Berita Terkini
Trending Tags

Jelajah Wisata Religi dan Heritage Kota Madiun, Menyusuri Jejak Sejarah dari Balai Kota hingga Masjid Kuno

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Mabour jelajah wisata religi dan sejarah di Kota Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi masyarakat. Melalui program jelajah wisata religi dan heritage, Pemerintah Kota Madiun mengajak warga menyusuri jejak sejarah kota menggunakan bus wisata.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) itu memanfaatkan layanan Madiun Bus Tour (Mabour). Rute perjalanan dimulai dari Balai Kota Madiun, menuju Masjid Kuncen, Masjid Besar Kuno Taman, kemudian kembali berakhir di Balai Kota.

Dalam perjalanan tersebut, peserta tidak sekadar berwisata, tetapi juga diajak mengulik sejarah perkembangan Kota Madiun. Mereka mendapat penjelasan mengenai bangunan bersejarah, kawasan religi, hingga kisah tokoh penting dalam perjalanan kota.

Salah satu lokasi yang menjadi tujuan adalah kompleks Masjid Kuncen. Di kawasan ini, peserta juga berziarah ke makam Bupati pertama Madiun, Ki Ageng Ronggo, atau dikenal sebagai Ki Panembahan Ronggo Jumeno, tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah pemerintahan Madiun.

Selain wisata religi, peserta juga menelusuri sejarah gedung Balai Kota Madiun yang kini mulai dibuka sebagai destinasi wisata heritage. Bangunan tersebut menyimpan berbagai cerita tentang perkembangan pemerintahan dan kota dari masa ke masa.

Salah satu peserta, Imas Darini, mengaku senang bisa mengikuti tur tersebut. Menurutnya, kesempatan masuk dan mengenal lebih dekat Balai Kota merupakan pengalaman yang jarang didapatkan.

“Senang sih, kesempatan langka. Alhamdulillah bisa berkesempatan masuk Balai Kota, terus ke Masjid Kuncen sama Masjid Taman,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya penasaran dengan sejarah gedung Balai Kota. Setelah mengikuti tur dan mendengarkan penjelasan pemandu, rasa penasarannya akhirnya terjawab.

Image Not Found
Warga mengikuti tour heritage menyusuri Balai Kota, Foto : Kris-Sinergia

“Ternyata banyak sejarah di balik gedung Balai Kota. Rasa penasaran sudah terobati dengan penjelasan dari pemandu tadi,” katanya.

Bahkan, Balai Kota menjadi lokasi favoritnya dalam perjalanan tersebut. Sejak lama, ia ingin melihat langsung bagian dalam gedung pemerintahan itu, namun merasa sungkan.

“Dari dulu pengen banget masuk sini. Tapi karena ini tempat pemerintahan jadi sungkan. Waktu lihat pengumuman di Instagram Dispora langsung daftar dan alhamdulillah bisa ikut,” ujarnya.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan program wisata religi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan potensi wisata Kota Madiun kepada masyarakat.

Menurutnya, selain kawasan Pahlawan Street Center (PSC), masih banyak lokasi bersejarah di Kota Madiun yang memiliki nilai wisata tinggi.

“Hari ini teman-teman di Disbudparpora menindaklanjuti inisiasi membuka jalur wisata religi yang dikolaborasikan dengan wisata Balai Kota. Peserta yang mendaftar lebih dari 50 orang,” jelasnya.

Melalui program ini, pemerintah ingin mengenalkan sejarah dan cerita perkembangan Kota Madiun kepada masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Ia berharap wisatawan yang datang ke Kota Madiun tidak hanya mengenal kawasan PSC, tetapi juga destinasi lain seperti Kuncen, Taman, hingga Balai Kota yang memiliki nilai sejarah kuat.

“Ke depan, program wisata religi dan heritage ini akan menjadi agenda rutin, terutama pada hari libur. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati pengalaman wisata sejarah di Kota Madiun,” tegasnya.

Dengan konsep tur edukatif yang memadukan religi, sejarah, dan heritage, Pemerintah Kota Madiun berharap kota ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang tidak hanya modern, tetapi juga kaya cerita masa lalu. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobos Lampu Merah, Truk Ekspedisi Terguling Usai Tabrak Pemotor

    Terobos Lampu Merah, Truk Ekspedisi Terguling Usai Tabrak Pemotor

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan padat kendaraan, tepatnya simpang 4 Jalan Kartini – Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, Senin siang (09/06/2025). Sebuah truk ekspedisi bermuatan paket dengan nomor polisi AE 8079 BC terguling setelah terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Vario berplat AE 6603 CH. Truk yang dikemudikan Slamet […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten Ponorogo mempercepat langkah penanganan jembatan penghubung Kecamatan Ngrayun dengan wilayah Panggul, Trenggalek, melalui rapat koordinasi khusus dan pengajuan program Jembatan Garuda. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan percepatan dilakukan menyusul masih terputusnya akses warga akibat rusaknya jembatan di Dusun Purworejo, Desa Gedangan. “Kita fokuskan dulu rapat percepatan. Ini […]

    Bagikan
  • Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume sampah di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Hari Raya Idulfitri 2025. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, jumlah sampah harian meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa volume sampah berkisar antara 118 hingga 121 ton per hari, selama libur […]

    Bagikan
  • Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (26/11/2025). Kejadian yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam dari para wali murid. Kecemasan muncul terutama dari para orang tua siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang. Mereka menilai insiden keracunan tak lagi […]

    Bagikan
  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan […]

    Bagikan
expand_less