Berita Terkini
Trending Tags

Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas gabungan melakukan evakuasi kendaraan pasca terjadinya longsor, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan personel secara rutin untuk mengawasi kawasan wisata, terlebih pada masa libur panjang.

“Setiap hari kami menurunkan personel dari Polsek, Polres hingga unit Pam Obvit untuk menjaga keamanan kawasan wisata,” ungkap Kompol Dodik, Sabtu (17/1/2026).

Ia menambahkan bahwa setiap kali terjadi keadaan darurat, kepolisian langsung melakukan koordinasi lintas instansi.

“Dalam situasi seperti ini kami segera berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten, Kodim, dan BPBD untuk menangani lokasi,” tuturnya.

Kompol Dodik juga menyampaikan bahwa titik-titik rawan bencana di Telaga Sarangan telah dipetakan dan dimitigasi bersama pemerintah daerah.

“Wilayah yang berpotensi longsor sudah kami identifikasi dan lakukan mitigasi bersama pemda,” tambahnya.

Sekda Magetan, Welly Kristanto, menyebut bahwa pemerintah daerah kini fokus pada langkah-langkah darurat sembari menunggu tindak lanjut dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

“Ruas jalan di sisi selatan yang terdampak longsor sementara kami tutup dari dua arah untuk keamanan,” ujar Welly.

Sebagai langkah cepat, Pemkab Magetan juga menurunkan debit air Telaga Sarangan sekitar 300 liter per detik guna menekan potensi longsor susulan.

“Pengurangan debit air ini adalah langkah sementara yang kami ambil bersama instansi terkait,” ucapnya.

Welly menjelaskan, area terdampak longsor memiliki panjang sekitar 70 meter, lebar 2 meter, dengan tebing setinggi kurang lebih 7 meter. Ia memastikan laporan kondisi tersebut sudah diteruskan kepada pimpinan BBWS untuk penanganan jangka panjang.

“Tim dari Balai Besar sudah kami mintai laporan dan tengah menyiapkan tindak lanjut permanen,” katanya.

Meski terjadi longsor, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan objek wisata Telaga Sarangan tetap beroperasi. Pembatasan hanya diberlakukan di area sisi selatan yang terdampak. “Kegiatan wisata masih boleh berjalan seperti biasa, hanya saja akses di titik yang terkena longsor kami tutup sementara,” pungkas Welly.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2025 terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, termasuk di wilayah Daop 7 Madiun. Guna kesiapan momen tahunan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan (D7) […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di […]

    Bagikan
  • Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi […]

    Bagikan
  • Ketersediaan Fasilitas UMKM Magetan Dinilai Belum Maksimal

    Ketersediaan Fasilitas UMKM Magetan Dinilai Belum Maksimal

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus melakukan upaya demi memperkuat perekonomian lokal melalui dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM). Sejumlah program strategis telah digulirkan, termasuk pembangunan Rumah Promosi dan Rumah Kemasan. Namun, hingga kini, sebagian pelaku usaha menilai manfaat kedua fasilitas tersebut belum sepenuhnya dirasakan. Rumah […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
  • Tiga Dapur MBG Polres Magetan Kembali Beroperasi, Ribuan Pelajar Terima Makan Bergizi Gratis

    Tiga Dapur MBG Polres Magetan Kembali Beroperasi, Ribuan Pelajar Terima Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Magetan kembali mengoperasikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sempat berhenti selama masa libur sekolah. Kembalinya operasional dapur gizi ini ditujukan untuk memastikan ribuan pelajar dan kelompok penerima manfaat lainnya kembali memperoleh asupan makanan bergizi sejak hari pertama […]

    Bagikan
expand_less