Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Tewas Usai 2 Motor Adu Banteng
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 767
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada Minggu (5/4/2026) pagi. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di Jalan Raya Sawahan-Barat, tepatnya di Dusun Batur, Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Deka, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernopol AE-3467-IY yang dikendarai seorang pelajar berinisial S-A-W (17) berboncengan dengan S-U (49) melaju dari arah timur ke barat.
“Pengendara Honda Beat diduga hendak mendahului kendaraan di depannya, namun melewati batas tengah jalan hingga masuk jalur berlawanan,” ujar Ipda Deka.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Jupiter bernopol AE-6379-CK yang dikendarai A-Z-M-W (11) berboncengan dengan R-A (13). Karena jarak sudah dekat tabrakan pun tak terhindarkan.
Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Beat S-A-W meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara penumpangnya, S-U, meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUP dr. Soedono Madiun.
“Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis,” tambahnya.
Korban luka adalah pengendara Yamaha Jupiter A-Z-M-W yang mengalami cedera pada lengan dan kepala, serta penumpangnya R-A yang mengalami luka lecet dan nyeri pada beberapa bagian tubuh.
Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kurangnya kehati-hatian pengendara Honda Beat saat mendahului kendaraan lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama saat hendak mendahului kendaraan di jalan raya.
“Pastikan kondisi aman dan tidak mengambil jalur berlawanan demi keselamatan bersama,” tegas Ipda Deka. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






