Berita Terkini
Trending Tags

Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 337
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon robih akibat diterjang Angin kencang. Foto : Tim sinergia

Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem.

BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 17 kejadian. Disusul Kecamatan Ngariboyo (10 kejadian), Plaosan (7 kejadian), serta kecamatan lain seperti Karangrejo (1 kejadian), Lembeyan (1 kejadian), Panekan (3 kejadian), Sidorejo (2 kejadian), dan Kawedanan, Poncol, serta Karas masing-masing 3 kejadian.

Meski frekuensi bencana cukup tinggi, BPBD Magetan memastikan belum menerima laporan adanya banjir luapan maupun kebakaran selama periode tersebut.

Dampak bencana tidak hanya menimbulkan gangguan aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan korban luka serta kerusakan fasilitas.

BPBD mencatat 6 warga mengalami luka-luka, salah satunya setelah tertimpa pohon tumbang. Pada sektor infrastruktur, terdapat 13 rumah rusak, empat titik jalan mengalami kerusakan, serta sembilan unit sepeda motor dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon.

Kalaksa BPBD Magetan, Eka Radityo, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem masih menjadi faktor dominan.

“Sebagian besar insiden terjadi karena hujan deras yang memicu pohon tumbang hingga menyebabkan kerusakan ringan dan sedang pada rumah warga,” jelasnya, Jumat (6/2/2026).

Dokumen peringatan dini cuaca dari BMKG Juanda menunjukkan bahwa Magetan masih berada dalam status waspada pada periode 5–7 Februari 2026. Dalam rentang tersebut, wilayah Magetan berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat secara berkelanjutan.

Mengenai situasi tersebut, Eka Radityo menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca.

“Ada enam orang yang terluka akibat dampak cuaca ekstrem. Kondisi ini menjadi perhatian kami karena kejadian paling banyak dipicu hujan lebat dan pohon tumbang,” ujar Eka.

BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah serta saat melintasi kawasan rawan bencana seperti lereng rawan longsor dan area dengan banyak pohon besar.

“Kami mengimbau warga untuk memangkas pohon yang berisiko tumbang dan segera melapor ke BPBD apabila terjadi situasi darurat,” pungkasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 serta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 Ke di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (20/03/2025). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DPRD Kota Madiun, OPD hingga […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo menggelar pengecekan ratusan senjata api (senpi) yang digunakan oleh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo pada Kamis (30/01/2025) dan diikuti oleh seluruh personel yang memiliki izin penggunaan senpi. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin, menegaskan pengecekan ini merupakan agenda rutin yang […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang diawali dengan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun, Senin malam (24/11/2025). Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Madiun secara resmi menyetujui dua Raperda, yakni Raperda tentang Perusahaan Perseroan […]

    Bagikan
  • Rumah Tak Layak Huni Dibedah, Suwito Akhirnya Bisa Tinggal Nyaman

    Rumah Tak Layak Huni Dibedah, Suwito Akhirnya Bisa Tinggal Nyaman

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegiatan Bakti Sosial Teritorial Prima kembali digelar di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Rabu (10/09/2025). Kali ini, jajaran Kodim 0804/Magetan bersama Koramil Sukomoro, Polsek Sukomoro, Pemkab Magetan, serta warga setempat bahu-membahu memperbaiki rumah milik Suwito (55), warga RT 01/RW 02 Desa Sukomoro. Rumah Suwito yang sudah lama tidak layak huni kini menjadi […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi […]

    Bagikan
expand_less