Berita Terkini
Trending Tags

Program Bahana Bersahaja Diluncurkan, DPRD Madiun Tekankan Akomodasi Aspirasi Generasi Muda

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peluncuran Bhakti Harmoni Bersahaja secara resmi dibuka oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi.
Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meluncurkan program Bhakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Rabu (21/1/2026). Program ini menjadi transformasi dari kegiatan bakti sosial terpadu yang telah berjalan belasan tahun di Kabupaten Madiun.

Peluncuran Bhakti Harmoni Bersahaja secara resmi dibuka oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menilai perubahan konsep dan nama program menjadi Bahana Bersahaja merupakan langkah adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan pelayanan publik perlu dikemas lebih segar dan responsif, khususnya untuk menjangkau generasi muda.

“Program ini sebelumnya dikenal sebagai Bhakti Sosial Terpadu. Sekarang bertransformasi menjadi Bahana Bersahaja, tentu ada banyak penyesuaian agar relevan dengan kondisi dan tantangan saat ini, terutama bagi generasi Z yang kelak menjadi penerus bangsa,” kata Fery usai mengikuti pembukaan kegiatan Rabu (21/1/2026).

Image Not Found
Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono, Foto : Tova-Sinergia

Fery berharap Bahana Bersahaja dapat menjadi sarana pendekatan pelayanan Pemerintah Kabupaten Madiun kepada masyarakat secara langsung. Namun ia mengingatkan agar konsep dan pelaksanaan program benar-benar mengakomodasi kebutuhan generasi muda yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Menurut Fery, perubahan nama Bahana Bersahaja diharapkan mampu menghadirkan pendekatan pelayanan publik yang lebih dinamis dan partisipatif. Ia juga menegaskan dukungan penuh DPRD Kabupaten Madiun terhadap pelaksanaan program tersebut.

Meski demikian, Fery menekankan pentingnya fungsi pengawasan agar Bahana Bersahaja benar-benar memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat kalangan bawah.

“Pesan kami, kegiatan ini tetap melibatkan masyarakat secara masif. Keluhan yang disampaikan langsung kepada Pak Bupati saat turun ke lapangan harus benar-benar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya adaptasi program terhadap perkembangan zaman. Ia menilai Bahana Bersahaja tidak hanya perlu fokus pada persoalan sosial konvensional, tetapi juga harus mampu menyerap aspirasi generasi muda dan menjawab tantangan masa depan.

Sebagai informasi, program Bahana Bersahaja menghadirkan berbagai layanan terpadu dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun. Layanan tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pengembangan UMKM, administrasi kependudukan, ketenagakerjaan, pelayanan perizinan usaha, hingga perpajakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
  • Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polres Magetan menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang digelar serentak di dua titik pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan berlangsung di PG Poerwodadi Glodok, Kecamatan Karangrejo, serta di PT. Admira (Alam Damai Mitra Raya), Kecamatan Sukomoro. Ratusan buruh dari masing-masing perusahaan mengikuti apel […]

    Bagikan
  • Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

    Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengambil langkah tegas terkait kasus yang membelit salah satu anggotanya. HA oknum anggota penegak Perda tersebut diduga terlibat kasus penipuan yang kini ditangani Polres Madiun. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, membenarkan bahwa HA merupakan anggota di instansinya. Namun, ia […]

    Bagikan
  • 26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun — Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan penonaktifan tersebut diimbangi dengan mutasi kepesertaan dari PBI daerah (PBI D) ke PBI […]

    Bagikan
  • Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut. […]

    Bagikan
expand_less