Berita Terkini
Trending Tags

9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Foto : Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) menjadi magnet wisata di Kota Madiun. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan di objek wisata Kota Pecel tersebut tembus 9,6 juta.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Noor Aflah mengungkapkan angka kunjungan tersebut hasil perolehan data analitik CCTV yang merekam aktivitas orang maupun kendaraan di PSC.

”Itu dari data analitik CCTV, dari jumlah orang, kendaraan yang lewat di kawasan PSC itu totalnya 9,6 juta. Itu mereka yang lalu lalang di PSC,” terangnya.

Dari data tersebut jumlah pengunjung yang terdeteksi sebanyak 2,1 juta orang. Sementara untuk kendaraan 3,5 juta motor, 3,6 juta mobil, 245 ribu truk dan 22 ribu armada bus. ”Jadi kami lewat CCTV analitik itu mencoba menghitung kunjungan di PSC selama 2025,” imbuh Aflah.

Kunjungan di PSC tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024. Namun, berdasarkan catatannya, tren pergerakan kunjungan PSC sepanjang tahun 2025 cukup fluktuatif.

“Promosi wisata sudah berjalan cukup efektif. Jadi lewat konten-konten masyarakat. Jadinya viral dan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun lalu,” jelasnya.

Kenaikan pada akhir tahun ini mempengaruhi adanya peningkatan mobilitas masyarakat, momen libur, serta berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan PSC. ”Ini baru yang di kawasan PSC yang dilakukan analisis. Sebenarnya ada beberapa analitik CCTV di berbagai titik, hanya yang baru kami analisa PSC baru,” terang Noor Aflah.

Diketahui, kawasan PSC tidak hanya berperan sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi yang berpotensi mendorong peningkatan omset pelaku UMKM dan sektor jasa di sekitarnya.

”Pembangunan-pembangunan Kota Madiun memang ditujukan agar supaya banyak pengunjung. Jadi akan terjadi transaksi ekonominya yang bisa semakin tinggi,” tutupnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • Nahkoda DPD Golkar Kab Madiun Ditangan Mashudi, Target Pileg 10 Kursi, Harmonis 2 Periode

    Nahkoda DPD Golkar Kab Madiun Ditangan Mashudi, Target Pileg 10 Kursi, Harmonis 2 Periode

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPD Partai Golkar Kab Madiun menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke XI di kantor DPD setempat. Hasil disepakati memilih Sekretaris Partai Golkar Mashudi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kab Madiun untuk periode 2025-2030. Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi dihadapan ratusan kader pohon beringin memberikan arahan agar mendukung pemerintahan. Selain […]

    Bagikan
  • Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penetapan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Magetan tidak hanya berdampak secara hukum, tetapi juga memicu efek politik yang signifikan. Keterlibatan Suratno yang menjabat sebagai Ketua DPRD aktif, menjadi sorotan publik dan berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penegakan […]

    Bagikan
  • Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tabrak lari yang menewaskan satu pejalan kaki di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Rabu (18/6/2025) pukul 04.45 WIB berhasil diungkap kurang dari 12 jam oleh Satlantas Polres Magetan. Korban atas nama GN (73), warga Dusun Genggong, Desa Randugede meninggal dunia dalam peristiwa itu. Sementara SYN (65), warga […]

    Bagikan
  • Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – 20 hari telah terlewati masa penahanan terhadap Mantan Camat Sawahan Mashudi di Lapas Kelas II Madiun. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun pun memperpanjang penahanan tersangka kasus dugaan korupsi tanah tol tersebut.  Perpanjangan penahanan tersebut atas dasar permohonan dari penyidik selaku penuntut umum yang diajukan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat. […]

    Bagikan
  • Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan […]

    Bagikan
expand_less