Berita Terkini
Trending Tags

33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan.

Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang mendesak, kebijakan ini menyisakan pertanyaan soal kesiapan negara melindungi kelompok paling rentan.

Sebagian warga mengaku baru mengetahui kepesertaan PBI BPJS mereka dicabut saat hendak berobat. Kondisi ini memicu kepanikan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan rutin dan berbiaya tinggi.

Salah satunya dialami Thya Aji Andarini (29), warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Ia kaget bukan main ketika mengurus kemoterapi ibunya di RSUP Dr. Moewardi Solo.

“Kaget sekali, tiba-tiba BPJS tidak aktif saat mau mengurus kemoterapi ibu saya. Tidak ada pemberitahuan sama sekali sebelumnya,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo, sebanyak 33.730 warga tercatat mengalami penonaktifan kepesertaan PBI BPJS Kesehatan. Sementara data kumulatif menyebutkan total warga berstatus PBI nonaktif mencapai 33.760 orang.

Plt Kepala Dinsos PPPA Ponorogo, Masun, membenarkan adanya penonaktifan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu merupakan tindak lanjut surat dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Memang ada surat dari Kemensos terkait penonaktifan kepesertaan PBI nasional. PBI itu iurannya ditanggung APBN melalui Kemensos. Di Ponorogo per tanggal 21 Januari 2026, ada 33.730 peserta yang dinonaktifkan,” ungkap Masun, Sabtu (5/2/2026).

Masun menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2025, yang menetapkan penerima bantuan iuran PBI nasional hanya bagi masyarakat pada desil 1 sampai 5 dalam basis data kesejahteraan sosial.

“Karena tidak lagi masuk kriteria tersebut, maka 33.730 peserta harus didrop sementara,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah membuka peluang reaktivasi kepesertaan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang tengah menjalani pengobatan penyakit kronis. Reaktivasi ini merujuk pada Surat Menteri Sosial Nomor S-645/MS/DI.01/7/2025 tertanggal 28 Juli 2025.

“Kalau memang harus reaktivasi, itu sudah diatur dalam surat menteri tersebut,” tegas Masun, yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo.

Prosedur reaktivasi, lanjut Masun, dimulai dari pengajuan permohonan melalui operator desa atau kelurahan. Surat tersebut kemudian dibawa ke Dinsos PPPA, disertai keterangan dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menyatakan pemohon sedang menderita penyakit kronis.

“Silakan datang ke Dinsos membawa permohonan reaktivasi dari desa dan surat keterangan dari rumah sakit. Kami bantu prosesnya. Namun tetap perlu digarisbawahi, keputusan akhir ada di Kemensos,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Janda di Ponorogo Roboh Saat Cuaca Cerah, Warga Soroti Aktivitas Tambang Berjarak 30 Meter

    Rumah Janda di Ponorogo Roboh Saat Cuaca Cerah, Warga Soroti Aktivitas Tambang Berjarak 30 Meter

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah milik Kademi, seorang janda warga Dusun Bakalan, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, roboh secara tiba-tiba saat cuaca cerah tanpa disertai angin maupun hujan, minggu (2/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah bangunan ambruk. Kademi mengatakan, sebelum rumah roboh ia […]

    Bagikan
  • PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinegia | Kota Madiun – PT KAI Daop 7 Madiun mulai melaksanakan posko Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dipimpin oleh Suharjono Kepala PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun di Kantor PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (23/12/2025). Posko […]

    Bagikan
  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serangan hama tikus dan wereng coklat masih menjadi ancaman utama bagi pertanaman padi di Kabupaten Magetan pada musim tanam tahun ini. Meski luas serangan relatif terkendali dibandingkan total luas tanam padi yang mencapai 62.767 hektare, petani diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) […]

    Bagikan
  • Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Minyakita yang telah beredar kini menjadi sorotan masyarakat. Bahkan viral takaran minyakita dengan kemasan 1 liter setelah dituangkan ke alat ukur volumenya tidak sampai 1 liter. Menyikapi hal itu, Satgas Pangan Polres Magetan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran minyak goreng Minyakita di sejumlah […]

    Bagikan
  • Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah personil BPBD Kota Madiun bersama PLN UP3 Madiun ramai-ramai mendatangi Embung Pilangbango Kota Madiun pada Selasa (04/02/2025). Dengan cepat dan tanggap, mereka melakukan evakuasi kebencanaan. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dapat dilaksanakan dengan aman. Ya, itu tadi merupakan kegiatan simulasi tanggap darurat banjir di Embung Pilangbango. Kegiatan ini […]

    Bagikan
expand_less