanpa melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan pengelolaan aset.

Kepala DPMD Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus menelusuri proses pengelolaan aset tersebut.

“Ya, nanti akan kami turunkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi,” kata Supriadi, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan, aset hibah antar pemerintah, khususnya dalam bentuk barang, tetap wajib tercatat secara administratif dan tidak dapat dipindahtangankan secara sepihak.

“Itu hibah antar pemerintah dan bentuknya barang. Kalau hibah barang, harus ada pencatatan. Tidak bisa serta-merta dipindahtangankan,” ujarnya.

Sementara itu, Didik, salah satu pekerja yang terlibat dalam proses pembongkaran, mengaku hanya bertugas mengantar para pekerja yang melakukan pembongkaran bangunan sekolah tersebut.

“Saya hanya mengantar orang-orang yang bongkar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/1/2026).

Ia menyebut pembongkaran dilakukan atas arahan seseorang bernama Kelvin.

“Ada orang lain, Pak. Kelvin namanya,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Tiron, Kristiyan Antarriksa, menyatakan material bongkaran berasal dari aset hibah Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah diserahkan kepada pemerintah desa. Menurutnya, pemanfaatan aset menjadi kewenangan desa setelah hibah dilakukan.

“Aset tersebut memang aset Pemkab, namun sudah dihibahkan ke desa. Pemanfaatannya menjadi kewenangan desa, apakah mau dipertahankan, direnovasi, atau dibongkar,” ujarnya.

Ia juga menyebut rencana pemanfaatan aset telah dibahas dalam musyawarah desa. Jika terdapat penjualan material, hasilnya disebut masuk ke kas desa.

Namun, pernyataan tersebut berbeda dengan penjelasan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun.

Kepala BPKAD Mohamad Hadi Sutikno menegaskan barang hibah milik daerah tidak otomatis dapat diperjualbelikan.

“Hibah itu kalau dijual tidak boleh. Kalau mau dijual, harus ada proses. Kalau di dalam BAST tidak ada klausul boleh dijual, maka otomatis tidak boleh dijual,” katanya.

Menurut Sutikno, barang hibah seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan publik, seperti pembangunan fasilitas desa atau sarana pelayanan masyarakat, bukan untuk diperjualbelikan.

BPKAD menyebut penanganan lanjutan diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Madiun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penentuan sanksi apabila ditemukan pelanggaran.

“Sanksinya bisa ringan, sedang, atau berat, tergantung hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan SD Negeri Tiron 03 terdiri dari tiga gedung dan dua di antaranya telah dibongkar.

Material bongkaran tersebut diduga dijual kepada seseorang bernama Kevin dengan nilai sekitar Rp25 juta.

Pemkab Madiun menegaskan setiap pemanfaatan aset hibah wajib mengikuti aturan yang berlaku. 

Jika terbukti terjadi pelanggaran, konsekuensinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berpotensi berlanjut ke proses hukum.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Titik Longsor Landa Wilayah Magetan, Rumah WargaRusak Tertimpa Material Tanah

    Tiga Titik Longsor Landa Wilayah Magetan, Rumah WargaRusak Tertimpa Material Tanah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah atas Kabupaten Magetan pada Kamis (23/10/2025) sore memicu bencana tanah longsor di tiga lokasi berbeda. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan beberapa bangunan warga mengalami kerusakan. Salah satu lokasi terdampak berada di Dukuh Candi, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, warga sejak Jumat (24/10/2025) pagi bergotong […]

    Bagikan
  • Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesempatan Kabupaten Magetan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui skema Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, regulasi yang digagas pada masa pemerintahan Joko Widodo tersebut membuka akses pendanaan hingga ratusan miliar rupiah untuk pengembangan kawasan strategis. Sejauh ini, alokasi anggaran yang tersedia dalam skema tersebut belum sepenuhnya […]

    Bagikan
  • Swadaya Warga Kentangan Perbaiki Lapangan Desa Usai Polemik Lahan Koperasi Merah Putih

    Swadaya Warga Kentangan Perbaiki Lapangan Desa Usai Polemik Lahan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lapangan Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kembali dibenahi warga secara mandiri setelah sempat mengalami kerusakan akibat rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Terpantau pada Senin (22/12/2025), puluhan warga turun tangan meratakan kembali permukaan lapangan tanpa mengandalkan anggaran pemerintah desa. Warga mengerahkan excavator untuk menutup bekas galian pondasi pembangunan yang […]

    Bagikan
  • Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi penipuan kembali mencuat di media sosial. Seorang pria asal Kediri, Jawa Timur, harus berurusan dengan polisi sungguhan setelah nekat menyamar sebagai anggota kepolisian demi melamar seorang janda asal Magetan. Identitas palsunya terbongkar tepat saat prosesi lamaran berlangsung. Pelaku diketahui bernama Doni Setiawan. Ia berkenalan dengan korban, RS warga Kecamatan […]

    Bagikan
  • Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ketegangan sempat memuncak di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, usai dua kru bus nyaris terlibat baku hantam pada Sabtu pagi (19/07/2025). Insiden tersebut terekam dalam video amatir dan tersebar di media sosial, memicu reaksi beragam dari publik. Video berdurasi singkat itu memperlihatkan sejumlah orang berusaha melerai dua kelompok yang terlibat adu […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Tingkatkan Keindahan Makam

    Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Tingkatkan Keindahan Makam

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun kembali mengadakan lomba kebersihan makam yang memasuki tahun kelima pelaksanaannya. Lomba ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan makam di Kota Madiun. Tidak hanya itu, kegiatan ini guna meningkatkan manajemen pengelolaan makam secara lebih modern. Budi Santoso, Juri Perlombaan Makam, mengungkapkan bahwa lomba ini bertujuan agar tidak […]

    Bagikan
expand_less