Berita Terkini
Trending Tags

Parade Onthel Lawas di Magetan, Sepeda Unik dan Kreativitas Peserta Curi Perhatian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 397
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sepeda High-Wheeler jadi daya tarik parade onthel di Magetan, (5/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan sepeda onthel lawas memadati Lapangan Desa Karangmojo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi komunitas sekaligus parade yang menarik perhatian warga.

Di antara deretan sepeda klasik, jenis Penny-farthing atau High-Wheeler menjadi sorotan. Sepeda bergaya Eropa dengan roda depan berukuran besar tersebut tampak mencolok. Tak hanya itu, sejumlah peserta juga menampilkan sepeda dengan modifikasi nyentrik, mulai dari ornamen tulang belulang hingga replika senjata.

Sepeda High-Wheeler itu dikendarai Suroso, pecinta sepeda kuno asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia mengikuti parade dengan rute sejauh kurang lebih 11 kilometer. Sepanjang perjalanan, aksinya kerap mengundang perhatian warga yang mengabadikan momen tersebut.

Berbeda dengan sepeda pada umumnya, High-Wheeler tidak menggunakan rantai. Pedalnya menyatu dengan poros roda depan, sehingga putaran roda menjadi lebih cepat.

Suroso mengaku hadir dalam acara ini untuk merayakan satu windu Paguyuban Sepeda Onthel Karangmojo (Pasoka) sekaligus bertemu komunitas. Ia menyebut ketertarikannya terhadap sepeda jenis ini bermula saat pandemi Covid-19.

“Awalnya saya hanya menyukai onthel biasa. Saat pandemi, saya bertemu teman-teman yang memiliki sepeda jenis ini, lalu ikut tertarik hingga akhirnya menjadi hobi sampai sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepeda tersebut diperoleh dari wilayah Brebes dalam kondisi kurang terawat. Setelah dibeli dengan harga jutaan rupiah, sepeda itu kemudian direstorasi agar aman digunakan.

Menurutnya, perawatan sepeda antik itu tergolong sederhana, yakni rutin dibersihkan agar tidak berkarat serta diberi pelumas pada bagian poros dan setir.

“Perawatannya tidak sulit, yang penting rajin dibersihkan dan dilumasi supaya tetap nyaman dipakai,” katanya.

Suroso juga mengungkapkan bahwa mengendarai sepeda High-Wheeler membutuhkan teknik khusus. Ia mengaku sempat beberapa kali terjatuh saat belajar.

“Tidak semua orang bisa mengendarainya, saya sendiri sudah beberapa kali jatuh. Tapi bagi saya, nilai sepeda ini tidak bisa diukur dengan uang,” tuturnya.

Selain Suroso, peserta lain juga menampilkan kreativitas melalui sepeda modifikasi. Salah satunya Mada, pecinta onthel asal Bojonegoro, yang menghias sepedanya dengan tulang belulang hewan, gitar akustik, hingga dupa.

Ia menjelaskan, ornamen tersebut merupakan bentuk ekspresi diri sekaligus menonjolkan nuansa budaya Jawa, tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

“Konsepnya bebas berekspresi, tetapi tetap memperhatikan keamanan. Semua aksesoris dipasang dengan kuat agar tidak membahayakan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, sepeda yang digunakannya merupakan warisan keluarga yang terus dirawat hingga kini.

“Sepeda ini sudah turun-temurun dan masih saya gunakan. Ada sentuhan budaya Jawa yang ingin saya tampilkan melalui ornamen yang ada,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Siswanto menyebut kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Para peserta datang dengan mengenakan kostum khas era 1980-an, menambah suasana klasik.

“Peserta datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo, Madiun, Ngawi, Tuban hingga Jawa Tengah. Mereka mengikuti parade dengan rute sekitar 11 kilometer di wilayah ini,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun berpacu dengan waktu untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Hingga Selasa (4/8), capaian pendataan baru menyentuh 82,04 persen atau 278.867 responden dari target 339.924 satuan lingkungan setempat (SLS) usaha dan keluarga. Masih ada lebih dari 61 ribu responden yang harus didata sebelum masa sensus berakhir. Kepala […]

    Bagikan
  • Jelang Keberangkatan, Wali Kota Maidi Beri Pesan Kepada Calon Jemaah Haji

    Jelang Keberangkatan, Wali Kota Maidi Beri Pesan Kepada Calon Jemaah Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 175 calon jemaah haji asal Kota Madiun mengikuti acara pamitan sekaligus doa bersama yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun pada Selasa (13/05/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun. Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi menyampaikan […]

    Bagikan
  • Marbot Masjid Meninggal Dunia, PJ Walikota Madiun Serahkan Santunan JKM Rp. 42 Juta kepada Ahli Waris

    Marbot Masjid Meninggal Dunia, PJ Walikota Madiun Serahkan Santunan JKM Rp. 42 Juta kepada Ahli Waris

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKK-JKM) dinilai dapat dirasakan kemanfaatannya. Jaminan sosial oleh Pemerintah Kota Madiun dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah melindungi puluhan ribu pekerja di Kota Madiun. Tidak hanya dibiayai melalui APBD Kota Madiun, namun program ini juga dibiayai melalui CSR PDAM Tirta Taman Sari Kota […]

    Bagikan
  • Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan. Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa […]

    Bagikan
  • TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan, TNI-Polri siap mengamankan libur lebaran di wilayah Madiun Raya. “Kami TNI-Polri telah berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama libur lebaran,” kata Pamen TNI AD itu usai mendampingi Pangdam, Kapolda, dan Gubernur meninjau pos pengamanan di Rest Area 575 A,Tol Trans Jawa, […]

    Bagikan
expand_less