Berita Terkini
Trending Tags

6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 1.058
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Alih-alih memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, enam warga Kabupaten Ngawi justru terjerat kasus perjudian online. Para pelaku diamankan jajaran Polres Ngawi dari sejumlah lokasi berbeda sepanjang pekan ketiga Maret 2026.

Mereka adalah AS warga Pangkur, GS warga Kendal, VPP serta DAS warga Kedunggalar, P asal Kwadungan dan S asal Widodaren.

Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso menyampaikan bahwa para tersangka memiliki pola yang hampir sama.

Menurutnya, para pelaku memanfaatkan waktu senggang selama bulan puasa untuk bermain judi online.

“Uang yang mereka dapatkan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Kompol Rizki, Jumat (20/3/2026).

Penangkapan para tersangka dilakukan di berbagai titik, mulai dari Kecamatan Padas, Kendal, Kedunggalar, Kwadungan, hingga wilayah Kecamatan Ngawi.

Kompol Rizki menjelaskan bahwa pengungkapan ini mencakup enam kasus perjudian online.

“Ada enam kasus yang berhasil kami bongkar, lima merupakan target operasi dan satu lainnya di luar target. Totalnya ada enam tersangka,” jelasnya.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk enam unit ponsel, satu kartu ATM, serta tangkapan layar aktivitas transaksi perbankan dan situs judi online.

Enam tersangka kini dijerat Pasal 426 jo. 427 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara atau denda kategori VI.

Kompol Rizki mengingatkan masyarakat agar menjauh dari segala bentuk praktik perjudian.

“Kami mengimbau warga untuk tidak terlibat perjudian dalam bentuk apa pun dan ikut menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Polres Ngawi akan terus melakukan penindakan terhadap penyakit masyarakat.

“Kami tidak memberi ruang bagi praktik yang meresahkan, termasuk judi online,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Rekaman CCTV aksi Pencurian Kabel di Sawah, Polisi Pastikan Bukan di Kartoharjo Magetan

    Viral! Rekaman CCTV aksi Pencurian Kabel di Sawah, Polisi Pastikan Bukan di Kartoharjo Magetan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Beredarnya sebuah video rekaman CCTV aksi pencurian kabel listrik di area persawahan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video dengan durasi singkat itu, memperlihatkan seorang pria dengan santai memotong kabel di dekat sumur pompa air (Sibel) pada siang bolong. Dalam unggahannya, pemilik akun menuding lokasi kejadian berada di wilayah Desa […]

    Bagikan
  • Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar. Sejak 4 September 2025, sebuah petisi daring bertajuk “Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat” ramai mendapat perhatian publik. Petisi tersebut digagas oleh Agus Pujiono, anggota Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmennya terhadap keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan dengan melantik 16 kepala sekolah baru. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Adiwiyata Barat, Dinas Pendidikan Kota Madiun, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (23/05/2025). Pelantikan ini dilakukan sebagai respon cepat atas banyaknya kursi kepala […]

    Bagikan
  • DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan terlantik periode 2025–2030 resmi digelar, membuka jalan bagi percepatan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Magetan. Prosesi yang berlangsung Senin malam (26/5/2025) ini sekaligus menjadi titik balik setelah proses panjang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sempat diwarnai pemungutan suara ulang (PSU). Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 29,41 persen. Meski demikian, capaian di masing-masing daerah menunjukkan progres yang berbeda, dengan Kota Madiun telah tuntas 100 persen. Pimpinan Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan masih terus berjalan […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Penutupan Pasar Hewan Jetis di Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, resmi diberlakukan sejak 8 Januari 2025. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun, sejumlah pedagang sapi mengaku kebingungan karena tidak mengetahui adanya penutupan tersebut. “Saya tidak tahu kalau pasar ini ditutup. Terpaksa sapi saya bawa […]

    Bagikan
expand_less