Berita Terkini
Trending Tags

Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RDP Komisi III DPRD Kota Madiun terkait polemik RSI Siti Aisyah Madiun, (28/2/2026), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melalui Komisi III memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun untuk mengklarifikasi proses perizinan pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah Madiun. Rapat dengar pendapat (RDP) digelar sebagai tindak lanjut aduan warga RT 59, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo beberapa waktu lalu.

RDP dipimpin Armaya selaku koordinator Komisi III dari unsur pimpinan dewan. Sejumlah OPD yang hadir antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Rapat berlangsung tertutup. Usai RDP, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Totok Sugiharto enggan memberikan keterangan terkait proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) maupun Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) pembangunan gedung baru tersebut. “Ke pak ketua saja,” ujarnya singkat, Jumat (27/2/2026).

Sejumlah anggota Komisi III yang dikonfirmasi juga mengarahkan pernyataan resmi hasil RDP kepada pimpinan dewan dan pimpinan komisi. Namun, dari keterangan yang dihimpun, pihak OPD menyatakan dokumen persyaratan izin pembangunan gedung RSI Siti Aisyah telah lengkap.

Meski demikian, Komisi III meminta OPD menyerahkan dokumen perizinan sebagai bukti administratif. Dokumen tersebut akan menjadi bahan klarifikasi lanjutan dengan manajemen RSI Siti Aisyah. Ketua Komisi III Nursalim memastikan pihaknya akan memanggil manajemen rumah sakit untuk dimintai penjelasan.

“Ya, insya Allah (memanggil),” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, warga RT 29, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo mempertanyakan izin pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah setinggi 7 lantai yang berada dekat kawasan permukiman. Warga menilai proses Amdal tidak melibatkan masyarakat sekitar, meski SKKL disebut telah dikantongi dan menjadi dasar penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Selain persoalan izin, warga juga mengadukan dampak lingkungan pembangunan, di antaranya penyusutan debit air sumur serta kerusakan rumah warga. Sementara, Komisi III DPRD Kota Madiun telah menyatakan akan mendalami seluruh aduan tersebut sebelum menyampaikan rekomendasi resmi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur Play Button

    Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Belasan tahun hidup di balik jeruji besi akhirnya berakhir bagi dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dua warga yang selama ini diisolasi oleh keluarga karena alasan keselamatan kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk menjalani perawatan lanjutan. Pengalaman […]

    Bagikan
  • Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di kawasan Jalan Bangka, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (16/5/2026). Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 08.00 WIB langsung ditindaklanjuti petugas Polsek Magetan Kota bersama tim medis. Setibanya di […]

    Bagikan
  • Vaksinasi PMK di Madiun Terkendala Penolakan Peternak

    Vaksinasi PMK di Madiun Terkendala Penolakan Peternak

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Capaian vaksinasi PMK di Kabupaten Madiun terus berlangsung. Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan ( DKPP) setempat telat berhasil menyuntikkan vaksin ke sebanyak 1.304 ternak warga.  Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, drh Bagus Sri Yulianta mengungkapkan vaksinasi penyakit mulut dan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi Calon Dapur SPPG, Target Beroperasi Oktober 2025

    Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi Calon Dapur SPPG, Target Beroperasi Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memacu persiapan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penopang utama inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan gowes, Wali Kota Madiun,Maidi bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau sejumlah titik yang diusulkan sebagai lokasi dapur SPPG pada Pada Selasa (12/08/2025). Hasil peninjauan menunjukkan beberapa gedung […]

    Bagikan
  • Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah. “Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
expand_less