Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Soeko Dwi Handiarto, Sekretaris Daerah Kota Madiun. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto.

Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga penetapan hasil seleksi. Dari rangkaian evaluasi tersebut, lima formasi tidak dapat dilanjutkan pengangkatannya. “Dua peserta dinyatakan meninggal dunia. Satu peserta mengundurkan diri, sementara dua lainnya tidak dapat melengkapi persyaratan karena berkasnya tidak sesuai,” jelasnya, Rabu (19/11/2024).

Dengan dibatalkannya lima formasi tersebut, otomatis terdapat posisi yang tidak terisi. Meski demikian, Soeko menegaskan bahwa tidak ada aturan yang memungkinkan pengisian dari peserta dengan peringkat di bawahnya. “Belum ada mekanisme seperti itu. Kami masih menunggu petunjuk teknis selanjutnya,” ujarnya.

Soeko menambahkan bahwa kebijakan ini masih bagian dari program pemerintah untuk menata ulang status kepegawaian, termasuk transformasi tenaga honorer menjadi ASN melalui skema PPPK. “Kalau pesertanya tidak ada atau tidak memenuhi syarat, ya tidak bisa diisi. Ini sifatnya berbeda dari formasi tenaga profesional,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa status tenaga paruh waktu di Kota Madiun kini telah dihapus. “Tenaga honorer sudah tidak ada lagi. Tahun kemarin PPPK total sekitar 2.400 orang. Dulu tenaga paruh waktu sempat mencapai seribuan, tapi sekarang sudah tidak ada,” paparnya.

Apabila ada kebutuhan tenaga tambahan, kata Soeko, pemenuhannya dilakukan melalui sistem kontrak per pekerjaan, bukan honorer. “Contohnya di DPUPR atau disperkim, kalau ada pekerjaan tertentu, yang digunakan adalah sistem kontrak kerja per proyek,” tambahnya.

Soeko menegaskan bahwa kelanjutan pengisian formasi yang kosong sepenuhnya akan mengacu pada arahan pemerintah pusat. “Kami menunggu petunjuk lebih lanjut untuk menentukan langkah berikutnya,” pungkasnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, […]

    Bagikan
  • Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-80, Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar apel peringatan pada Selasa (25/11/2025). Apel berlangsung khidmat diikuti para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Madiun, serta dipimpin langsung Wali Kota Madiun, Maidi. Yang menarik, peserta upacara mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke, menampilkan […]

    Bagikan
  • Buruh FSBI Madiun Desak Penghapusan Disparitas Upah, Ini Kata Bupati Hari Wur

    Buruh FSBI Madiun Desak Penghapusan Disparitas Upah, Ini Kata Bupati Hari Wur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Ronggo Jumeno, Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (01/05/2025). Aksi itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Tuntutan utama mereka penghapusan kesenjangan upah antara Kabupaten Madiun dan kawasan industri di Ring […]

    Bagikan
  • Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Insiden tragis terjadi di area parkir Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Minggu malam (19/10/2025). Seorang sopir truk tebu bernama Marzuki (60), warga Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik. Menurut keterangan Kapolsek Manguharjo Kompol Mujo Prajoko, korban […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja angkutan penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang September 2025, tercatat sebanyak 444.491 pelanggan diberangkatkan dari wilayah operasional Daop 7. Angka tersebut naik 7 persen atau setara 28.878 penumpang dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencatat 415.613 pelanggan. “Peningkatan ini […]

    Bagikan
expand_less