Berita Terkini
Trending Tags

Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
talud setinggi sekitar 4 m dengan panjang 20 m di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW 05, itu runtuh setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material tanah dan batu langsung meluncur ke bawah hingga menghantam kandang ternak milik pasangan lanjut usia, Kini dan Tukiran, yang berada tepat di bawah tebing.

 “Benar, talud rumah bagian dapur milik Pak Sudarto dengan tinggi sekitar 4 meter dan panjang 20 meter longsor lalu menimpa kandang milik Pak Tukiran,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, Sabtu (21/2/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerusakan terjadi pada struktur talud dan kandang ternak. Satu ekor sapi milik Tukiran berhasil diselamatkan dan langsung dipindahkan ke lokasi aman.

“Alhamdulillah sapinya bisa segera diamankan, sudah dipindahkan ke belakang rumah untuk menghindari risiko longsor susulan,” tambah Eka.

Saat itu, pemilik kandang yang terdampak longsor, mengaku panik saat terdengar suara keras di malam hari.

“Saya waktu itu tidur, tiba-tiba ada suara ‘buuuaaakk’ keras sekali. Kirain gempa, tapi kok nggak goyang. Begitu keluar rumah, ternyata talud sudah longsor semua,” ungkap Tukiran.

Image Not Found
dua rumah rusak parah akibat talud longsor. Foto : Kusnanto- Sinergia

Ia menyebut bagian talud yang ambruk cukup besar dan membuatnya sangat khawatir, terutama karena masih dalam musim hujan. Ia berharap kerusakan bisa segera diperbaiki menjelang Lebaran.

Perangkat Desa Buluharjo, Sutrisno, menyampaikan bahwa total dua rumah terdampak material longsoran. Pemerintah desa bersama warga, TNI dari Koramil, serta BPBD langsung turun melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor.

“Evakuasi dilakukan bersama masyarakat dan petugas. Kami langsung koordinasi begitu menerima laporan,” ujarnya.

Setelah kejadian, BPBD Magetan memasang terpal di area tebing sebagai langkah sementara untuk menahan potensi longsor tambahan jika hujan kembali turun. Pembersihan material juga masih terus dilakukan.

BPBD mengimbau masyarakat di kawasan perbukitan seperti Plaosan agar lebih waspada selama musim hujan. Tanda-tanda retakan tanah, pergeseran struktur bangunan, maupun aliran air yang tidak biasa harus segera dilaporkan ke perangkat desa atau BPBD.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit Mitsubishi Pajero milik Pemerintah Kabupaten Magetan yang sempat menimbulkan tanda tanya kini mulai mendapat kejelasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, memastikan bahwa kendaraan dinas lama itu akan segera ditarik kembali ke gudang aset. Hal itu setelah ia meminta klarifikasi langsung kepada instansi terkait. “Saya sudah koordinasikan dengan […]

    Bagikan
  • Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Reog ini tercatat masuk 10 besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada luas lahan pertanian yang relatif lebih kecil dibandingkan kabupaten lain. Plt Bupati […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi balap liar kembali memakan korban. Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan, diduga penonton balapan liar di Jalan Raya Kawedanan, Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/1/2026) dini hari. Dua anak tewas, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, […]

    Bagikan
  • Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman. Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga […]

    Bagikan
  • Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Sebuah lapak kaki lima bernama Sarapan Ala Bule viral di media sosial berkat sajian menu English breakfast yang biasanya hanya ditemukan di hotel-hotel mewah. Berbeda dari kebiasaan warga Madiun yang umumnya sarapan dengan nasi pecel, soto, atau rawon, Sarapan Ala Bule menyuguhkan pilihan menu bergaya Barat seperti salad sayuran, sandwich telur, hingga […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana upacara Hari Kesaktian Pancasila di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (01/10/2025), berubah panik ketika puluhan siswa tiba-tiba mengalami gejala sakit perut, pusing, hingga sesak napas. Sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sine, Puskesmas Ngrambe, dan RS Aisyiyah. Kepala SMKN 1 Sine, Agus Setyabudi, menjelaskan bahwa awalnya hanya […]

    Bagikan
expand_less