Berita Terkini
Trending Tags

Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 459
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026).

Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada di ketinggian sekitar 140 meter di atas permukaan laut.

Sejumlah peralatan observasi dipasang untuk mendukung proses pemantauan. Pengamatan dilakukan saat matahari mulai terbenam. Namun, hingga waktu yang ditentukan, hilal tidak berhasil terlihat.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Thohari, menyatakan bahwa posisi hilal berada di bawah ufuk. “Hilal tidak terlihat. Posisinya minus satu derajat,” ujar Thohari, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan rukyatul hilal ini dilaksanakan berdasarkan penunjukan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur terkait pemantauan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Secara nasional, Kemenag bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyiapkan 133 titik pemantauan hilal. Sebanyak 96 titik dipantau oleh Kemenag, sementara 37 titik lainnya oleh BMKG.

Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan penetapan awal Ramadan secara astronomis dan syar’i, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dalam menyambut bulan suci.

“Di Jawa Timur terdapat 21 titik rukyah, salah satunya di Ponorogo,” kata Thohari.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk dengan ketinggian sekitar minus 1 derajat 11 menit 47 detik. Kondisi ini belum memenuhi kriteria imkanur rukyah atau kemungkinan hilal dapat terlihat.

Di lokasi pemantauan Joresan, posisi geografis berada pada lintang 7°55’ LS dan bujur 111°30’ BT, dengan tinggi tempat 140 meter. Ijtimak tercatat terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.01 WIB. Matahari terbenam pada pukul 17.59 WIB, sedangkan bulan terbenam pada pukul 17.55 WIB.

“Sekitar pukul 17.54 WIB, sesuai hasil perhitungan, kami memastikan kepada seluruh saksi bahwa hilal tidak terlihat. Posisinya minus satu derajat,” tegasnya.

Hasil pemantauan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Kemenag pusat sebagai bahan sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Terkait potensi perbedaan awal puasa, Thohari mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan toleransi.

“Ramadan adalah momentum mempererat persaudaraan. Perbedaan hendaknya disikapi dengan saling menghormati dan menjaga kerukunan, jangan sampai menjadi pemicu perpecahan,” pungkasnya.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Madiun Pantau Tiga Kejuaraan Olahraga, Dorong Pembinaan Atlet dan Ekosistem Cabor Semakin Berkembang

    Plt Wali Kota Madiun Pantau Tiga Kejuaraan Olahraga, Dorong Pembinaan Atlet dan Ekosistem Cabor Semakin Berkembang

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semangat olahraga di Kota Madiun terus menunjukkan geliat positif. Pada Sabtu (13/6/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun turun langsung meninjau tiga cabang olahraga (cabor) yang tengah menggelar kejuaraan. Termasuk dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Tiga kejuaraan yang dipantau tersebut yakni Pentathlon Modern Wali […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Ngantor di Sentra UMKM-Kelurahan, Maidi Siapkan Program Kerja 100 Hari Pertama

    Ngantor di Sentra UMKM-Kelurahan, Maidi Siapkan Program Kerja 100 Hari Pertama

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pucuk pimpinan di Pemerintah Kota Madiun akan segera pindah ke tangan Maidi sebagai Wali Kota Madiun terpilih. Pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 mendatang bersama Kepala Daerah terpilih lainnya di Jakarta. Maidi telah ancang-ancang menyiapkan program 100 hari pertama bersama Wakil Walikota Madiun terpilih, F. Bagus Panuntun. “Setelah pelantikan, […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
  • Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, peristiwa diduga melibatkan seorang guru di SMP Negeri 1 Maospati, Magetan, yang disebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 8.bPeristiwa yang terjadi dua hari lalu ini meninggalkan luka batin mendalam bagi korban. Saat disambangi di kediamannya, ibu korban […]

    Bagikan
  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
expand_less