Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasar Baru Magetan tampak kian muram, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri.

Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada bangunan. Dari pantauan lapangan, sejumlah sudut pasar tampak kotor, dinding rusak, hingga fasilitas yang kurang terawat.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menegaskan bahwa sepinya lantai dua bukan disebabkan faktor infrastruktur. Menurutnya, pemerintah daerah sudah melakukan perbaikan besar-besaran hingga tahap keempat pada tahun 2023.

“Sebelum pandemi, memang kios di lantai dua sisi barat sudah banyak yang kosong. Setelah rehabilitasi terakhir, akses jalan, tangga, hingga zonasi sudah kita tata ulang dan lebih bersih. Namun kenyataannya, hanya sekitar 30 persen pedagang yang kembali beroperasi, sisanya masih kosong,” jelas Kiki.

Ia mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa pedagang enggan kembali. Pertama, kondisi ekonomi yang lesu membuat mereka kesulitan bangkit. Kedua, sebagian pedagang pakaian dan konveksi sudah kalah bersaing dengan penjualan online. Ketiga, banyak kios yang sudah tidak aktif bahkan sejak sebelum pandemi, sehingga butuh biaya besar jika ingin kembali buka.

“Kita sudah beri teguran soal tunggakan dan tawarkan opsi alih fungsi dagangan, tapi responsnya masih rendah. Jadi masalahnya bukan di pasar atau infrastrukturnya, melainkan pada kemampuan pedagang untuk memulai usaha lagi,” tambahnya.

Meski begitu, Disperindag berharap lantai dua Pasar Baru Magetan tetap bisa bergeliat kembali. Fasilitas yang sudah lebih representatif diharapkan dapat menarik pedagang maupun pembeli agar tidak terus terjebak dalam sepi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan dipindahkan dari Jalan Kaswari. Bangunan lama yang berada di tengah kawasan padat penduduk dianggap tidak lagi memenuhi standar kebersihan maupun estetika. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan lahan baru di area belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Tradisi Farewell Parade Warnai Sertijab Kapolres Madiun Kota 

    Tradisi Farewell Parade Warnai Sertijab Kapolres Madiun Kota 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tradisi Farewell Parade digelar di halaman Mapolres Madiun Kota pada Selasa pagi (22/4/2025), menandai serah terima jabatan Kapolres Madiun Kota dari AKBP Agus Dwi Suryanto kepada AKBP Wiwin Junianto Supriyadi. Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan suguhan atraksi pencak silat serta penampilan drumband dari personel Polres Madiun Kota. AKBP Agus […]

    Bagikan
  • Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi berhasil membongkar praktik kelam perdagangan orang di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sindikat jual beli bayi berkedok adopsi legal itu menyerat empat orang sebagai tersangka. Hal itu diungkapkan Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dalam konferensi pers pada Jumat (30/5/2025). Kasus ini bermula dari laporan seorang perangkat […]

    Bagikan
  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun di Ngawi Tewas Usai Terserat Arus DAM Teguhan

    Remaja 14 Tahun di Ngawi Tewas Usai Terserat Arus DAM Teguhan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib naas dialami Rifky Nur saat bermain dan mandi di DAM sungai Andong Desa Kecamatan Paron Ngawi bersama 2 rekannya Asyraf Khairul Azam (13), dan Dimas Subuh Pamungkas (11) pada Senin (12/05/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba arus semakin deres menyeret ketiga 3 remaja itu. 2 rekannya selamat namun tidak dengan […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
expand_less