Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 339
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir merendam jalan utama, permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di Magetan, (20/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di sekitar lokasi. Salah satu warga terdampak, Dian Rozihandiyah, menyebut kondisi banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Dian, wilayah tempat tinggalnya berada di dataran yang lebih rendah sehingga air dari kawasan atas mengalir deras dan meluap ke permukiman. Ia menuturkan, air bahkan merendam gudang miliknya hingga lebih dari satu meter.

“Air datang dari atas dan tidak tertampung di bawah, akhirnya meluap sampai ke masjid dan rumah warga. Gudang baju saya juga ikut terendam. Ketinggian air diperkirakan lebih dari satu meter,” ujarnya.

Tak hanya itu, derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan bangunan. Dian mengungkapkan, sejumlah dinding dan pintu jebol akibat tekanan air yang cukup kuat.

“Ini yang paling parah. Dinding sampai jebol, pintu rusak, bahkan bagian masjid juga terdampak,” tambahnya.

Ia juga menyebut banjir kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya aliran air lebih banyak mengarah ke kawasan lain, kini debit air justru lebih besar mengalir ke wilayahnya.

“Sekitar tiga tahun lalu pernah banjir, tapi tidak separah ini. Sekarang debit air ke sini lebih besar,” jelasnya.

Genangan di jalan raya juga sempat menyebabkan kendaraan, termasuk sepeda motor, terseret arus. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa kendaraan dilaporkan rusak akibat terendam air.

“Motor sempat hanyut terbawa arus, tapi pengendaranya selamat. Kendaraannya ditemukan, hanya saja rusak karena terendam,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, mengatakan banjir juga meninggalkan material pasir dan kerikil di badan jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran.

“Masih ada pasir yang terhampar di salah satu sisi jalan. Saat ini kami bersama BPBD dan instansi terkait melakukan pembersihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalur tersebut merupakan salah satu akses utama keluar-masuk Kota Magetan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada saat melintas.

“Pengendara diimbau berhati-hati karena masih ada sisa material yang bisa menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyatakan bahwa penyebab banjir masih dalam tahap kajian. Namun, ia menduga permasalahan terjadi akibat kombinasi berbagai faktor, mulai dari kondisi hulu hingga hilir saluran air.

“Secara umum terlihat saluran sudah tidak mampu menampung debit air. Ada penyempitan di hilir dan alur sungai yang berkelok tajam, sehingga aliran menjadi tidak lancar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya saluran air yang melintas di bawah bangunan dengan sudut yang tidak ideal, sehingga memperlambat aliran air.

“Ini harus dikaji menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kalau penyebab utamanya belum ditemukan, potensi banjir seperti ini akan terus terjadi,” tambahnya.

Pemerintah daerah berjanji akan melakukan analisis lebih mendalam guna mencari solusi jangka panjang, sementara warga berharap penanganan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah retak terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2) dini hari. Dua rumah warga dilaporkan terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu kondisi tanah labil. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sempat mendengar […]

    Bagikan
  • Polsek Ponorogo Bagikan Makan Sahur Untuk Pencari Nafkah Dini Hari

    Polsek Ponorogo Bagikan Makan Sahur Untuk Pencari Nafkah Dini Hari

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan suci Ramadhan kerap menjadi momen bagi masyarakat untuk berbagi, terutama dalam menyediakan makanan berbuka puasa. Namun, hal berbeda dilakukan jajaran Polsek Ponorogo dengan membagikan makan sahur kepada para pekerja yang mencari nafkah pada dini hari. Program yang dijalankan ini menyasar para pencari nafkah yang kesulitan mendapatkan makanan sahur, seperti […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Bapenda Kota Madiun Hapus Denda Pajak Daerah, Program Bebas Sanksi Bapenda Sambut Hari Jadi Kota ke-108

    Bapenda Kota Madiun Hapus Denda Pajak Daerah, Program Bebas Sanksi Bapenda Sambut Hari Jadi Kota ke-108

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program pemutihan denda pajak daerah tahun 2026 ini. Langkah strategis ini diambil tidak hanya sebagai kado istimewa bagi warga dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke-108 serta Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, melainkan juga untuk mendorong […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui pelatihan water rescue bagi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) serta relawana. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di kawasan Embung Pilangbango ini diikuti sekitar 75 peserta. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program kerja […]

    Bagikan
expand_less