Berita Terkini
Trending Tags

Pick up Terjun ke Sungai di Ngawi, Tiga Pekerja Tebu Terluka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 494
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil pick up ringsek usai jatuh ke sungai di Kedunggalar Ngawi, (15/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Sebuah mobil pick up terjun ke sungai sedalam lebih dari tiga meter setelah menabrak pagar jembatan.

Akibat insiden tersebut, tiga orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit At-Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketiga korban diketahui merupakan pekerja di perkebunan tebu milik warga Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu. Mereka adalah Rosmadi (43), warga Desa Bangunrejo Lor, Imam Syukur (43), warga Desa Banjarbanggi, serta Nuryanto (43), warga Desa Karanggeneng. Seluruhnya berasal dari Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, para korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan dada akibat benturan keras saat kendaraan terjun ke sungai.

Kecelakaan bermula saat mobil pick up yang dikemudikan Rosmadi melaju dari arah timur dalam perjalanan pulang usai menagih uang di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar. Saat melintasi jalan menikung, kendaraan diduga tiba-tiba oleng ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan sebuah bus dari arah berlawanan yang tengah mendahului kendaraan lain.

Akibatnya, pick up menabrak pagar jembatan hingga akhirnya terjun ke sungai di bawahnya.

Pemilik kendaraan, Tardi, mengaku mendapat kabar kecelakaan secara mendadak. Ia menyebut kendaraan tersebut sebelumnya digunakan untuk keperluan penagihan.

“Baru saya suruh menagih uang, tiba-tiba ada kabar kecelakaan. Katanya mobil menghindari bus di tikungan hingga masuk sungai, penumpangnya tiga orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kendaraan dari arah timur oleng ke kiri, menabrak jembatan lalu terjun ke sungai. Korban luka tiga orang, penyebab masih dalam pendalaman,” jelasnya.

Proses evakuasi kendaraan dari dalam sungai rencananya akan dilakukan menggunakan truk derek. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun dipastikan akan mengurangi alokasi anggaran untuk program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat, pagu anggaran yang semula mencapai Rp. 5,98 miliar pada 2025 akan turun menjadi Rp. 1,46 miliar. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setiap penghujung bulan Ramadan, ribuan umat Islam dari berbagai daerah menyempatkan berkunjung ke Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis dinihari (27/3/2025).   Ribuan jamaah datang untuk menunaikan Sholat Lail dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan. Begitu imam bersiap memulai ibadah, seluruh lampu di area masjid dipadamkan, menciptakan […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Peserta Baru Mulai Bermunculan

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Peserta Baru Mulai Bermunculan

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi memperpanjang masa pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) hingga 24 Agustus 2025. Sejak dibuka pada 4–17 Agustus lalu, hanya tiga pejabat eselon II yang tercatat lolos seleksi administrasi. Mereka adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Magetan, Eko Muryanto; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Joko Trihono; serta Kepala […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo pada Selasa (19/5/2026) malam menyebabkan longsor di jalur penghubung Ponorogo–Pacitan. Selain longsor, talud dan pondasi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, juga mengalami kerusakan serius akibat tergerus aliran sungai. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur provinsi Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Wates, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Korban Longsor Tambang Trosono Akhirnya Ditemukan, Polres Magetan Evaluasi Aktivitas Penambangan

    Korban Longsor Tambang Trosono Akhirnya Ditemukan, Polres Magetan Evaluasi Aktivitas Penambangan

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim gabungan akhirnya menemukan jasad Suroso (55), sopir truk yang tertimbun longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Korban ditemukan pada Minggu (28/9/2025) siang dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Anggota Basarnas Pos SAR Trenggalek, Fitra Atma Casandra, menjelaskan korban ditemukan di sisi barat tebing longsoran dalam […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga bahan baku kembali menghantam pelaku usaha mikro, khususnya penjual sambal pecel. Lonjakan harga komoditas seperti kacang tanah, cabai, hingga gula membuat biaya produksi meningkat tajam dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang. Berdasarkan pantauan, harga kacang tanah berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, […]

    Bagikan
expand_less