Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 21
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Ngawi–Kertosono–Kediri masih mengalami peningkatan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan kendaraan yang keluar melalui sejumlah gerbang tol utama dalam beberapa hari terakhir.
Data terbaru menunjukkan, Gerbang Tol Madiun dilalui 11.112 kendaraan yang keluar, atau meningkat 174,57 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 4.047 kendaraan.
Di Gerbang Tol Caruban, tercatat 2.493 kendaraan keluar, naik 83,85 persen dari lalu lintas normal 1.356 kendaraan. Sementara itu, Gerbang Tol Nganjuk mencatat volume tertinggi dengan 8.396 kendaraan, atau meningkat 220,95 persen dibandingkan kondisi normal 2.616 kendaraan.
Lonjakan tersebut terjadi seiring masih berlangsungnya pergerakan masyarakat yang kembali ke kota perantauan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. Hal ini menunjukkan arus balik di ruas tol tersebut belum sepenuhnya mereda.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan selama periode arus balik.
“Kami terus memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal, mulai dari kesiapan petugas di lapangan, kelancaran transaksi di gerbang tol, hingga fasilitas pendukung lainnya. Hal ini kami lakukan agar pengguna jalan tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan arus balik,” ujar Arie saat diwawancarai, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan, pengguna jalan diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Untuk membantu pengguna jalan memantau kondisi lalu lintas secara real time, PT JNK juga menyediakan layanan informasi melalui call center 133 dan aplikasi Travoy.” tambahnya.
Melalui layanan tersebut, pengendara dapat mengetahui kondisi kepadatan lalu lintas, lokasi rest area, hingga informasi perjalanan lainnya.
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri menyatakan akan terus memantau perkembangan arus kendaraan hingga puncak arus balik berakhir, serta menyiapkan rekayasa operasional jika terjadi peningkatan volume lalu lintas secara mendadak di sejumlah titik.(Tov).
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Kris/Byg







