Berita Terkini
Trending Tags

Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 678
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional.

Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi dan domba. Metode pewarnaan ramah lingkungan ini memanfaatkan jejak alami dari daun, bunga, maupun batang tanaman melalui proses penguapan, sehingga menghasilkan motif yang unik, eksklusif, serta berbeda di setiap produk.

Salah satu pelaku usaha yang konsisten mengembangkan teknik tersebut adalah Tarni, pemilik galeri Tarnie’s Leather di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan Kota. Dari rumah produksinya, berbagai produk kulit ecoprint dihasilkan, mulai dari dompet, tas, jaket, topi, sepatu, hingga sandal.

Meski sebagian proses dikerjakan mandiri, Tarni juga menggandeng pengrajin lokal lainnya di Magetan, baik pembuat dompet kulit maupun pengolah kulit mentah menjadi bahan ecoprint. Kolaborasi ini sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi perajin setempat.

Minat masyarakat terhadap produk tersebut kian meningkat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satu pengunjung, Shasta Ariani, mengaku terpikat setelah melihat langsung koleksi yang dipajang di galeri.

“Saya pilih sling bag HP dua ruang karena simpel. Rencananya dipakai sendiri, tapi nanti mau cari lagi buat hadiah ibu atau adik. Cocok juga buat persiapan Lebaran,” ujarnya.

Menurut Shasta, harga produk terbilang terjangkau dengan variasi model yang luas.

“Harganya variatif dan masih ramah di kantong. Modelnya selalu update, dipakai remaja sampai orang tua juga cocok. Jahitannya rapi dan kualitasnya bagus,” tambahnya.

Ia juga menyebut motif ecoprint menjadi alasan utama memilih produk tersebut.

“Setiap motif itu beda, limited edition. Saya suka yang unik-unik, makanya pilih ecoprint,” katanya.

Image Not Found
Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global. Foto : Kusnanto-Sinergia

Tarni menuturkan, usaha ini bermula dari eksperimennya menerapkan ecoprint pada kulit pada awal 2022. Awalnya, penjualan hanya dilakukan secara daring melalui media sosial.

“Dulu cuma jual online lewat Instagram dan Facebook. Lama-lama pembeli yang lewat Magetan atau Sarangan mampir, akhirnya saya buka galeri,” jelasnya.

Kini, hampir seluruh produknya tersedia dalam stok siap jual, mulai dari dompet hingga tas ransel dan jaket kulit. Harga produk pun bervariasi.

“Dompet mulai sekitar Rp150 ribu sampai Rp350 ribu. Tas dari Rp250 ribu, yang besar untuk laptop 14 inci masih di bawah Rp1 juta,” ungkap Tarni.

Sekitar 98 persen penjualan masih dilakukan secara online dengan jaringan reseller ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, dan Yogyakarta. Bahkan, produknya telah merambah pasar luar negeri.

“Sudah kirim ke Malaysia, Hong Kong, Turki, New York, Prancis, sampai Swiss,” ujarnya.

Dari aktivitas tersebut, omzet bulanannya cukup signifikan. “Rata-rata di atas Rp35 juta per bulan. Kalau pesanan besar bisa sampai Rp60 juta, apalagi menjelang Ramadan dan Lebaran,” tambahnya.

Selain menonjolkan keindahan motif alami, Tarni terus berinovasi dengan mengombinasikan kulit ecoprint dengan anyaman rotan dan kain tenun.

“Ini supaya mengangkat nilai heritage Indonesia. Orang luar negeri suka motif alam dan produk handmade yang menunjukkan identitas budaya,” katanya.

Ke depan, ia juga berencana membuka cabang galeri baru di Jawa Tengah, tepatnya di kawasan Jalan Raya Semarang–Purwodadi, guna memperluas jangkauan pasar.

“Insya Allah bulan ini buka, perizinan sudah siap. Jadi masyarakat di Jawa Tengah bisa lebih mudah datang langsung,” pungkasnya.

Dengan kreativitas, kolaborasi, serta sentuhan kearifan lokal, kerajinan kulit ecoprint asal Magetan kini tak lagi sekadar produk daerah, tetapi telah menjelma menjadi komoditas kreatif yang mampu bersaing di panggung global.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
  • Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Iklim investasi di Kabupaten Ponorogo menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Selama tahun 2024, capaian investasi melampaui target dengan nilai mencapai Rp 360 miliar. Jumlah ini naik 184 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar Rp 195 miliar. “Mulai banyak investor yang menanamkan modal di Ponorogo pada 2024. Tentu ini merupakan capaian […]

    Bagikan
  • Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    Aksi Sosial Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Citra Diri 

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Sebagai bentuk kepedulian TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat, Korem 081/DSJ renovasi Panti Asuhan Citra Diri yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Tak tanggung-tanggung, renovasi yang dilakukan inipun secara menyeluruh. Mulai dari memperbaiki atap dengan mengganti kayu-kayu dan gentengnya, mengganti kusen pintu […]

    Bagikan
  • Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Kali ini, rumah seorang warga di Perumahan Jatiwangi Regency menjadi sasaran. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang milik penghuni rumah, Agung Tri Winarto. Barang yang diamankan antara lain kaos bertema Pilkada 2024 serta satu unit telepon seluler. “Yang […]

    Bagikan
  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar secara khidmat di Alun-Alun Magetan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Magetan, TNI, Pemerintah Kabupaten Magetan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam upacara tersebut, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Nestapa melanda petani di Kabupaten Magetan. Musim tanam kedua tahun ini bukan membawa panen, melainkan duka mendalam. Ribuan hektare sawah di sejumlah kecamatan gagal panen akibat serangan hama potong leher yang tak terbendung. Seperti di Desa Pragak, Kecamatan Parang, derita itu nyata. Tanaman padi yang semula tumbuh subur mendadak layu dan kosong […]

    Bagikan
expand_less