Berita Terkini
Trending Tags

Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang terdeteksi positif HIV. Dari jumlah itu, 12 di antaranya laki-laki dan 6 perempuan. Menurutnya, mayoritas Catin tersebut bukan merupakan pasangan yang baru pertama kali menikah.

Agus menilai perilaku seksual pranikah berkontribusi besar terhadap risiko penularan. Ia menambahkan bahwa pada periode yang sama, ditemukan pula lima ibu hamil yang dinyatakan positif HIV.

“Saluran penularan HIV/AIDS paling dominan tetap hubungan seksual, disusul penggunaan jarum suntik pada penyalahguna narkoba,” tuturnya, Rabu (03/12/2025).

Agus mengajak masyarakat, terutama calon pengantin, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebelum melangsungkan pernikahan. Deteksi dini dinilai krusial untuk menentukan langkah pencegahan dan pengobatan.

Ia menekankan bahwa pasangan yang positif HIV masih berpeluang memiliki anak tanpa menularkan virus, selama mengikuti prosedur medis yang benar.

“Jika calon pasangan menjalani terapi secara teratur, potensi penularan ke anak dapat ditekan. Yang penting adalah pengendalian virus melalui pengobatan rutin,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan bahwa penggunaan kondom saja tidak cukup tanpa disiplin minum obat seumur hidup. Hal itu mengingat HIV menyerang sistem kekebalan tubuh.

Untuk kasus ibu hamil, ia memastikan risiko penularan HIV ke bayi dapat diminimalkan bila seluruh arahan tenaga kesehatan diikuti dengan baik.

“Apabila ibu hamil menjalani pengobatan, virus dalam tubuhnya terkontrol, dan proses persalinan dilakukan melalui operasi sesar, maka peluang bayi tertular sangat kecil. Namun risikonya naik jika tidak melakukan konseling atau tidak mengikuti anjuran petugas kesehatan,” jelasnya.

Dinkes Magetan menegaskan pentingnya edukasi, pemeriksaan dini, serta perilaku hidup sehat untuk menekan penularan HIV/AIDS di tingkat keluarga maupun masyarakat.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Selasa (30/12/2025). Langkah ini menyusul adanya aduan dari wali murid terkait paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti berjamur yang diterima peserta didik PAUD. Tim Dinkes memantau lokasi penyimpanan bahan makanan serta meminta […]

    Bagikan
  • Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia – Ponorogo | Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar tiga setengah meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Ponorogo setelah masuk ke kandang itik milik warga di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Minggu (2/11). Ular tersebut diduga telah memangsa puluhan itik milik pemilik kandang. Petugas Damkar mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya ular besar yang […]

    Bagikan
  • Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika Kota Madiun getol dalam penerapan digitalisasi melakui program Smart City. Bahkan, kinerja digitalisasi Pemerintah Kota Madiun menorehkan prestasi tingkat nasional. Dalam ajang TOP Digital Awards 2025, Kota Madiun sukses memborong tiga penghargaan sekaligus. Tiga penghargaan tersebut yakni TOP Digital Implementation 2025 #Stars 5 untuk Pemerintah Kota Madiun, TOP […]

    Bagikan
  • Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Blora – Jasad Wahyudiono (65), korban banjir yang terseret arus di Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin sore (17/3/2025). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dan […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku […]

    Bagikan
expand_less