Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang ruas jalan dari Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang ruas jalan dari Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, hingga Paseban Alun-Alun Ponorogo untuk mengikuti prosesi kirab pusaka dan tradisi Buceng Porak, Kamis (26/06/2025).

Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Grebeg Suro 2025 yang digelar untuk menyambut datangnya 1 Muharam atau Tahun Baru Islam. Warga dari berbagai penjuru Ponorogo bahkan luar daerah mulai memadati area sejak siang hari, tepatnya pukul 12.00 WIB, dan tetap bertahan hingga sore sekitar pukul 17.40 WIB.

Kirab budaya dan kirab pusaka tersebut menandai sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari Kota Lama di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, menuju pusat kota yang sekarang berada di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.

Adapun pusaka yang dikirab dalam prosesi sakral ini di antaranya Tombak Kyai Tunggul Naga, Angkin Cinde Puspita, Payung Kyai Tunggul Wulung, Keris Ki Pamong Angon Geni, dan Tombak Kyai Bromo Geni. Dari lima pusaka tersebut, tiga di antaranya, Tombak Kyai Tunggul Naga, Angkin Cinde Puspita, dan Payung Kyai Tunggul Wulung dijamas atau dicuci secara ritual sebagai simbol penyucian dan penghormatan.

Warga percaya, mengikuti rangkaian kirab hingga berebut buceng atau gunungan berisi hasil bumi dapat membawa keberkahan dan menolak bala. Momen inilah yang membuat mereka rela berdesak-desakan untuk mendapatkan bagian dari gunungan hasil bumi maupun jajanan yang dibagikan langsung oleh unsur Forkopimda usai kirab pusaka mencapai garis akhir di Alun-Alun Ponorogo.

“Dapat wortel sama terong ini, rencananya mau dimasak aja di rumah buat makan keluarga. Hampir setiap tahun kalau ada waktu senggang ya diusahakan datang, kata mbah saya membawa berkah,” ujar Surahman Wijaya, warga Kecamatan Ponorogo yang rutin mengikuti prosesi tersebut setiap tahunnya.

Senada dengan Surahman, Riyanto, warga lainnya, juga merasa beruntung karena mendapatkan bagian dari gunungan.

“Buceng ini bukan sekadar makanan, tapi simbol berkah. Saya tiap tahun datang untuk ikut rebutan. Alhamdulillah tahun ini dapat jeruk dan sayur-sayuran segar,” ungkapnya.

Selain kirab dan rebutan hasil bumi, kirab pusaka tahun ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari daerah tetangga, seperti Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Bupati Madiun Hary Wuryanto, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, dan Wali Kota Magelang Damar Prasetyo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi antusiasme warga dan tamu undangan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara Grebeg Suro. Ia menyebut tradisi ini tidak hanya sebagai perayaan spiritual, tetapi juga penguat jati diri masyarakat Ponorogo.

“Semoga dengan terus dilestarikannya prosesi ini dapat membawa Kabupaten Ponorogo semakin hebat,” tegas Sugiri.

Hingga matahari tenggelam, suasana Alun-Alun Ponorogo masih semarak. Banyak warga pulang dengan wajah berseri sambil membawa aneka hasil bumi dari gunungan yang diyakini penuh berkah.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Kapolres Magetan […]

    Bagikan
  • Puluhan Tahun Menjaga Larung Sesaji, Amanah Keluarga Pelarung Telaga Ngebel Terus Berlanjut

    Puluhan Tahun Menjaga Larung Sesaji, Amanah Keluarga Pelarung Telaga Ngebel Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kemeriahan Larung Sesaji Telaga Ngebel yang setiap tahun menjadi magnet wisata dalam rangka Grebeg Suro menyimpan kisah pengabdian panjang dari sebuah keluarga yang selama puluhan tahun setia menjaga tradisi tersebut. Di balik prosesi pelarungan buceng atau sesaji ke tengah Telaga Ngebel, terdapat sosok Sakun (69), warga Kecamatan Ngebel, yang sejak tahun […]

    Bagikan
  • LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Selama 3 minggu di tahun 2025, Kodam V/Brawijaya berhasil mencatatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jawa Timur seluas 217.711 hektare. Dari angka itu, jajaran Korem 081/DSJ menyumbangkan sekitar 30 persen atay 63.491 hektare.  Pasi Wanwil Korem 081/DSJ Mayor Inf Suwandi mengungkapkan target LTT di bulan Januari 2025 seluas 70.320 Hektare. […]

    Bagikan
  • Siswa SMK di Ponorogo Minta Bantuan Damkar Lepaskan Borgol yang Terkunci di Tangan

    Siswa SMK di Ponorogo Minta Bantuan Damkar Lepaskan Borgol yang Terkunci di Tangan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Ponorogo membantu seorang siswa SMK yang tidak dapat melepaskan borgol yang terkunci di pergelangan tangannya usai digunakan untuk bermain. Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan siswa bernama Ilham Maulana itu datang ke Markas Damkar pada Kamis (16/7/2026) dengan […]

    Bagikan
expand_less