Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga memadati pasar sembako murah, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional.

Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur ayam ras membuat warga berbondong-bondong memanfaatkan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM).

“Antrenya padat, desak-desakan, tapi Alhamdulillah tadi dapat sepaket, ada dua liter minyak, gula, dan telur,” kata Rusmini, salah satu warga yang turut mengantre di lokasi.

Harga sembako di pasar murah tersebut dipatok lebih rendah dari harga pasar. Beras dijual Rp11.800 per kilogram dijual per paket 5 kilograman senilai Rp59.000 dibandingkan dengan harga dipasaran mencapai Rp13.500 perkilogramnya, telur ayam ras Rp22.500 dari harga pasar Rp27.000, dan gula pasir Rp13.250 dari harga pasar Rp17.000. Sementara minyak goreng premium dijual Rp16.000 per liter, lebih murah Rp4.000 dari harga pasar.

Warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pembelian. Beberapa di antara mereka bahkan membeli lebih dari satu paket untuk keperluan rumah tangga atau usaha kecil.

“Saya selalu datang kalau ada pasar murah. Harganya lumayan selisih. Ini buat dipakai sendiri, karena saya juga jualan makanan di rumah,” ujar Dwi Sawetri, warga lainnya.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop-UM Kabupaten Madiun, Hendah Dwi Wijayani, pasar murah tersebut menyediakan lima komoditas pokok, yakni beras, telur ayam ras, gula pasir, bawang putih, dan minyak goreng.

“Kami menyediakan sekitar satu ton beras, seribu liter minyak goreng, satu ton gula pasir, 300 kilogram telur, dan 1 kuintal bawang putih. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Koperasi Nasional dan membantu meringankan beban masyarakat,” jelas Hendah.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional Madiun, harga beras kini berkisar antara Rp13.500 hingga Rp15.000 per kilogram tergantung jenisnya, sementara harga telur ayam ras bertahan di kisaran Rp27.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini disinyalir akibat fluktuasi pasokan dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang musim panen berikutnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
  • KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – KPU Kabupaten Magetan kini berpacu dengan waktu untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasalnya, KPU hanya punya waktu sampai tanggal 26 Maret, semenjak amar putusan Pemungutan Suara Ulang yang dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Senin (24/2/2025). “Sejak putusan MK, Kami punya waktu hingga 30 hari. Sekarang ini Tengah mempersiapkan kebutuhan untuk […]

    Bagikan
  • THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran bagi ASN/PNS di Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum cair. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun masih menunggu Peraturan Wali Kota Madiun (Perwal) tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas. Pasalnya, saat ini Wali Kota Madiun, Maidi tengah menjalankan […]

    Bagikan
  • Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dipadukan dengan momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (09/12/2025). Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat inklusivitas dan kebersamaan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Harga Tomat di Ponorogo Meroket, Tembus Rp28 Ribu per Kilogram

    Harga Tomat di Ponorogo Meroket, Tembus Rp28 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga tomat di Pasar Legi Ponorogo mengalami lonjakan tajam sejak empat hari terakhir. Pada Selasa (23/06/2025) pagi, harga tomat tercatat mencapai Rp28.000 per kilogram, naik drastis dari harga sebelumnya yang hanya Rp5.000 per kilogram. Kenaikan harga ini dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari cuaca yang kurang bersahabat, menipisnya pasokan di […]

    Bagikan
  • Diana Sasa Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Magetan 2025–2030, Ini Targetnya

    Diana Sasa Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Magetan 2025–2030, Ini Targetnya

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi terbentuk. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) serentak se-Jawa Timur yang digelar pada 20–21 Desember 2025, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menetapkan Diana Amalia Verawati Ningsih, atau dikenal Diana Sasa, sebagai Ketua DPC periode 2025–2030. Sementara itu, posisi Sekretaris DPC dipercayakan […]

    Bagikan
expand_less