Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga memadati pasar sembako murah, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional.

Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur ayam ras membuat warga berbondong-bondong memanfaatkan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM).

“Antrenya padat, desak-desakan, tapi Alhamdulillah tadi dapat sepaket, ada dua liter minyak, gula, dan telur,” kata Rusmini, salah satu warga yang turut mengantre di lokasi.

Harga sembako di pasar murah tersebut dipatok lebih rendah dari harga pasar. Beras dijual Rp11.800 per kilogram dijual per paket 5 kilograman senilai Rp59.000 dibandingkan dengan harga dipasaran mencapai Rp13.500 perkilogramnya, telur ayam ras Rp22.500 dari harga pasar Rp27.000, dan gula pasir Rp13.250 dari harga pasar Rp17.000. Sementara minyak goreng premium dijual Rp16.000 per liter, lebih murah Rp4.000 dari harga pasar.

Warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pembelian. Beberapa di antara mereka bahkan membeli lebih dari satu paket untuk keperluan rumah tangga atau usaha kecil.

“Saya selalu datang kalau ada pasar murah. Harganya lumayan selisih. Ini buat dipakai sendiri, karena saya juga jualan makanan di rumah,” ujar Dwi Sawetri, warga lainnya.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop-UM Kabupaten Madiun, Hendah Dwi Wijayani, pasar murah tersebut menyediakan lima komoditas pokok, yakni beras, telur ayam ras, gula pasir, bawang putih, dan minyak goreng.

“Kami menyediakan sekitar satu ton beras, seribu liter minyak goreng, satu ton gula pasir, 300 kilogram telur, dan 1 kuintal bawang putih. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Koperasi Nasional dan membantu meringankan beban masyarakat,” jelas Hendah.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional Madiun, harga beras kini berkisar antara Rp13.500 hingga Rp15.000 per kilogram tergantung jenisnya, sementara harga telur ayam ras bertahan di kisaran Rp27.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini disinyalir akibat fluktuasi pasokan dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang musim panen berikutnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pawai Agustusan di Kota Madiun Dongkrak Permintaan Kostum Karnaval

    Pawai Agustusan di Kota Madiun Dongkrak Permintaan Kostum Karnaval

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Agustus membawa berkah bagi pelaku usaha persewaan kostum karnaval di Kota Madiun. Peningkatan permintaan terjadi seiring maraknya kegiatan karnaval dan pawai peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kostum bertema busana adat nusantara menjadi yang paling diminati. Salah satu penyedia jasa yang merasakan lonjakan tersebut adalah Yuniar Salon, yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta Seleksi PPPK Meninggal Sehari Sebelum Hari Ujian

    Seorang Peserta Seleksi PPPK Meninggal Sehari Sebelum Hari Ujian

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 di Kabupaten Madiun dilaporkan meninggal dunia sehari sebelum pelaksanaan ujian kompetensi dimulai. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan bahwa total peserta yang terdaftar mengikuti seleksi tahap dua ini mencapai 1.067 orang, dengan […]

    Bagikan
  • Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapatkan alokasi 3.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Supriyanto, mengatakan vaksin ini diprioritaskan untuk ternak sehat di zona hijau, seperti Kecamatan Sooko, Ngebel, Balong, Sukorejo, Pulung, dan Slahung. “Intinya, ternak […]

    Bagikan
  • Magetan Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2025, Wakil Bupati: Bukti Kerja Kolektif

    Magetan Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2025, Wakil Bupati: Bukti Kerja Kolektif

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menorehkan prestasi di tingkat nasional. Magetan resmi meraih Penghargaan Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional sektor Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 di Jakarta, Senin (01/12/2025). Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri kepada Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, yang hadir mewakili daerah. “Penghargaan ini adalah hasil […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 yang berlokasi di Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Rabu (05/11/2025). Dapur umum tersebut menjadi pusat penyediaan makanan bergizi (MBG) bagi ribuan siswa di 16 sekolah sekitar, dengan kapasitas produksi mencapai 2.991 porsi setiap harinya. Wali Kota […]

    Bagikan
  • Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian […]

    Bagikan
expand_less