Berita Terkini
Trending Tags

Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 393
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Saiful Anas (23) korban ledakan petasan di Ponorogo menjalani perawatan di RSUD dr Harjono, (19/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Seorang pemuda asal Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka akibat ledakan petasan rakitan pada Kamis siang (19/3/2026). Korban diketahui bernama Saiful Anas (23) yang kini menjalani perawatan di RSUD dr Harjono.

Peristiwa terjadi saat korban berada di lokasi pembuatan petasan bersama sejumlah rekannya. Ledakan yang terdengar cukup keras tersebut berasal dari salah satu petasan rakitan berukuran kecil.

Ayah korban, Tukiman, mengatakan dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia mengaku sedang berada di sawah mencari rumput. Namun, setelah mendapat kabar, ia segera pulang dan mendapati anaknya telah menjadi korban ledakan.

Image Not Found
30-an petasan rakitan yang diamankan pihak kepolisian, Foto : Ega-Patria

“Yang bikin petasan ada enam orang. Katanya mau dibuat untuk Lebaran, totalnya sekitar 30-an. Yang meledak baru satu, ukuran kecil,” ujarnya.

Sementara, Dokter jaga RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Amanda, menjelaskan korban mengalami luka pada kedua tangan. Luka terbuka ditemukan di tangan kiri, sementara tangan kanan mengalami luka bakar.

“Pasien dalam kondisi sadar penuh. Luka di tangan kiri terbuka, sedangkan tangan kanan mengalami luka bakar,” jelasnya.

Selain itu, jempol tangan kiri korban mengalami patah tulang akibat ledakan tersebut. Sementara luas luka bakar diperkirakan mencapai 5 hingga 6 persen.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuat maupun menggunakan petasan, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
  • Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian […]

    Bagikan
  • Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Blora – Jasad Wahyudiono (65), korban banjir yang terseret arus di Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin sore (17/3/2025). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dan […]

    Bagikan
  • Koper Misterius Ditinggalkan di Alun Alun Caruban, Polisi Pasang Police Line

    Koper Misterius Ditinggalkan di Alun Alun Caruban, Polisi Pasang Police Line

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah koper misterius tergeletak di Alun Alun Caruban Kabupaten Madiun, Tepatnya di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan Sabtu malam (26/04/2025). Seseorang diduga sengaja meninggalkan koper warna hitam kertas bertuliskan “dibuang sudah tidak digunakan, bagi yang mau silahkan ambil” sontak hal itu membuat warga sekitar kaget dan khawatir.  Salah seorang saksi yang […]

    Bagikan
  • Dari “Jalur Gaza” Jadi Wilayah Guyub Rukun, Kapolsek Geger Jalin Sinergi Bareng Awak Media

    Dari “Jalur Gaza” Jadi Wilayah Guyub Rukun, Kapolsek Geger Jalin Sinergi Bareng Awak Media

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolsek Geger, AKP Hafiz Prasetia Akbar, menilai peran media massa sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menyebarluaskan informasi mengenai kinerja kepolisian. Menurutnya, sinergi antara polisi, masyarakat, pemerintah, dan pers menjadi fondasi utama terciptanya keamanan di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. “Banyak istilah maupun kegiatan kepolisian yang tidak dipahami masyarakat. […]

    Bagikan
expand_less