Berita Terkini
Trending Tags

Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang terdeteksi positif HIV. Dari jumlah itu, 12 di antaranya laki-laki dan 6 perempuan. Menurutnya, mayoritas Catin tersebut bukan merupakan pasangan yang baru pertama kali menikah.

Agus menilai perilaku seksual pranikah berkontribusi besar terhadap risiko penularan. Ia menambahkan bahwa pada periode yang sama, ditemukan pula lima ibu hamil yang dinyatakan positif HIV.

“Saluran penularan HIV/AIDS paling dominan tetap hubungan seksual, disusul penggunaan jarum suntik pada penyalahguna narkoba,” tuturnya, Rabu (03/12/2025).

Agus mengajak masyarakat, terutama calon pengantin, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebelum melangsungkan pernikahan. Deteksi dini dinilai krusial untuk menentukan langkah pencegahan dan pengobatan.

Ia menekankan bahwa pasangan yang positif HIV masih berpeluang memiliki anak tanpa menularkan virus, selama mengikuti prosedur medis yang benar.

“Jika calon pasangan menjalani terapi secara teratur, potensi penularan ke anak dapat ditekan. Yang penting adalah pengendalian virus melalui pengobatan rutin,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan bahwa penggunaan kondom saja tidak cukup tanpa disiplin minum obat seumur hidup. Hal itu mengingat HIV menyerang sistem kekebalan tubuh.

Untuk kasus ibu hamil, ia memastikan risiko penularan HIV ke bayi dapat diminimalkan bila seluruh arahan tenaga kesehatan diikuti dengan baik.

“Apabila ibu hamil menjalani pengobatan, virus dalam tubuhnya terkontrol, dan proses persalinan dilakukan melalui operasi sesar, maka peluang bayi tertular sangat kecil. Namun risikonya naik jika tidak melakukan konseling atau tidak mengikuti anjuran petugas kesehatan,” jelasnya.

Dinkes Magetan menegaskan pentingnya edukasi, pemeriksaan dini, serta perilaku hidup sehat untuk menekan penularan HIV/AIDS di tingkat keluarga maupun masyarakat.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maling Satroni RSUD dr. Harjono, Dua HP Keluarga Pasien Raib

    Maling Satroni RSUD dr. Harjono, Dua HP Keluarga Pasien Raib

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian terjadi di RSUD dr. Harjono Ponorogo, Minggu (25/05/2025) dini hari. Seorang pria dewasa yang terekam kamera CCTV rumah sakit mencuri dua unit handphone milik keluarga pasien di teras ruang Asoka sekitar pukul 04.30 WIB. Humas RSUD Harjono Ponorogo, Sugianto, mengatakan pihaknya mendapat laporan kehilangan dari keluarga pasien sekitar […]

    Bagikan
  • Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Roboh, Timpa Rumah Warga

    Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Roboh, Timpa Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah pohon raksasa yang diduga berusia ratusan tahun roboh dan menimpa rumah milik Rusik (60), warga Dusun Nguncup, Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (14/04/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Pohon jenis pule setinggi sekitar 40 meter dengan diameter sekitar 7 meter itu tiba-tiba tumbang tanpa adanya hujan atau angin […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Disbudparpora, Diduga Telisik Proyek Monumen Reog

    KPK Geledah Kantor Disbudparpora, Diduga Telisik Proyek Monumen Reog

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah hukum terkait dugaan praktik korupsi yang menyeret Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama sejumlah pejabat di lingkup pemerintah kabupaten. Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 11.00 siang, tim penyidik turun melakukan penggeledahan di beberapa titik di wilayah Ponorogo, Jawa Timur. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • 677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai melakukan pengalihan dan penataan ulang kios di sejumlah pasar tradisional. Total 677 kios yang sebelumnya disegel kini dialihkan kepada penyewa yang menempati sesuai ketentuan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah Pasar Sleko di Jalan Trunojo Kota Madiun, Jawa Timur. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
expand_less