Berita Terkini
Trending Tags

Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolsek Karas bersama ajudannya melihat langsung di TKP Sumur Lama Depan Rumah. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat.

Kapolsek Karas, AKP Danang Rahayu Winarno, mengungkapkan kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, sang ayah baru saja pulang mengantar anak sulungnya ke sekolah dengan sepeda motor dan membawa serta korban.

“Sesampainya di rumah, korban diturunkan, sementara ayahnya berjalan menuju lokasi sumur bor baru yang tengah dikerjakan. Tak lama kemudian, terdengar suara benda jatuh dari arah sumur lama di depan rumah,” jelas AKP Danang.

Saat diperiksa, ternyata korban sudah berada di dasar sumur lama dengan kedalaman sekitar 22 meter yang berdiameter 110 sentimeter. Sumur tersebut sebelumnya tertutup gulungan talang karpet, namun pagi itu dibuka sementara untuk pembuangan air dari pengeboran sumur baru yang tengah dikerjakan.

Melihat anaknya jatuh, sang ayah langsung berteriak meminta pertolongan warga. Karena di dalam sumur mengandung gas beracun, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati yang terlebih dahulu menggunakan blower untuk mengeluarkan gas. Setelah beberapa saat, korban berhasil diangkat dari dalam sumur.

Balita malang itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pembantu terdekat. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan luar tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan, hanya ditemukan benjolan di kepala bagian belakang kiri serta cairan keluar dari hidung dan mulut.

“Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan,” tutur Kapolsek.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut merenggut nyawa dua pelajar SMP di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tragis itu melibatkan sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi AE 9 CAN dan sepeda motor Suzuki Smash AB-4318-NT. Motor tersebut dikendarai oleh dua pelajar SMP kelas […]

    Bagikan
  • Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Namun 3 KA di Daop 7 Batal Berangkat

    Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Namun 3 KA di Daop 7 Batal Berangkat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir masih berdampak pada jalur KA Sragi – Pekalongan Jawa Tengah. Genangan air masih nampak hingga menghambat perjalanan kereta.  Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan kondisi tersebut mempengaruhi perjalanan KA yang melintasi Daop 7 Madiun. Hingga kini, proses pemulihan jalur masih terus dilakukan […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dibuat curiga temuan paket yang terbungkus rapi, di sebuah selokan dekat pembuangan sampah pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun memasang garis polisi guna olah TKP. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama menjelaskan temuan itu diketahui […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Komplotan Pengedar Pil Double L Sasar Korban Pinggiran

    Polisi Bekuk Komplotan Pengedar Pil Double L Sasar Korban Pinggiran

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aparat Kepolisian Polres Ponorogo berhasil membongkar komplotan pengedar pil double L yang menyasar wilayah pinggiran. Dalam operasi ini, polisi mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti berupa puluhan ribu butir pil terlarang. Kapolres Ponorogo, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Mohammad Mustofa Sahid, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT. Dwi Prima Sentosa yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kabupaten Ngawi pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api melahap bagian gudang penyimpanan sepatu dan sandal. Diduga api berasal dari korsleting listrik pada Air Conditioner (AC). Riki Hidayat, petugas keamanan pabrik saat dikonfirmasi mengaku sempat […]

    Bagikan
  • Ratusan Rumah di Kecamatan Wungu Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus

    Ratusan Rumah di Kecamatan Wungu Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Sabtu (15/3/2025) malam. Selain menggenangi permukiman, banjir juga menyebabkan terputusnya akses jalan alternatif dari Madiun menuju Surabaya. Seperti banjir di Desa Mojorayung sekitar pukul 19.30 WIB akibat hujan deras yang turun sejak pukul 17.00 WIB. Ketinggian air di […]

    Bagikan
expand_less