Berita Terkini
Trending Tags

224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 553
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan Magetan. Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah.

Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad Affaisal, menjelaskan bahwa kerusakan mayoritas disebabkan usia bangunan yang sudah tidak layak. Ia menuturkan bahwa proses perbaikan memang harus dilakukan secara bertahap.

“Kami bergerak sesuai kemampuan fiskal daerah. Banyak bangunan sudah tua dan tidak memungkinkan dilakukan perbaikan sekaligus,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan bahwa dari 224 lembaga yang rusak, terdiri atas 37 PAUD, 170 SD, dan 17 SMP. “Jumlah ini berdasarkan pendataan yang kami lakukan sepanjang tahun lalu. Semua telah kami petakan sesuai tingkat kerusakannya,” katanya.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Magetan mengalokasikan sekitar Rp3 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Pada jenjang SD, anggaran sebesar Rp1,314 miliar difokuskan pada pembangunan ulang empat bangunan yang masuk kategori rusak berat serta rehabilitasi di empat titik lainnya. 

Di jenjang SMP, dana Rp460 juta digunakan untuk pembangunan sarana di satu lokasi dan rehabilitasi dua sekolah.

Pada jenjang PAUD, alokasi anggaran mencapai Rp1,21 miliar yang digunakan untuk pembangunan ulang enam lembaga serta rehabilitasi dua lokasi. Selain itu, satu lembaga pendidikan nonformal memperoleh Rp25 juta untuk perbaikan fasilitas.

Meski sejumlah titik sudah disiapkan untuk ditangani, Aulia menegaskan bahwa lebih dari 200 sekolah lainnya belum dapat tersentuh perbaikan pada 2026. 

“Kami memahami kebutuhan masyarakat, tetapi anggaran yang tersedia memang belum bisa mengakomodasi seluruh kerusakan yang ada,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan pembangunan dan rehabilitasi tersebut bersumber dari APBD 2026.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pemuda asal Kecamatan Babadan, Ponorogo, nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah menjual kambing hasil curian. Aksi nekat ini terjadi pada Rabu malam, (18/06/2025), sekitar pukul 22.00 WIB. Pemuda berinisial RA (19), warga Desa Japan, sempat diamankan warga di rumah seorang pedagang kambing bernama Kadimin (50), yang juga merupakan […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Kawal Ketat Program 100 Hari Bupati-Wabup Madiun

    DPRD Kabupaten Madiun Kawal Ketat Program 100 Hari Bupati-Wabup Madiun

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi, mendapat sorotan serius dari DPRD Kabupaten Madiun. Lembaga legislatif itu menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap langkah kebijakan eksekutif demi memastikan visi daerah yang bersahaja – bersih, sehat, dan sejahtera – benar-benar terwujud secara nyata. Wakil Ketua […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan. Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan […]

    Bagikan
  • Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik Surat produk ATR/BPN Kota Madiun yang berisi klaim tanah warga jadi aset Pemkot Madiun terus bergulir. Dosen Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo menyebut surat BPN itu secara regulasi bukanlah sebuah produk hukum yang sah dari kantor BPN. “Saya mencermati surat BPN itu hanya untuk internal […]

    Bagikan
  • Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau Pasar Njoyo terbakar pada Senin (26/01/2026) malam. 2 kios ludes dilalap si jago merah, sedangkan 2 lainnya rusak ringan. Namun, banyak burung milik penjual yang mati dampak kebakaran tersebut. Seperti yang dialami oleh Yono, penjual burung di Pasar Srijaya mengaku bahwa kios ditempatinya […]

    Bagikan
  • Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid Kuno Taman Kota Madiun

    Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid Kuno Taman Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga sekitar Masjid Kuno Taman, Kota Madiun, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar mandi masjid, Selasa (04/11/2025) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Korban diketahui bernama Kristyanto Ari Murti, warga Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Salah satu warga, Budianto, menceritakan bahwa dirinya […]

    Bagikan
expand_less