Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 46
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan terus dilakukan. TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0802 Ponorogo mulai membangun empat jembatan di sejumlah wilayah, guna mempermudah mobilitas warga antar desa, Senin (30/3/2026).
Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Belang, Kecamatan Bungkal. Selama ini, warga setempat harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi kendala serius, terutama saat musim hujan.
Seni, warga Desa Belang, mengungkapkan bahwa akses antar desa sebelumnya sangat terbatas. Warga harus menyeberang sungai, namun ketika banjir datang, jalur tersebut tidak dapat dilalui. Jika tidak melewati jalur tersebut, warga terpaksa memutar dengan jarak yang cukup jauh.
“Kalau banjir tidak bisa lewat, kalau tidak lewat sini harus memutar jauh,” ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kodim 0802 Ponorogo membangun tiga jembatan perintis masing-masing di Kecamatan Bungkal, Sambit, dan Jambon. Selain itu, satu jembatan beton juga dibangun di wilayah Slahung.
Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang diinisiasi oleh Presiden, dengan pelaksanaan yang didukung oleh TNI AD.
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pertanian, hingga perekonomian.
“Ada tiga jembatan perintis dan satu jembatan beton di Slahung. Ini merupakan program dari Presiden. Jembatan ini sangat vital untuk aktivitas masyarakat dan dibangun sesuai skala prioritas. Di Ponorogo sendiri ada sekitar 48 titik yang diusulkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez






