Berita Terkini
Trending Tags

Eks Dumilah Park Dilirik Investor, Pemkot Madiun Siapkan Tim Ahli

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 297
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
eks tempat wahana wisata Dumilah Park yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dumilah Park yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Kota Madiun telah lama dilirik investor. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyatakan tengah menyiapkan mekanisme seleksi serta tim ahli untuk menindaklanjuti minat kerja sama pengelolaan aset tersebut.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengungkapkan bahwa investor yang datang baru sebatas menyampaikan ketertarikan awal. Mereka menawarkan kerja sama pengelolaan dengan konsep pengembangan kawasan terpadu.

“Intinya mereka tertarik untuk menawar bekas Dumilah Park untuk bisa kerja sama dengan pemerintah kota. Ya kita minta mereka mengirimkan surat resminya,” ujar Bagus Jum’at (20/02/2026).

Ia menjelaskan, konsep yang ditawarkan meliputi kawasan kuliner, club house, restoran dengan kolam renang, working space, hingga cottage. Namun hingga kini belum ada angka investasi resmi yang diajukan.

“Totalnya belum. Mereka baru tertarik. Apakah ini bisa atau tidak, ya kami minta mengajukan surat terlebih dahulu. Tadi baru perkenalan profil mereka. Nanti akan kami tindak lanjuti,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, memastikan bahwa lahan eks THR tersebut saat ini dalam kondisi kosong. Pengelola sebelumnya telah menutup operasional dan menyerahkan kembali aset kepada Pemkot.

“Kebetulan THR sudah kosong. Pengelola sebelumnya tutup dan sudah menyerahkan aset kepada pemkot sehingga ketika ada investor, kami sangat terbuka untuk dilakukan lelang nanti,” kata Sidik.

Menurutnya, skema kerja sama yang dipertimbangkan adalah Bangun Guna Serah (BGS). Dalam skema ini, pihak ketiga akan mengelola lahan dalam jangka panjang melalui proses tender resmi sebelum akhirnya aset kembali ke pemerintah daerah.

“Setiap investasi jangka panjang itu nilainya besar dan butuh waktu lama untuk mencapai Break Even Point (BEP). Salah satu opsinya nanti Bangun Guna Serah. Artinya tanah eks THR Dumilah Park itu akan dikelola pihak ketiga melalui proses tender,” jelasnya.

Sidik menambahkan, proses tender akan diikuti minimal tiga peserta. Mereka akan mengikuti tahapan seleksi melalui mekanisme beauty contest. Dalam proses tersebut, masing-masing calon investor wajib memaparkan rencana penggunaan lahan, nilai investasi, durasi kerja sama, besaran kontribusi tetap kepada daerah, hingga potensi penyerapan tenaga kerja.

“Setidaknya ada tiga calon peserta. Mereka akan diuji secara mandiri. Akan ada tim beauty contest. Mereka memaparkan untuk apa, biaya berapa, investasi total berapa, berapa lama dieksekusi, kontribusi tetap berapa, dan penyerapan tenaga kerja,” terangnya.

Saat ini, Pemkot Madiun tengah menyusun tim pemilihan serta tim kerja sama pemerintah dan swasta (KSP). Selain itu, dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk lahan seluas 1,9 hektare tersebut juga sedang dipersiapkan.

“Informasinya kurang lebih di atas Rp100 miliar untuk nilai investasinya. Kami masih membahas konsepnya. Nanti yang menguji tim ahli terkait dengan konsep tersebut,” pungkas Sidik.

Pemkot menegaskan seluruh proses akan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan. Hal itu guna memastikan pengelolaan aset daerah memberi kontribusi optimal bagi pembangunan dan perekonomian Kota Madiun.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 405 Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Madiun mengalami kerusakan, baik dalam kategori sedang maupun berat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun mencatat ada sekitar 385 ruang kelas rusak berat dan lebih dari 400 ruang kelas mengalami kerusakan sedang. “Memang banyak sekolah yang rusak, dan jumlahnya bisa bertambah seiring […]

    Bagikan
  • Sesmenko Dorong Pembangunan MRMP

    Sesmenko Dorong Pembangunan MRMP

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso meninjau pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo pada Selasa (28/01/2025). Dalam kunjungannya, turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pembiayaan hingga pengembangan sarana dan prasarana (sarpras), menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Susiwijono […]

    Bagikan
  • Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi mengalami kendala serius. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan sementara operasional sejak Senin (15/12/2025) akibat belum cairnya dana bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi ini berdampak langsung pada 16 lembaga sekolah penerima manfaat. SPPG Dahlia yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Forkopimcam Dolopo Perkuat Sinergi Tiga Pilar 

    Jaga Kondusifitas Wilayah, Forkopimcam Dolopo Perkuat Sinergi Tiga Pilar 

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dolopo menggelar pertemuan sinergitas tiga pilar bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah desa, dan perwakilan perguruan silat di Pendopo Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (29/10/2025). Pertemuan ini menjadi upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah sekaligus memperkuat harmoni sosial. Camat Dolopo, Yudha Dwi Andrianto, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Geledah Balai Kota Madiun, KPK Periksa Ruang Kerja Wali Kota Nonaktif Maidi Play Button

    Geledah Balai Kota Madiun, KPK Periksa Ruang Kerja Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Kali ini, giliran Balai Kota Madiun yang menjadi sasaran penggeledahan oleh lembaga antirasuah itu pada Kamis (29/01/2026). Tim penyidik KPK tiba di Balai Kota sekira pukul 09.30 WIB dengan 8 mobil Toyota Innova. Dalam penggeledahan ini, […]

    Bagikan
expand_less