Berita Terkini
Trending Tags

Jelajah Wisata Religi dan Heritage Kota Madiun, Menyusuri Jejak Sejarah dari Balai Kota hingga Masjid Kuno

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Mabour jelajah wisata religi dan sejarah di Kota Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi masyarakat. Melalui program jelajah wisata religi dan heritage, Pemerintah Kota Madiun mengajak warga menyusuri jejak sejarah kota menggunakan bus wisata.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) itu memanfaatkan layanan Madiun Bus Tour (Mabour). Rute perjalanan dimulai dari Balai Kota Madiun, menuju Masjid Kuncen, Masjid Besar Kuno Taman, kemudian kembali berakhir di Balai Kota.

Dalam perjalanan tersebut, peserta tidak sekadar berwisata, tetapi juga diajak mengulik sejarah perkembangan Kota Madiun. Mereka mendapat penjelasan mengenai bangunan bersejarah, kawasan religi, hingga kisah tokoh penting dalam perjalanan kota.

Salah satu lokasi yang menjadi tujuan adalah kompleks Masjid Kuncen. Di kawasan ini, peserta juga berziarah ke makam Bupati pertama Madiun, Ki Ageng Ronggo, atau dikenal sebagai Ki Panembahan Ronggo Jumeno, tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah pemerintahan Madiun.

Selain wisata religi, peserta juga menelusuri sejarah gedung Balai Kota Madiun yang kini mulai dibuka sebagai destinasi wisata heritage. Bangunan tersebut menyimpan berbagai cerita tentang perkembangan pemerintahan dan kota dari masa ke masa.

Salah satu peserta, Imas Darini, mengaku senang bisa mengikuti tur tersebut. Menurutnya, kesempatan masuk dan mengenal lebih dekat Balai Kota merupakan pengalaman yang jarang didapatkan.

“Senang sih, kesempatan langka. Alhamdulillah bisa berkesempatan masuk Balai Kota, terus ke Masjid Kuncen sama Masjid Taman,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya penasaran dengan sejarah gedung Balai Kota. Setelah mengikuti tur dan mendengarkan penjelasan pemandu, rasa penasarannya akhirnya terjawab.

Image Not Found
Warga mengikuti tour heritage menyusuri Balai Kota, Foto : Kris-Sinergia

“Ternyata banyak sejarah di balik gedung Balai Kota. Rasa penasaran sudah terobati dengan penjelasan dari pemandu tadi,” katanya.

Bahkan, Balai Kota menjadi lokasi favoritnya dalam perjalanan tersebut. Sejak lama, ia ingin melihat langsung bagian dalam gedung pemerintahan itu, namun merasa sungkan.

“Dari dulu pengen banget masuk sini. Tapi karena ini tempat pemerintahan jadi sungkan. Waktu lihat pengumuman di Instagram Dispora langsung daftar dan alhamdulillah bisa ikut,” ujarnya.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan program wisata religi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan potensi wisata Kota Madiun kepada masyarakat.

Menurutnya, selain kawasan Pahlawan Street Center (PSC), masih banyak lokasi bersejarah di Kota Madiun yang memiliki nilai wisata tinggi.

“Hari ini teman-teman di Disbudparpora menindaklanjuti inisiasi membuka jalur wisata religi yang dikolaborasikan dengan wisata Balai Kota. Peserta yang mendaftar lebih dari 50 orang,” jelasnya.

Melalui program ini, pemerintah ingin mengenalkan sejarah dan cerita perkembangan Kota Madiun kepada masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Ia berharap wisatawan yang datang ke Kota Madiun tidak hanya mengenal kawasan PSC, tetapi juga destinasi lain seperti Kuncen, Taman, hingga Balai Kota yang memiliki nilai sejarah kuat.

“Ke depan, program wisata religi dan heritage ini akan menjadi agenda rutin, terutama pada hari libur. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati pengalaman wisata sejarah di Kota Madiun,” tegasnya.

Dengan konsep tur edukatif yang memadukan religi, sejarah, dan heritage, Pemerintah Kota Madiun berharap kota ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang tidak hanya modern, tetapi juga kaya cerita masa lalu. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang digelar KPU Kota Madiun pada 29–30 September 2025 menghasilkan temuan menarik. Tercatat, sejumlah warga yang usianya sudah melampaui satu abad. Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 28 data pemilih tidak valid dari KPU RI untuk diverifikasi. Dalam data itu, sejumlah […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Kota Madiun Serbu Gerakan Pasar Murah di Lapak Kampir

    Ratusan Warga Kota Madiun Serbu Gerakan Pasar Murah di Lapak Kampir

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun mengadakan gerakan pasar murah di Lapak Kampir Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun Jumat (7/3/2025). Hal ini seiring masih tingginya harga bahan pokok di pasaran pada saat momen ramadhan hingga idul fitri mendatang.  Ratusan […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, umat Tionghoa di Kota Madiun membersihkan rupang atau patung dewa-dewi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong Madiun, Minggu (26/1/2025). Ritual yang biasa disebut Kimsin itu rutin dilakukan setiap tahun. Cara membersihkan rupang dari kotoran dan debu menggunakan air diberi bunga […]

    Bagikan
  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan elpiji bersubsidi di masyarakat terus mengalami peningkatan. Untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas pasokan, PT Pertamina menambah kuota elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ponorogo hingga puluhan ribu tabung. Penambahan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan elpiji lebih banyak dibandingkan […]

    Bagikan
expand_less