Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 351
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir merendam jalan utama, permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di Magetan, (20/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di sekitar lokasi. Salah satu warga terdampak, Dian Rozihandiyah, menyebut kondisi banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Dian, wilayah tempat tinggalnya berada di dataran yang lebih rendah sehingga air dari kawasan atas mengalir deras dan meluap ke permukiman. Ia menuturkan, air bahkan merendam gudang miliknya hingga lebih dari satu meter.

“Air datang dari atas dan tidak tertampung di bawah, akhirnya meluap sampai ke masjid dan rumah warga. Gudang baju saya juga ikut terendam. Ketinggian air diperkirakan lebih dari satu meter,” ujarnya.

Tak hanya itu, derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan bangunan. Dian mengungkapkan, sejumlah dinding dan pintu jebol akibat tekanan air yang cukup kuat.

“Ini yang paling parah. Dinding sampai jebol, pintu rusak, bahkan bagian masjid juga terdampak,” tambahnya.

Ia juga menyebut banjir kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya aliran air lebih banyak mengarah ke kawasan lain, kini debit air justru lebih besar mengalir ke wilayahnya.

“Sekitar tiga tahun lalu pernah banjir, tapi tidak separah ini. Sekarang debit air ke sini lebih besar,” jelasnya.

Genangan di jalan raya juga sempat menyebabkan kendaraan, termasuk sepeda motor, terseret arus. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa kendaraan dilaporkan rusak akibat terendam air.

“Motor sempat hanyut terbawa arus, tapi pengendaranya selamat. Kendaraannya ditemukan, hanya saja rusak karena terendam,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, mengatakan banjir juga meninggalkan material pasir dan kerikil di badan jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran.

“Masih ada pasir yang terhampar di salah satu sisi jalan. Saat ini kami bersama BPBD dan instansi terkait melakukan pembersihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalur tersebut merupakan salah satu akses utama keluar-masuk Kota Magetan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada saat melintas.

“Pengendara diimbau berhati-hati karena masih ada sisa material yang bisa menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyatakan bahwa penyebab banjir masih dalam tahap kajian. Namun, ia menduga permasalahan terjadi akibat kombinasi berbagai faktor, mulai dari kondisi hulu hingga hilir saluran air.

“Secara umum terlihat saluran sudah tidak mampu menampung debit air. Ada penyempitan di hilir dan alur sungai yang berkelok tajam, sehingga aliran menjadi tidak lancar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya saluran air yang melintas di bawah bangunan dengan sudut yang tidak ideal, sehingga memperlambat aliran air.

“Ini harus dikaji menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kalau penyebab utamanya belum ditemukan, potensi banjir seperti ini akan terus terjadi,” tambahnya.

Pemerintah daerah berjanji akan melakukan analisis lebih mendalam guna mencari solusi jangka panjang, sementara warga berharap penanganan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

    Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (26/5/2026), menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Massa aksi bergerak dari Gedung DPRD Ponorogo menuju Kantor Pemkab Ponorogo untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib guru honorer non-Dapodik. Aksi tersebut diikuti guru honorer yang tergabung […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot RTLH dan Aspal Jalan 700 Meter di Bancong, Dorong Ekonomi Warga

    Pemkab Madiun Genjot RTLH dan Aspal Jalan 700 Meter di Bancong, Dorong Ekonomi Warga

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pengentasan kemiskinan dan peningkatan infrastruktur melalui program Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Salah satu fokus utama adalah perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pengaspalan jalan di Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Rabu (15/4/2026). Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa program RTLH menjadi […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa robohnya bangunan gudang di SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, pada Minggu (12/4/2026) menjadi pengingat serius akan kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan yang masih memprihatinkan. Gudang sekolah yang sudah tua itu ambruk usai diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan Ramadhan identik dengan berburu takjil untuk berbuka puasa. Salah satu jajanan tradisional yang masih diminati hingga kini adalah kue cucur. Namun, di tangan Maya Nikasari, kue cucur hadir dengan inovasi unik yang membuatnya semakin banyak peminatnya. Di tempat usahanya yang berlokasi di Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus penipuan mobil rental di wilayah hukumnya. Dalam konferensi pers pada Selasa (06/05/2025), tersangka A.N (31) warga Ngawi dibekuk dalam kasus ini. Sementara itu, barang bukti 1 unit Toyota Calya Nopol AD-1802-AN, 1 unit Daihatsu Grandmax Nopol AE-9573-KC, 1 lembar kwitansi penerimaan uang […]

    Bagikan
expand_less